'
17 Jumadil Akhir 1447 H | Senin, 8 Desember 2025
×
/ kesehatan
Pelaksanaan Vaksinasi Massal, Wako Ingatkan Panitia Jalankan Prokes Ketat
| Jumat, 9 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin

Dr. H . Firdaus, ST.,MT.

Walikota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, S.T., M.T mengingatkan panitia penyelenggara vaksinasi massal agar mengetatkan penerpapan protokol kesehatan (Prokes).

Panitia diminta agar dapat mengurai tumpukan antrian agar tidak terjadi kerumunan. Panitia harus mengatur mekanisme antrian agar tidak terjadi kerumunan saat kegiatan berlangsung.

"Kita berikan arahan supaya panitia penyelenggara, maka pengaturan panitia harus ketat dalam menerapkan protokol kesehatan," terang WaliKota Pekanbaru, Dr.H. Firdaus, S.T., M.T, Jumat (9/71).

Menurutnya, pemerintah dan isntansi terkait saat ini tengah berupaya melakukan percepatan vaksinasi Covid-19. Salah satunya dengan melakukan vaksinasi secara massal untuk dapat mengejar Herd Imunnity.

Panitia dan aparat gabungan Satpol PP, TNI, dan Polri yang tergabung diharapkan dapat mengarahkan masyarakat yang akan melakukan vaksinasi massal dengan tetap menerapkan Prokes.

"Kita minta pihak keamanan, Satpol PP dan panitia. Kalau memang tidak terkendali (kerumunan) tentu lebih baik dibubarkan. Karena keselamatan mereka lebih kita utamakan," jelas Firdaus.

Karena, dikatakan Firdaus, tujuan vaksinasi massal sendiri adalah untuk membangun kekebalan kelompok. Tapi kalau tidak dilaksanakan dengan Prokes akan berakibat buruk.

Index
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
MTQ ke-57 Tingkat Kota Pekanbaru Sukses Digelar, Inilah Pemenangnya
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Index
Pemko Pekanbaru Tata PKL, Siapkan Sejumlah Tempat Relokasi
Nikah Massal Gratis Pemko Pekanbaru Sudah Didaftar 40 Lebih Calon Pasutri
LUAR BIASA,Walikota Pekanbaru Rela Hujan-Hujanan Bersama Masyarakat di Pembukaan MTQ ke-57 Pekanba
Wakil Ketua I DPRD Inhil Hadiri Pembukaan MTQ Ke-55 Tingkat Kabupaten Indragiri Hilir
Bantu UMKM Naik Kelas, Kemenkumham Riau Dorong Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97
Semangat Sumpah Pemuda, Pekanbaru Bagikan 300 Tong Sampah Anyaman Rotan
90 PMI Bermasalah Kembali Dideportasi dari Malaysia
MTQ Bukit Batu, Ketua TP-PKK Apresiasi Stand Bazar yang Kreatif dan Inovatif
Pengurus PGRI Kampar Periode 2025-2025 Resmi dilantik
pemerintahan
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
Semangat Sumpah Pemuda, Pekanbaru Bagikan 300 Tong Sampah Anyaman Rotan
90 PMI Bermasalah Kembali Dideportasi dari Malaysia
daerah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
kesehatan

Pelaksanaan Vaksinasi Massal, Wako Ingatkan Panitia Jalankan Prokes Ketat
Jumat, 9 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin
Dr. H . Firdaus, ST.,MT.
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Walikota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, S.T., M.T mengingatkan panitia penyelenggara vaksinasi massal agar mengetatkan penerpapan protokol kesehatan (Prokes).

Panitia diminta agar dapat mengurai tumpukan antrian agar tidak terjadi kerumunan. Panitia harus mengatur mekanisme antrian agar tidak terjadi kerumunan saat kegiatan berlangsung.

"Kita berikan arahan supaya panitia penyelenggara, maka pengaturan panitia harus ketat dalam menerapkan protokol kesehatan," terang WaliKota Pekanbaru, Dr.H. Firdaus, S.T., M.T, Jumat (9/71).

Menurutnya, pemerintah dan isntansi terkait saat ini tengah berupaya melakukan percepatan vaksinasi Covid-19. Salah satunya dengan melakukan vaksinasi secara massal untuk dapat mengejar Herd Imunnity.

Panitia dan aparat gabungan Satpol PP, TNI, dan Polri yang tergabung diharapkan dapat mengarahkan masyarakat yang akan melakukan vaksinasi massal dengan tetap menerapkan Prokes.

"Kita minta pihak keamanan, Satpol PP dan panitia. Kalau memang tidak terkendali (kerumunan) tentu lebih baik dibubarkan. Karena keselamatan mereka lebih kita utamakan," jelas Firdaus.

Karena, dikatakan Firdaus, tujuan vaksinasi massal sendiri adalah untuk membangun kekebalan kelompok. Tapi kalau tidak dilaksanakan dengan Prokes akan berakibat buruk.