'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ pekanbaru
Agung Nugroho,Jika ada Orang Tua Mempekerjakan Anak untuk meminta-minta akan di Sikat Habis
| Jumat, 8 Agustus 2025
Editor : | Penulis :

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengeluarkan peringatan keras kepada siapa pun yang masih mempekerjakan atau memaksa anak-anak untuk meminta-minta di jalan. Ia menegaskan, praktik eksploitasi anak tidak akan ditoleransi dan akan ditindak tegas.

“Peringatan keras dari saya bagi pelaku eksploitasi anak. Bagi yang masih kedapatan memaksa anak-anak bekerja atau meminta-minta, saya akan tindak tegas. Bila perlu, orang tuanya akan saya serahkan ke kepolisian untuk diproses pidana,” tegas Agung, Kamis (7/8/2025).

Ia menyebut, Dinas Sosial (Dinsos) sudah diperintahkan untuk tidak hanya melakukan pembinaan, tetapi juga pengawasan secara ketat terhadap keluarga yang pernah terlibat eksploitasi anak. Jika terbukti mengulang, sanksi tegas akan diberikan.

Agung juga mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam pengawasan. “Kalau melihat langsung di lapangan, silakan lapor ke Dinsos. Bisa juga kirim pesan langsung ke saya, atau diviralkan di media sosial. Saya pastikan akan kami tindak,” tegasnya.

Komitmen ini, kata Agung, adalah bagian dari upaya melindungi masa depan anak-anak di Pekanbaru. Pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap segala bentuk kekerasan dan eksploitasi terhadap anak.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Sosial Kota Pekanbaru berhasil mengamankan seorang ibu dan anak yang diduga melakukan eksploitasi anak di Pekanbaru yang viral di media sosial belakangan ini.

Kepala Dinas Sosial Pekanbaru Idrus mengatakan, tim berhasil mengamankan dan menangkap aktivitas eksploitasi anak tersebut di tempat yang sama saat video tersebut viral di awal, yakni di simpang tiga Arifin Achmad-Soekarno Hatta.

"Tim berhasil mengamankan ibu dan anak tersebut, anaknya perempuan, sudah kita data dan mintai keterangan, memang ada sedikit perlawanan dari si ibu, tapi berhasil kita amankan," kata Idrus kepada CAKAPLAH.com, Rabu (5/8/2025).

Idrus menyebut, sejauh ini informasi yang berhasil dikorek adalah bahwa mereka tinggal di daerah Kubang, dan si anak masih sekolah.

"Cuma si ibu tidak mau memberitahu alamat rumahnya, dan dimana sekolah anaknya. Anaknya sekolah, kadi aksi eksplotasi anak dengan disuruh meminta minta dilakukan setelah anaknya sekolah, di siang hari," katanya.

Lebih jauh, Idrus mengatakan, pihaknya selanjutnya menyerahkan keduanya ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak kota Pekanbaru untuk ditindaklanjuti dan pembinaan lebih lanjut. "Kita berharap kejadian ini tak lagi terulang," katanya.

Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial dugaan terjadinya eksploitasi anak di Pekanbaru kembali terjadi.

Dari video viral yang beredar terekam adanya aktifitas dugaan eksploitasi anak untuk meminta-minta, yang diduga dilakukan oleh orang tuanya di pertigaan simpang Jalan Arifin Achmad Pekanbaru.(ckplah).

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pekanbaru

Agung Nugroho,Jika ada Orang Tua Mempekerjakan Anak untuk meminta-minta akan di Sikat Habis
Jumat, 8 Agustus 2025
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengeluarkan peringatan keras kepada siapa pun yang masih mempekerjakan atau memaksa anak-anak untuk meminta-minta di jalan. Ia menegaskan, praktik eksploitasi anak tidak akan ditoleransi dan akan ditindak tegas.

“Peringatan keras dari saya bagi pelaku eksploitasi anak. Bagi yang masih kedapatan memaksa anak-anak bekerja atau meminta-minta, saya akan tindak tegas. Bila perlu, orang tuanya akan saya serahkan ke kepolisian untuk diproses pidana,” tegas Agung, Kamis (7/8/2025).

Ia menyebut, Dinas Sosial (Dinsos) sudah diperintahkan untuk tidak hanya melakukan pembinaan, tetapi juga pengawasan secara ketat terhadap keluarga yang pernah terlibat eksploitasi anak. Jika terbukti mengulang, sanksi tegas akan diberikan.

Agung juga mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam pengawasan. “Kalau melihat langsung di lapangan, silakan lapor ke Dinsos. Bisa juga kirim pesan langsung ke saya, atau diviralkan di media sosial. Saya pastikan akan kami tindak,” tegasnya.

Komitmen ini, kata Agung, adalah bagian dari upaya melindungi masa depan anak-anak di Pekanbaru. Pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap segala bentuk kekerasan dan eksploitasi terhadap anak.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Sosial Kota Pekanbaru berhasil mengamankan seorang ibu dan anak yang diduga melakukan eksploitasi anak di Pekanbaru yang viral di media sosial belakangan ini.

Kepala Dinas Sosial Pekanbaru Idrus mengatakan, tim berhasil mengamankan dan menangkap aktivitas eksploitasi anak tersebut di tempat yang sama saat video tersebut viral di awal, yakni di simpang tiga Arifin Achmad-Soekarno Hatta.

"Tim berhasil mengamankan ibu dan anak tersebut, anaknya perempuan, sudah kita data dan mintai keterangan, memang ada sedikit perlawanan dari si ibu, tapi berhasil kita amankan," kata Idrus kepada CAKAPLAH.com, Rabu (5/8/2025).

Idrus menyebut, sejauh ini informasi yang berhasil dikorek adalah bahwa mereka tinggal di daerah Kubang, dan si anak masih sekolah.

"Cuma si ibu tidak mau memberitahu alamat rumahnya, dan dimana sekolah anaknya. Anaknya sekolah, kadi aksi eksplotasi anak dengan disuruh meminta minta dilakukan setelah anaknya sekolah, di siang hari," katanya.

Lebih jauh, Idrus mengatakan, pihaknya selanjutnya menyerahkan keduanya ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak kota Pekanbaru untuk ditindaklanjuti dan pembinaan lebih lanjut. "Kita berharap kejadian ini tak lagi terulang," katanya.

Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial dugaan terjadinya eksploitasi anak di Pekanbaru kembali terjadi.

Dari video viral yang beredar terekam adanya aktifitas dugaan eksploitasi anak untuk meminta-minta, yang diduga dilakukan oleh orang tuanya di pertigaan simpang Jalan Arifin Achmad Pekanbaru.(ckplah).