'
22 Zulqaidah 1447 H | Sabtu, 9 Mei 2026
×
/ bengkalis
Tim Pembina Posyandu Bengkalis Monitoring Dua Posyandu, Tinjau Implementasi 6 SPM
| Jumat, 8 Mei 2026
Editor : | Penulis :

SUPERRIAU.COM

BENGKALIS – Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bengkalis melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi di dua Posyandu, guna melihat sejauh mana implementasi 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) telah berjalan di tingkat pelayanan dasar masyarakat.

Adapun 2 posyandu yang ditinjau yakni, Posyandu Kenanga 1 Parit Bangkong dan Posyandu Cempedak Desa Kelapapati, Jum'at 8 Mei 2026.

Kegiatan monitoring yang dilaksanakan bertujuan untuk memastikan Posyandu tidak hanya berperan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mampu mendukung pelaksanaan enam bidang pelayanan dasar sesuai instruksi Pemerintah Pusat, yakni SPM bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.

Dalam kegiatan ini, Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Rita Puspa melakukan peninjauan langsung terhadap administrasi, kegiatan pelayanan, keterlibatan kader, serta sarana dan prasarana pendukung. 

Selain itu, tim juga berdialog bersama kader Posyandu, juga masyarakat untuk mendengar langsung kendala dan kebutuhan dalam pelaksanaan pelayanan Posyandu berbasis 6 SPM.

Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Rita Puspa menyampaikan bahwa monitoring yang dilaksanakan merupakan bagian dari upaya pembinaan dan penguatan peran Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa yang memiliki peran strategis dalam pelayanan masyarakat.

“Posyandu saat ini bukan hanya fokus pada pelayanan kesehatan balita dan ibu hamil, tetapi juga diarahkan menjadi pusat pelayanan terpadu yang mendukung implementasi 6 SPM. Oleh karena itu, perlu dilakukan monitoring agar pelaksanaannya berjalan maksimal,” ujar Rita.

Rita juga menambahkan bahwa kader Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan masyarakat, sehingga perlu mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa, Kecamatan, hingga Kabupaten agar pelaksanaan kegiatan Posyandu dapat berjalan optimal.

Monitoring tersebut turut menilai pelaksanaan layanan seperti pencatatan data sasaran, pelaksanaan kegiatan rutin Posyandu, program pemberian makanan tambahan, imunisasi, edukasi kesehatan, serta keterhubungan layanan Posyandu dengan program pemerintah lainnya.

Rita Puspa juga berharap hasil monitoring dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu di seluruh wilayah, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pelayanan dasar yang merata bagi masyarakat.

Sementara itu Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis Eji Marlina mengatakan saat ini memantau implementasi dalam melaksanakan 6 SPM di wilayah Kecamatan Bengkalis.

"Khusus SPM Sosial di Posyandu, kader posyandu saat ini menjadi tempat mengadu permasalahan sosial dimasyarakat, sehingga kader posyandu dapat menerima data dan laporan yang berhubungan dengan sosial kemasyarakatan," kata Eji Marlina.

Disamping itu juga Camat Bengkalis Rafli Kurniawan mengatakan melalui 6 SPM ini masyarakat lebih aktif menyampaikan keluhan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

"Masyarakat saat ini tidak perlu lagi pergi ke dinas terkait, namun saat ini cukup melaporkan saja di Posyandu terdekat," kata Rafli.

Index
Perkuat Rantai Dingin, Diskan Bengkalis Bina Pelaku Usaha Es Balok untuk Jaga Mutu Udang
Tim Pembina Posyandu Bengkalis Monitoring Dua Posyandu, Tinjau Implementasi 6 SPM
Pemkab Bengkalis Buka Seleksi Calon Komisaris PT. BLJ, Berikut Informasinya
MUI Bukit Batu Bersama PT Pertamina Patra Niaga RU II Sungai Pakning Sukses Gelar Bimtek Qurban Sesu
Festival Bakso Berbagi Kebahagiaan Bersama 1.000 Anak Panti Kota Pekanbaru
Gelar Program DSS, Diskominfotik Bengkalis Ajak Siswa SD Negeri 1 Jadi Generasi Cerdas Digital
Disdukcapil Bengkalis kembali Jemput Bola Perekaman KTP-el di SMAN 3 Bengkalis
Pekanbaru Melaju Cepat: Dari Program Prioritas hingga Dampak Nyata bagi Warga
Kisah Pilu Putri, Korban Narkoba yang Datang ke Rumah Dinas Bupati Siak
Pelaku Usaha Pekanbaru Riau Gelar Temu Ramah dan Sosialisasi Bersama Penggadaian
Index
Bupati Siak, Perempuan NU Harus Aktif di Bidang Sosial dan Ekonomi
Menteri LHK Hanif Dorong Pengakhiran Open Dumping, Pekanbaru Siapkan Teknologi Methane Capture
Berhasil Tekan Kemiskinan dan Stunting, WaliKota Agung Terima Penghargaan
Harga Lebih Murah, Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini Digelar di Pekanbaru dan Siak
Rakor DBH Sawit 2026: Pelalawan Tegaskan Komitmen Percepat Pembangunan Infrastruktur
Pekan Ini Operasi Pasar Murah Digelar di 3 Kabupaten, Berikut Lokasinya
Pemko Pekanbaru Jawab Pandangan Umum Fraksi Terkait LKPj 2025
Pemko Pekanbaru Koordinasi ke Pemprov Minta Bangun Drainase Jalan Soekarno Hatta
Deportasi Perdana Pascalebaran, 32 Pekerja Migran dari Malaysia Tiba di Pelabuhan Dumai
HUT PUPR ke-2,Ketum Handoko,PUPR Terus Berkembang,Berkolaborasi dengan Pihak Pemerintah dan Swasta
pemerintahan
Menteri LHK Hanif Dorong Pengakhiran Open Dumping, Pekanbaru Siapkan Teknologi Methane Capture
Berhasil Tekan Kemiskinan dan Stunting, WaliKota Agung Terima Penghargaan
Harga Lebih Murah, Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini Digelar di Pekanbaru dan Siak
Pekan Ini Operasi Pasar Murah Digelar di 3 Kabupaten, Berikut Lokasinya
daerah
Perkuat Rantai Dingin, Diskan Bengkalis Bina Pelaku Usaha Es Balok untuk Jaga Mutu Udang
Tim Pembina Posyandu Bengkalis Monitoring Dua Posyandu, Tinjau Implementasi 6 SPM
Pemkab Bengkalis Buka Seleksi Calon Komisaris PT. BLJ, Berikut Informasinya
MUI Bukit Batu Bersama PT Pertamina Patra Niaga RU II Sungai Pakning Sukses Gelar Bimtek Qurban Sesu
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
bengkalis

Tim Pembina Posyandu Bengkalis Monitoring Dua Posyandu, Tinjau Implementasi 6 SPM
Jumat, 8 Mei 2026
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

SUPERRIAU.COM

BENGKALIS – Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bengkalis melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi di dua Posyandu, guna melihat sejauh mana implementasi 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) telah berjalan di tingkat pelayanan dasar masyarakat.

Adapun 2 posyandu yang ditinjau yakni, Posyandu Kenanga 1 Parit Bangkong dan Posyandu Cempedak Desa Kelapapati, Jum'at 8 Mei 2026.

Kegiatan monitoring yang dilaksanakan bertujuan untuk memastikan Posyandu tidak hanya berperan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mampu mendukung pelaksanaan enam bidang pelayanan dasar sesuai instruksi Pemerintah Pusat, yakni SPM bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.

Dalam kegiatan ini, Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Rita Puspa melakukan peninjauan langsung terhadap administrasi, kegiatan pelayanan, keterlibatan kader, serta sarana dan prasarana pendukung. 

Selain itu, tim juga berdialog bersama kader Posyandu, juga masyarakat untuk mendengar langsung kendala dan kebutuhan dalam pelaksanaan pelayanan Posyandu berbasis 6 SPM.

Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Rita Puspa menyampaikan bahwa monitoring yang dilaksanakan merupakan bagian dari upaya pembinaan dan penguatan peran Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa yang memiliki peran strategis dalam pelayanan masyarakat.

“Posyandu saat ini bukan hanya fokus pada pelayanan kesehatan balita dan ibu hamil, tetapi juga diarahkan menjadi pusat pelayanan terpadu yang mendukung implementasi 6 SPM. Oleh karena itu, perlu dilakukan monitoring agar pelaksanaannya berjalan maksimal,” ujar Rita.

Rita juga menambahkan bahwa kader Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan masyarakat, sehingga perlu mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa, Kecamatan, hingga Kabupaten agar pelaksanaan kegiatan Posyandu dapat berjalan optimal.

Monitoring tersebut turut menilai pelaksanaan layanan seperti pencatatan data sasaran, pelaksanaan kegiatan rutin Posyandu, program pemberian makanan tambahan, imunisasi, edukasi kesehatan, serta keterhubungan layanan Posyandu dengan program pemerintah lainnya.

Rita Puspa juga berharap hasil monitoring dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu di seluruh wilayah, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pelayanan dasar yang merata bagi masyarakat.

Sementara itu Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis Eji Marlina mengatakan saat ini memantau implementasi dalam melaksanakan 6 SPM di wilayah Kecamatan Bengkalis.

"Khusus SPM Sosial di Posyandu, kader posyandu saat ini menjadi tempat mengadu permasalahan sosial dimasyarakat, sehingga kader posyandu dapat menerima data dan laporan yang berhubungan dengan sosial kemasyarakatan," kata Eji Marlina.

Disamping itu juga Camat Bengkalis Rafli Kurniawan mengatakan melalui 6 SPM ini masyarakat lebih aktif menyampaikan keluhan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

"Masyarakat saat ini tidak perlu lagi pergi ke dinas terkait, namun saat ini cukup melaporkan saja di Posyandu terdekat," kata Rafli.