'
12 Rabiul Awwal 1448 H | Rabu, 26 Agustus 2026
×
/ inhil
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
| Jumat, 21 November 2025
Editor : | Penulis :

Buaya besar yang ditangkap warga di Desa Sungai Undan Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) beberapa waktu lalu kini masih dalam perawatan.

Luka lecet di kedua tangan dan kaki disebabkan kencangnya ikatan tali saat proses penangkapan menyebabkan inpeksi cukup parah. Hewan reptil dengan panjang 5,7 meter tersebut memiliki berat 585 kilogram.

"Tangan dan kakinya lecet-lecet. Tapi yang parah bagian kanan kakinya. Lukanya itu menyebabkan inpeksi," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Inhil, Junaidi, Rabu (19/11/25). 

Untuk perawatan, petugas Damkar dan Penyelamatan Inhil menaburkan obat berupa serbuk anti biotik ke bagian luka-luka buaya. Pemberian obat serbuk anti biotik ini diberikan tak lama usai dievakuasi petugas ke tempat penangkaran sementara di kawasan Dinas Damkar dan Penyelamatan Inhil di Jalan SKB Kota Tembilahan pada  Ahad (2/11/25) lalu.

Selain menamburkan obat serbuk antibiotik, petugas juga memberikan infus khusus termasuk mencampurkan obat antibiotik ke badan buaya. 

Untuk pengobatan, Dinas Damkar dan Penyelamatan Inhil sudah berkonsultasi dengan dokter hewan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau. 

"Hari kedua setelah dievakuasi mulai kita berikan obat. Hari ini sudah mulai bergerak di kandang. Kalau kemarin nampak lemah, mungkin karena luka di tangan dan kaki itu," jelas Junaidi. 

Pasca dievakuasi tiga pekan lalu dari Desa Sungai Undan Kecamatan Reteh, buaya yang diperkirakan terbesar yang pernah ditangkap di Indonesia hingga kini belum juga mau makan. 

"Sudah, sudah petugas sudah memasukan ayam hidup ke kandang. Tapi tetap dimakannya," ungkap Junaidi.

Saat ditanyakan kapan buaya jumbo tersebut akan di lepas ke habitatnya ke Sungai Bela Kecamatan Kuala Indragiri Inhil. Junaidi belum bisa memastikan. "Sampai saat ini belum lagi," ujar Junaidi. 

Index
LKKS Kabupaten Kampar Kembali Salurkan Bantuan Perlengkapan dan Perlengkapan Rumah Tangga
Panen Semangka di Sungai Apit, Bupati Afni Buktikan Dana Desa Bermanfaat bagi Warga
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Insinyur Profesional Utama
Tahun Ini Pemko Pekanbaru Terima Ratusan Usulan di Program Pembangunan Rp100 Juta per RW
SF Hariyanto Tunjuk Sri Sadono Jadi Plt Kadishub Riau
24 Insan Pramuka Riau Terima Lencana Kehormatan di Hari Pramuka ke-65
Sebanyak 572 Warga Binaan Rutan Rengat Terima Remisi Kemerdekaan
Bupati Rohil Temui Kepala Bappenas, Bahas Pengembangan Rumah Sakit
Wabup Husni Thamrin Pimpin Upacara HUT ke-69 Provinsi Riau
Film Pramuka Tayang di Pekanbaru, Wawako Ajak Sekolah Dukung Penguatan Karakter Siswa
Index
Siak Masuk Kategori Terbaik Investasi, Pemkab Genjot Permudah Perizinan Bagi Investasi
 Buka Seminar UMKM Rohil Bistamam, UMKM Harus Kuasai Transformasi platform digital.
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Berkunjung Rohil Tinjau Fasilitas Pendidikan dan Program MBG
Coffe Morning Bersama Camat, Wako Pekanbaru Bahas Soal Banjir Hingga Pelantikan RT/RW
Raih Juara Umum MTQ Riau, LPTQ Rohil Gelar Syukuran dan Doa Bersama
Olimpiade Bahasa Arab, Tiga Wakil MAN 1 Rokan Hilir Melaju ke Provinsi
Sekda Rohil Fauzi Efrizal Ikuti Rapat Virtual Bersama Kemendagri Bahas SIPD BUMD
MTQ XLIV Riau 2026 Resmi Ditutup,Rokan Hilir Juara Umum
Pembukaan MTQ Riau ke-44 Resmi Digelar, Kafilah Siak Siap Bertanding
 Bupati Afni Lepas Kafilah MTQ Siak,Hadiah Umroh Menanti, Bonus Naik 10 Persen
pemerintahan
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Insinyur Profesional Utama
SF Hariyanto Tunjuk Sri Sadono Jadi Plt Kadishub Riau
24 Insan Pramuka Riau Terima Lencana Kehormatan di Hari Pramuka ke-65
Rektor Unri dan Plt Gubri Lepas Ribuan Mahasiswa Kukerta Membangun Negeri
daerah
LKKS Kabupaten Kampar Kembali Salurkan Bantuan Perlengkapan dan Perlengkapan Rumah Tangga
Panen Semangka di Sungai Apit, Bupati Afni Buktikan Dana Desa Bermanfaat bagi Warga
Tahun Ini Pemko Pekanbaru Terima Ratusan Usulan di Program Pembangunan Rp100 Juta per RW
Wabup Husni Thamrin Pimpin Upacara HUT ke-69 Provinsi Riau
Politik
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
inhil

Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Jumat, 21 November 2025
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Buaya besar yang ditangkap warga di Desa Sungai Undan Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) beberapa waktu lalu kini masih dalam perawatan.

Luka lecet di kedua tangan dan kaki disebabkan kencangnya ikatan tali saat proses penangkapan menyebabkan inpeksi cukup parah. Hewan reptil dengan panjang 5,7 meter tersebut memiliki berat 585 kilogram.

"Tangan dan kakinya lecet-lecet. Tapi yang parah bagian kanan kakinya. Lukanya itu menyebabkan inpeksi," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Inhil, Junaidi, Rabu (19/11/25). 

Untuk perawatan, petugas Damkar dan Penyelamatan Inhil menaburkan obat berupa serbuk anti biotik ke bagian luka-luka buaya. Pemberian obat serbuk anti biotik ini diberikan tak lama usai dievakuasi petugas ke tempat penangkaran sementara di kawasan Dinas Damkar dan Penyelamatan Inhil di Jalan SKB Kota Tembilahan pada  Ahad (2/11/25) lalu.

Selain menamburkan obat serbuk antibiotik, petugas juga memberikan infus khusus termasuk mencampurkan obat antibiotik ke badan buaya. 

Untuk pengobatan, Dinas Damkar dan Penyelamatan Inhil sudah berkonsultasi dengan dokter hewan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau. 

"Hari kedua setelah dievakuasi mulai kita berikan obat. Hari ini sudah mulai bergerak di kandang. Kalau kemarin nampak lemah, mungkin karena luka di tangan dan kaki itu," jelas Junaidi. 

Pasca dievakuasi tiga pekan lalu dari Desa Sungai Undan Kecamatan Reteh, buaya yang diperkirakan terbesar yang pernah ditangkap di Indonesia hingga kini belum juga mau makan. 

"Sudah, sudah petugas sudah memasukan ayam hidup ke kandang. Tapi tetap dimakannya," ungkap Junaidi.

Saat ditanyakan kapan buaya jumbo tersebut akan di lepas ke habitatnya ke Sungai Bela Kecamatan Kuala Indragiri Inhil. Junaidi belum bisa memastikan. "Sampai saat ini belum lagi," ujar Junaidi.