'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ hukum
Perwira Polisi dan Bhabinkamtibmas Cekcok Saat Penyekatan di Pekanbaru
| Jumat, 13 Agustus 2021
Editor : | Penulis : admin

Keributan antarpolisi terjadi di titik penyekatan PPKM di Pekanbaru, Riau. Seorang Bhabinkamtibmas cekcok dengan petugas penyekatan lantaran tidak diizinkan melintasi titik penyekatan.

Dari video berdurasi 29 detik, terlihat polisi pakai seragam dan sepeda motor dinas lengkap akan melintas titik penyekatan. Polisi itu terlihat berdebat dengan petugas penyekatan dan berusaha menerobos.

Motor dinas bertulisan Bhabinkamtibmas yang dikendarai berusaha menerobos titik penyekatan. Namun aksi itu dihalangi oleh perwira Direktorat Lalu Lintas yang piket di titik penyekatan Jalan Sudirman-Tambusai.

"Kau polisi, kan? Kau polisi nggak? Hargai polisi, kau jangan kurang ajar kau," tegas perwira menengah Ditlantas Polda Riau tersebut sembari mendatangi polisi yang coba menerobos.

Tidak sampai di situ, perwira berpangkat AKBP itu menyebut bakal melaporkan Bhabinkamtibmas yang berupaya menerobos sekat itu ke Kapolda Riau. Petugas Bhabinkamtibmas dinilai tak taat aturan.

"Kulaporkan ke Kapolda nanti, berani kau. Kau nggak bisa menghargai sesama kau. Jangan kau kayak gitu," katanya.

Dalam cekcok mulut tersebut, terdengar suara klakson kendaraan mengiringi amarah sang perwira. Sebab, di lokasi tengah terjadi kemacetan panjang akibat penyekatan.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Riau AKBP Donni Eka Syaputra membenarkan kejadian tersebut. Donni mengatakan insiden salah paham itu terjadi pagi tadi.

"Kejadian pagi tadi sekitar pukul 09.30-10.00 WIB. Lokasi di persimpangan Jalan Tambusai-Sudirman," kata Donni Eka, Kamis (12/8/2021).

Donni mengatakan Bhabinkamtibmas yang mengendarai sepeda motor memang tidak dilarang melintas. Namun ia diminta bersabar karena tengah terjadi kemacetan.

"Bukan dilarang, tapi memang kan kondisi sedang macet. Beliau diminta bersabar ya sama petugas penyekatan, eh malah jadi seperti di video itu," katanya.

Perwira yang diketahui berpangkat AKBP dan bernama Rahayu itu kemudian coba memberikan arahan. Sebab, polisi harus memberi contoh kepada masyarakat.

"Itu mau diingatkan, ya jangan menerobos. Berilah contoh kepada masyarakat, itulah ya intinya, karena memang polisi boleh lewat, tapi ya sabar, nanti orang jadi ikut nerobos juga kalau tidak sabar," katanya.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
hukum

Perwira Polisi dan Bhabinkamtibmas Cekcok Saat Penyekatan di Pekanbaru
Jumat, 13 Agustus 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Keributan antarpolisi terjadi di titik penyekatan PPKM di Pekanbaru, Riau. Seorang Bhabinkamtibmas cekcok dengan petugas penyekatan lantaran tidak diizinkan melintasi titik penyekatan.

Dari video berdurasi 29 detik, terlihat polisi pakai seragam dan sepeda motor dinas lengkap akan melintas titik penyekatan. Polisi itu terlihat berdebat dengan petugas penyekatan dan berusaha menerobos.

Motor dinas bertulisan Bhabinkamtibmas yang dikendarai berusaha menerobos titik penyekatan. Namun aksi itu dihalangi oleh perwira Direktorat Lalu Lintas yang piket di titik penyekatan Jalan Sudirman-Tambusai.

"Kau polisi, kan? Kau polisi nggak? Hargai polisi, kau jangan kurang ajar kau," tegas perwira menengah Ditlantas Polda Riau tersebut sembari mendatangi polisi yang coba menerobos.

Tidak sampai di situ, perwira berpangkat AKBP itu menyebut bakal melaporkan Bhabinkamtibmas yang berupaya menerobos sekat itu ke Kapolda Riau. Petugas Bhabinkamtibmas dinilai tak taat aturan.

"Kulaporkan ke Kapolda nanti, berani kau. Kau nggak bisa menghargai sesama kau. Jangan kau kayak gitu," katanya.

Dalam cekcok mulut tersebut, terdengar suara klakson kendaraan mengiringi amarah sang perwira. Sebab, di lokasi tengah terjadi kemacetan panjang akibat penyekatan.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Riau AKBP Donni Eka Syaputra membenarkan kejadian tersebut. Donni mengatakan insiden salah paham itu terjadi pagi tadi.

"Kejadian pagi tadi sekitar pukul 09.30-10.00 WIB. Lokasi di persimpangan Jalan Tambusai-Sudirman," kata Donni Eka, Kamis (12/8/2021).

Donni mengatakan Bhabinkamtibmas yang mengendarai sepeda motor memang tidak dilarang melintas. Namun ia diminta bersabar karena tengah terjadi kemacetan.

"Bukan dilarang, tapi memang kan kondisi sedang macet. Beliau diminta bersabar ya sama petugas penyekatan, eh malah jadi seperti di video itu," katanya.

Perwira yang diketahui berpangkat AKBP dan bernama Rahayu itu kemudian coba memberikan arahan. Sebab, polisi harus memberi contoh kepada masyarakat.

"Itu mau diingatkan, ya jangan menerobos. Berilah contoh kepada masyarakat, itulah ya intinya, karena memang polisi boleh lewat, tapi ya sabar, nanti orang jadi ikut nerobos juga kalau tidak sabar," katanya.