'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ bengkalis
Kalapas Kelas II A Bengkalis Antusias Laksanakan Pelatihan Budidaya Ayam Petelur
| Rabu, 22 Oktober 2025
Editor : | Penulis :

SUPERRIAU.COM

BENGKALIS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis kembali menunjukkan komitmennya dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat.

Pada Rabu, 22 Oktober 2025, Lapas Bengkalis resmi membuka pelatihan budidaya ayam petelur sebagai bagian dari program ketahanan pangan.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menyampaikan antusiasmenya terhadap kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya sinergi antara Lapas dengan pemerintah daerah, khususnya Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Bengkalis, agar program pembinaan berjalan optimal.

"Tentunya peran serta dari pemerintah, terutama pemerintah daerah, sangat penting. Kami dari Lapas Kelas IIA Bengkalis tidak akan bisa bekerja sendiri," terangnya.

Kalapas Priyo mengatakan, dengan adanya sinergi ini, diharapkan warga binaan yang juga merupakan warga Bengkalis bisa memiliki keterampilan, sehingga ketika mereka nanti bebas bisa dijadikan bekal untuk hidupnya.

Pelatihan yang berlangsung selama kurang lebih lima hari ini akan mengajarkan warga binaan berbagai aspek, mulai dari pembuatan kandang, perawatan, hingga proses panen.

Priyo berpesan kepada para peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan baik dan penuh kedisiplinan, meski waktunya singkat namun ilmu yang didapat harus maksimal.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program pembinaan kemandirian yang telah berjalan sebelumnya, seperti pembuatan roti dan tenun, di bawah binaan Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Kelas IIA Bengkalis David Susilo.

Pelatihan peternakan ayam petelur dipilih karena dinilai mudah, murah, dan ramah lingkungan.

Turut hadir dalam pembukaan pelatihan ini Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Holtikultura, dan Peternakan Kabupaten Bengkalis, Suhairi. Pengawasan Mutu Hasil Pertanian Kabupaten Bengkalis, Rahmat Ramadhan serta Penyuluh Pertanian Kabupaten Bengkalis Nuriza zulfia.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Holtikultura, dan Peternakan Kabupaten Bengkalis, Suhairi bahkan menawarkan bantuan, baik fisik maupun pembinaan, jika Lapas membutuhkan.

"Untuk ayam petelur, sebenarnya kita tidak perlu banyak-banyak dulu. Kami berharap dengan 10 atau 20 ekor saja, kita bisa memulai. Kalau 10 ekor bisa 7 butir telur per hari. Kebutuhan protein hewani terpenuhi," jelas Suhairi.

Ia juga menekankan bahwa peternakan ayam petelur skala kecil sangat mungkin dilakukan di lahan yang tidak terlalu luas, seperti halaman yang dimiliki Lapas Bengkalis. Hal ini dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk meningkatkan ekonomi mereka.

Setelah acara pembukaan, Kalapas Priyo Tri Laksono didampingi David Susilo dan dinas terkait meninjau langsung lokasi peternakan ayam yang sudah dimiliki Lapas. Langkah ini menunjukkan keseriusan Lapas Bengkalis dalam mendukung program ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warganya.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
bengkalis

Kalapas Kelas II A Bengkalis Antusias Laksanakan Pelatihan Budidaya Ayam Petelur
Rabu, 22 Oktober 2025
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

SUPERRIAU.COM

BENGKALIS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis kembali menunjukkan komitmennya dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat.

Pada Rabu, 22 Oktober 2025, Lapas Bengkalis resmi membuka pelatihan budidaya ayam petelur sebagai bagian dari program ketahanan pangan.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menyampaikan antusiasmenya terhadap kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya sinergi antara Lapas dengan pemerintah daerah, khususnya Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Bengkalis, agar program pembinaan berjalan optimal.

"Tentunya peran serta dari pemerintah, terutama pemerintah daerah, sangat penting. Kami dari Lapas Kelas IIA Bengkalis tidak akan bisa bekerja sendiri," terangnya.

Kalapas Priyo mengatakan, dengan adanya sinergi ini, diharapkan warga binaan yang juga merupakan warga Bengkalis bisa memiliki keterampilan, sehingga ketika mereka nanti bebas bisa dijadikan bekal untuk hidupnya.

Pelatihan yang berlangsung selama kurang lebih lima hari ini akan mengajarkan warga binaan berbagai aspek, mulai dari pembuatan kandang, perawatan, hingga proses panen.

Priyo berpesan kepada para peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan baik dan penuh kedisiplinan, meski waktunya singkat namun ilmu yang didapat harus maksimal.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program pembinaan kemandirian yang telah berjalan sebelumnya, seperti pembuatan roti dan tenun, di bawah binaan Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Kelas IIA Bengkalis David Susilo.

Pelatihan peternakan ayam petelur dipilih karena dinilai mudah, murah, dan ramah lingkungan.

Turut hadir dalam pembukaan pelatihan ini Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Holtikultura, dan Peternakan Kabupaten Bengkalis, Suhairi. Pengawasan Mutu Hasil Pertanian Kabupaten Bengkalis, Rahmat Ramadhan serta Penyuluh Pertanian Kabupaten Bengkalis Nuriza zulfia.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Holtikultura, dan Peternakan Kabupaten Bengkalis, Suhairi bahkan menawarkan bantuan, baik fisik maupun pembinaan, jika Lapas membutuhkan.

"Untuk ayam petelur, sebenarnya kita tidak perlu banyak-banyak dulu. Kami berharap dengan 10 atau 20 ekor saja, kita bisa memulai. Kalau 10 ekor bisa 7 butir telur per hari. Kebutuhan protein hewani terpenuhi," jelas Suhairi.

Ia juga menekankan bahwa peternakan ayam petelur skala kecil sangat mungkin dilakukan di lahan yang tidak terlalu luas, seperti halaman yang dimiliki Lapas Bengkalis. Hal ini dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk meningkatkan ekonomi mereka.

Setelah acara pembukaan, Kalapas Priyo Tri Laksono didampingi David Susilo dan dinas terkait meninjau langsung lokasi peternakan ayam yang sudah dimiliki Lapas. Langkah ini menunjukkan keseriusan Lapas Bengkalis dalam mendukung program ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warganya.