'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ bengkalis
110 Peserta Barzanji, 44 Peserta KTIQ dan 86 Peserta Khatt, Unjuk Karya Perherlatan MTQ Ke-43 Di Ben
| Minggu, 29 Juni 2025
Editor : | Penulis :

SUPERRIAU.COM

BENGKALIS – Ahad, 29 Juni 2025 menjadi saksi semaraknya syiar Islam di  Negeri Junjungan. Terdapat tiga cabang bergengsi dalam ajang MTQ ke-43 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Bengkalis yakni Khatt Naskah/Hiasan Mushaf, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) dan Karya Tulis Ilmiah Hadiz (KTIH) dan Barzanji yang digelar bersamaan di lingkungan STAIN Bengkalis, sejak pukul 08.00 WIB.

Utusan terbaik dari 12 Kabupaten/Kota bersaing ketat dalam waktu yang sudah di tentukan dengan menunjukkan kepiawaian mereka dalam mengolah ilmu, rasa dan estetika Islami.

Mulai dari cabang Khaat Naskah/Hiasan Mushaf. Dengan tampilan memukau, di meja-meja Khatt, sebanyak 86 peserta dengan rincian yakni cabang Khattil Qur’an dengan golongan Hiasan Mushaf sebanyak 20 peserta, golongan kontemporer sebanyak 21 peserta, golongan Dekorasi sebanyak 23 peserta, dan golongan naskah sebanyak 22 peserta.Para peserta terlihat  lihai dalam menorehkan keindahan ayat-ayat suci melalui pena dan kuas yang telah mereka persiapkan.

Adapun kategori penilaian Khaat Naskah/Hiasan Mushaf  didasarkan pada tiga indikator yakni Kaidah Khat (Kaidah Penulisan Huruf), Keindahan Khat (Keindahan Kaligrafi), sedangkan yang terakhir adalah Indikator Keindahan Hiasan . Karya-karya yang ditampilkan tak hanya indah secara visual, tetapi juga sarat makna dan ketelitian tinggi, mencerminkan kesungguhan peserta dalam menyemarakkan ayat-ayat Allah lewat seni.

Sementara pada cabang KTIQ, suasana ilmiah terasa kental. Memasuki babak penyisihan, Sebanyak 44 peserta  dengan 2 cabang, pertama KTIQ berjumlah 24 orang dan cabang KTIH 20 orang peserta dari 12 Kabupaten/Kota ini mempresentasikan gagasan-gagasan cerdas dan progresif dalam bingkai nilai-nilai Qur’ani.

Adapun Cabang KTIQ ini, terdiri dari 3 babak seperti babak penyisihan, semifinal, dan final.Menurut Susanto, panitia cabang KTIQ, penilaian dilakukan berdasarkan karya tulis ilmiah yang ditulis langsung oleh peserta dengan tema yang telah ditentukan.

Untuk KTIQ, temanya mencakup ketahanan keluarga dan pemberdayaan ekonomi umat, sedangkan KTIH mengangkat ketahanan keluarga dan ketahanan pangan dalam perspektif Al-Qur’an.

Pada babak awal akan dipilih 6 peserta putra dan 6 peserta putri dengan nilai tertinggi untuk melaju ke semifinal. Di tahap selanjutnya, peserta kembali menulis artikel sebagai bahan seleksi menuju final, yang hanya menyisakan 3 peserta putra dan 3 putri terbaik.Terakhir cabang Barzanji tak kalah memukau. Lomba yang diikuti oleh 110 peserta ini mempertandingkan dua grup yang tampil menggetarkan hati dengan lantunan shalawat penuh makna. Harmoni suara, kekompakan tim, dan penghayatan terhadap teks Barzanji menjadi kunci utama penilaian dewan juri.

Dengan hadirnya tiga cabang lomba ini, MTQ ke-43 di Bengkalis tidak hanya menjadi arena kompetisi, melainkan juga ajang ekspresi kreativitas, intelektualitas, dan spiritualitas generasi muda Qur’ani dari seluruh penjuru Riau.(Rilis)

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
bengkalis

110 Peserta Barzanji, 44 Peserta KTIQ dan 86 Peserta Khatt, Unjuk Karya Perherlatan MTQ Ke-43 Di Ben
Minggu, 29 Juni 2025
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

SUPERRIAU.COM

BENGKALIS – Ahad, 29 Juni 2025 menjadi saksi semaraknya syiar Islam di  Negeri Junjungan. Terdapat tiga cabang bergengsi dalam ajang MTQ ke-43 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Bengkalis yakni Khatt Naskah/Hiasan Mushaf, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) dan Karya Tulis Ilmiah Hadiz (KTIH) dan Barzanji yang digelar bersamaan di lingkungan STAIN Bengkalis, sejak pukul 08.00 WIB.

Utusan terbaik dari 12 Kabupaten/Kota bersaing ketat dalam waktu yang sudah di tentukan dengan menunjukkan kepiawaian mereka dalam mengolah ilmu, rasa dan estetika Islami.

Mulai dari cabang Khaat Naskah/Hiasan Mushaf. Dengan tampilan memukau, di meja-meja Khatt, sebanyak 86 peserta dengan rincian yakni cabang Khattil Qur’an dengan golongan Hiasan Mushaf sebanyak 20 peserta, golongan kontemporer sebanyak 21 peserta, golongan Dekorasi sebanyak 23 peserta, dan golongan naskah sebanyak 22 peserta.Para peserta terlihat  lihai dalam menorehkan keindahan ayat-ayat suci melalui pena dan kuas yang telah mereka persiapkan.

Adapun kategori penilaian Khaat Naskah/Hiasan Mushaf  didasarkan pada tiga indikator yakni Kaidah Khat (Kaidah Penulisan Huruf), Keindahan Khat (Keindahan Kaligrafi), sedangkan yang terakhir adalah Indikator Keindahan Hiasan . Karya-karya yang ditampilkan tak hanya indah secara visual, tetapi juga sarat makna dan ketelitian tinggi, mencerminkan kesungguhan peserta dalam menyemarakkan ayat-ayat Allah lewat seni.

Sementara pada cabang KTIQ, suasana ilmiah terasa kental. Memasuki babak penyisihan, Sebanyak 44 peserta  dengan 2 cabang, pertama KTIQ berjumlah 24 orang dan cabang KTIH 20 orang peserta dari 12 Kabupaten/Kota ini mempresentasikan gagasan-gagasan cerdas dan progresif dalam bingkai nilai-nilai Qur’ani.

Adapun Cabang KTIQ ini, terdiri dari 3 babak seperti babak penyisihan, semifinal, dan final.Menurut Susanto, panitia cabang KTIQ, penilaian dilakukan berdasarkan karya tulis ilmiah yang ditulis langsung oleh peserta dengan tema yang telah ditentukan.

Untuk KTIQ, temanya mencakup ketahanan keluarga dan pemberdayaan ekonomi umat, sedangkan KTIH mengangkat ketahanan keluarga dan ketahanan pangan dalam perspektif Al-Qur’an.

Pada babak awal akan dipilih 6 peserta putra dan 6 peserta putri dengan nilai tertinggi untuk melaju ke semifinal. Di tahap selanjutnya, peserta kembali menulis artikel sebagai bahan seleksi menuju final, yang hanya menyisakan 3 peserta putra dan 3 putri terbaik.Terakhir cabang Barzanji tak kalah memukau. Lomba yang diikuti oleh 110 peserta ini mempertandingkan dua grup yang tampil menggetarkan hati dengan lantunan shalawat penuh makna. Harmoni suara, kekompakan tim, dan penghayatan terhadap teks Barzanji menjadi kunci utama penilaian dewan juri.

Dengan hadirnya tiga cabang lomba ini, MTQ ke-43 di Bengkalis tidak hanya menjadi arena kompetisi, melainkan juga ajang ekspresi kreativitas, intelektualitas, dan spiritualitas generasi muda Qur’ani dari seluruh penjuru Riau.(Rilis)