'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ pemerintahan
Gubernur Riau Siap Rotasi Pejabat Berdasarkan Kinerja, Nama Calon Sekda di Tangan Pusat
| Selasa, 5 Agustus 2025
Editor : | Penulis :

Gubernur Riau, Abdul Wahid, mengumumkan bahwa pihaknya telah menerima hasil evaluasi Pejabat Tinggi Pratama (PTP) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Hasil penilaian dari tim Panitia Seleksi (Pansel) ini akan menjadi dasar bagi Gubernur untuk segera melakukan rotasi dan mutasi terhadap Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa jajaran pimpinan bekerja dengan performa terbaik.

Gubernur Abdul Wahid menjelaskan bahwa nilai yang diberikan oleh Pansel merupakan catatan awal. Ia akan melakukan penilaian lebih lanjut secara pribadi sebelum mengambil keputusan.

"Nilai yang diberikan oleh Pansel itu menjadi catatan saya. Saya akan memberikan penilaian lebih lanjut kepada mereka. Insya Allah dalam waktu dekat saya akan selesaikan penilaian terhadap Kepala OPD yang sedang menjabat saat ini," ujar Gubernur Wahid, Senin (4/8).

Setelah penilaian selesai, langkah berikutnya adalah konsultasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Penilaian ini, lanjutnya, didasarkan pada predikat kinerja Kepala OPD yang mencakup capaian kinerja organisasi dan kontribusi individu terhadap performa keseluruhan.

"Setelah saya lakukan penilaian, tentunya kita akan berkonsultasi kepada BKN serta Kemendagri, bagaimana mereka selanjutnya. Penilaian akan menjadi dasar dari kami untuk menetapkan Kepala OPD yang telah bekerja selama ini," tegas Gubernur Riau.

Proses ini menunjukkan bahwa rotasi pejabat akan dilakukan secara terukur dan berdasarkan data kinerja yang valid. Di sisi lain, terkait dengan seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Gubernur Abdul Wahid menyatakan bahwa proses di tingkat provinsi telah selesai.

Hasil asesmen yang memuat tiga nama calon Sekda telah diserahkan langsung kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk diteruskan kepada Presiden. Ia menegaskan bahwa wewenangnya hanya sebatas mengirimkan tiga nama terbaik, sementara keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Pemerintah Pusat.

"Soal Sekda kita serahkan ke Mendagri. Tugas dan wewenang saya mengirim tiga nama. Tiga nama sudah saya kirim ke Mendagri," ungkapnya.

Menurut Wahid, sesuai amanah undang-undang, pemilihan satu dari tiga nama calon Sekda adalah kewenangan penuh Presiden. "Saya tidak tahu juga ya, saya berani berkomentar sesuai dengan wewenang saya. Wewenang yang diberikan amanah oleh undang-undang tiga orang, selanjutnya wewenang itu kita serahkan ke Bapak Presiden," tambahnya.

Gubernur Abdul Wahid menunjukkan komitmennya untuk membangun pemerintahan yang lebih efektif. Rotasi pejabat berdasarkan kinerja dan penyerahan penuh proses pemilihan Sekda kepada pusat diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi tata kelola pemerintahan Provinsi Riau.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pemerintahan

Gubernur Riau Siap Rotasi Pejabat Berdasarkan Kinerja, Nama Calon Sekda di Tangan Pusat
Selasa, 5 Agustus 2025
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Gubernur Riau, Abdul Wahid, mengumumkan bahwa pihaknya telah menerima hasil evaluasi Pejabat Tinggi Pratama (PTP) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Hasil penilaian dari tim Panitia Seleksi (Pansel) ini akan menjadi dasar bagi Gubernur untuk segera melakukan rotasi dan mutasi terhadap Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa jajaran pimpinan bekerja dengan performa terbaik.

Gubernur Abdul Wahid menjelaskan bahwa nilai yang diberikan oleh Pansel merupakan catatan awal. Ia akan melakukan penilaian lebih lanjut secara pribadi sebelum mengambil keputusan.

"Nilai yang diberikan oleh Pansel itu menjadi catatan saya. Saya akan memberikan penilaian lebih lanjut kepada mereka. Insya Allah dalam waktu dekat saya akan selesaikan penilaian terhadap Kepala OPD yang sedang menjabat saat ini," ujar Gubernur Wahid, Senin (4/8).

Setelah penilaian selesai, langkah berikutnya adalah konsultasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Penilaian ini, lanjutnya, didasarkan pada predikat kinerja Kepala OPD yang mencakup capaian kinerja organisasi dan kontribusi individu terhadap performa keseluruhan.

"Setelah saya lakukan penilaian, tentunya kita akan berkonsultasi kepada BKN serta Kemendagri, bagaimana mereka selanjutnya. Penilaian akan menjadi dasar dari kami untuk menetapkan Kepala OPD yang telah bekerja selama ini," tegas Gubernur Riau.

Proses ini menunjukkan bahwa rotasi pejabat akan dilakukan secara terukur dan berdasarkan data kinerja yang valid. Di sisi lain, terkait dengan seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Gubernur Abdul Wahid menyatakan bahwa proses di tingkat provinsi telah selesai.

Hasil asesmen yang memuat tiga nama calon Sekda telah diserahkan langsung kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk diteruskan kepada Presiden. Ia menegaskan bahwa wewenangnya hanya sebatas mengirimkan tiga nama terbaik, sementara keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Pemerintah Pusat.

"Soal Sekda kita serahkan ke Mendagri. Tugas dan wewenang saya mengirim tiga nama. Tiga nama sudah saya kirim ke Mendagri," ungkapnya.

Menurut Wahid, sesuai amanah undang-undang, pemilihan satu dari tiga nama calon Sekda adalah kewenangan penuh Presiden. "Saya tidak tahu juga ya, saya berani berkomentar sesuai dengan wewenang saya. Wewenang yang diberikan amanah oleh undang-undang tiga orang, selanjutnya wewenang itu kita serahkan ke Bapak Presiden," tambahnya.

Gubernur Abdul Wahid menunjukkan komitmennya untuk membangun pemerintahan yang lebih efektif. Rotasi pejabat berdasarkan kinerja dan penyerahan penuh proses pemilihan Sekda kepada pusat diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi tata kelola pemerintahan Provinsi Riau.