'
19 Sya'ban 1447 H | Sabtu, 7 Februari 2026
×
/ pemerintahan
Terima Sosialisasi BAKTI Komdigi, Kadis Kominfotik Suwarto Sampaikan Kab. Bengkalis Banyak Wilayah B
| Rabu, 11 Juni 2025
Editor : | Penulis :

SUPERRIAU.COM

Bengkalis - Kepala Dinas Komunikasi,  Informatika dan Statistik Kabupaten Bengkalis H. Suwarto menyampaikan bahwa di Kabupaten Bengkalis masih banyak wilayah berstatus blank spot, yang butuh perhatian dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Demikian hal itu disampaikan saat membuka kegiatan sosialisasi Kemitraan Internet dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi, Rabu 11 Juni 2025, di ruang rapat Diskominfotik Bengkalis.

Suwarto mengatakan bahwa terkait dengan blank spot ini sudah dilaporkan langsung dengan Menteri Komdigi Meutya Hafid, di Jakarta, 21 Februari 2025 lalu. Alhamdulillah lanjut Suwarto pihak Komdigi sangat mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk mewujudkan daerah yang merdeka sinyal atau jaringan.

"Kami sangat apresiasi kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia akan membantu untuk mengupayakan masyarakat Kabupaten Bengkalis tidak ada lagi yang tidak mendapatkan sinyal. Karena Kabupaten Bengkalis termasuk wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga,"ujarnya.

Untuk itu Suwarto berharap kepada Komdigi melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) tahun 2026 mendatang dapat membangun infrastruktur jaringan di wilayah titik blank spot segera direalisasikan. Selain itu Kadis Kominfotik menyampaikan Kemenkomdigi sangat mendukung rencana implementasi Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat/Call Center 112, yang akan diterapkan Kabupaten Bengkalis. Kementrian Komdigi bersama seluruh penyelenggara telekomunikasi/operator juga telah membuka akses nomor 112 di wilayah Kabupaten Bengkalis.

"Kami berharap Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat/Call Center 112 ini segera terwujud. Kami mohon dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia untuk segera menindaklanjuti terkait dengan upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bengkalis di masa Kepemimpinan Bupati Bengkalis Kasmarni dan Wakil Bupati H Bagus Santoso terhadap layanan panggilan darurat 112 dan terhadap wilayah-wilayah di Kabupaten Bengkalis yang masih berstatus blank spot,"harapannya. Sementara itu Staf Divisi Layanan TI Pemerintah BAKTI Komdigi Geatra Maharya Agni menjelaskan bahwa Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo adalah badan di bawah Kementerian Komdigi yang bertujuan untuk meningkatkan akses internet dan infrastruktur digital di seluruh Indonesia.

BAKTI berfokus pada pemerataan akses telekomunikasi di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal), dengan salah satu inisiatifnya adalah BAKTI AKSI. AKSI di sini merujuk pada akses internet yang berperan sebagai penyedia layanan internet menggunakan teknologi serat optik, radio link, dan VSAT.

"Hari ini kami mensosialisasikan aplikasi Permohonan Akses Telekomunikasi dan Informasi (PASTI). Melalui aplikasi ini Kementerian/Lembaga, atau
Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota, atau Organisasi Masyarakat dapat mengajukan permohonan terkait dengan pelayanan jaringan internet atau wilayah bling spot," jelasnya.

Turut hadir pada kesempatan itu, Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Informatika Adi Sutrisno, Kabid PPIP Huriagustianri, Kabid Statistik dan Persandian Azmar dan sejumlah staf Diskominfotik Bengkalis.(Rilis)

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pemerintahan

Terima Sosialisasi BAKTI Komdigi, Kadis Kominfotik Suwarto Sampaikan Kab. Bengkalis Banyak Wilayah B
Rabu, 11 Juni 2025
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

SUPERRIAU.COM

Bengkalis - Kepala Dinas Komunikasi,  Informatika dan Statistik Kabupaten Bengkalis H. Suwarto menyampaikan bahwa di Kabupaten Bengkalis masih banyak wilayah berstatus blank spot, yang butuh perhatian dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Demikian hal itu disampaikan saat membuka kegiatan sosialisasi Kemitraan Internet dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi, Rabu 11 Juni 2025, di ruang rapat Diskominfotik Bengkalis.

Suwarto mengatakan bahwa terkait dengan blank spot ini sudah dilaporkan langsung dengan Menteri Komdigi Meutya Hafid, di Jakarta, 21 Februari 2025 lalu. Alhamdulillah lanjut Suwarto pihak Komdigi sangat mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk mewujudkan daerah yang merdeka sinyal atau jaringan.

"Kami sangat apresiasi kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia akan membantu untuk mengupayakan masyarakat Kabupaten Bengkalis tidak ada lagi yang tidak mendapatkan sinyal. Karena Kabupaten Bengkalis termasuk wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga,"ujarnya.

Untuk itu Suwarto berharap kepada Komdigi melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) tahun 2026 mendatang dapat membangun infrastruktur jaringan di wilayah titik blank spot segera direalisasikan. Selain itu Kadis Kominfotik menyampaikan Kemenkomdigi sangat mendukung rencana implementasi Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat/Call Center 112, yang akan diterapkan Kabupaten Bengkalis. Kementrian Komdigi bersama seluruh penyelenggara telekomunikasi/operator juga telah membuka akses nomor 112 di wilayah Kabupaten Bengkalis.

"Kami berharap Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat/Call Center 112 ini segera terwujud. Kami mohon dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia untuk segera menindaklanjuti terkait dengan upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bengkalis di masa Kepemimpinan Bupati Bengkalis Kasmarni dan Wakil Bupati H Bagus Santoso terhadap layanan panggilan darurat 112 dan terhadap wilayah-wilayah di Kabupaten Bengkalis yang masih berstatus blank spot,"harapannya. Sementara itu Staf Divisi Layanan TI Pemerintah BAKTI Komdigi Geatra Maharya Agni menjelaskan bahwa Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo adalah badan di bawah Kementerian Komdigi yang bertujuan untuk meningkatkan akses internet dan infrastruktur digital di seluruh Indonesia.

BAKTI berfokus pada pemerataan akses telekomunikasi di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal), dengan salah satu inisiatifnya adalah BAKTI AKSI. AKSI di sini merujuk pada akses internet yang berperan sebagai penyedia layanan internet menggunakan teknologi serat optik, radio link, dan VSAT.

"Hari ini kami mensosialisasikan aplikasi Permohonan Akses Telekomunikasi dan Informasi (PASTI). Melalui aplikasi ini Kementerian/Lembaga, atau
Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota, atau Organisasi Masyarakat dapat mengajukan permohonan terkait dengan pelayanan jaringan internet atau wilayah bling spot," jelasnya.

Turut hadir pada kesempatan itu, Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Informatika Adi Sutrisno, Kabid PPIP Huriagustianri, Kabid Statistik dan Persandian Azmar dan sejumlah staf Diskominfotik Bengkalis.(Rilis)