'
18 Zulqaidah 1447 H | Selasa, 5 Mei 2026
×
/ pemerintahan
Terima Sosialisasi BAKTI Komdigi, Kadis Kominfotik Suwarto Sampaikan Kab. Bengkalis Banyak Wilayah B
| Rabu, 11 Juni 2025
Editor : | Penulis :

SUPERRIAU.COM

Bengkalis - Kepala Dinas Komunikasi,  Informatika dan Statistik Kabupaten Bengkalis H. Suwarto menyampaikan bahwa di Kabupaten Bengkalis masih banyak wilayah berstatus blank spot, yang butuh perhatian dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Demikian hal itu disampaikan saat membuka kegiatan sosialisasi Kemitraan Internet dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi, Rabu 11 Juni 2025, di ruang rapat Diskominfotik Bengkalis.

Suwarto mengatakan bahwa terkait dengan blank spot ini sudah dilaporkan langsung dengan Menteri Komdigi Meutya Hafid, di Jakarta, 21 Februari 2025 lalu. Alhamdulillah lanjut Suwarto pihak Komdigi sangat mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk mewujudkan daerah yang merdeka sinyal atau jaringan.

"Kami sangat apresiasi kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia akan membantu untuk mengupayakan masyarakat Kabupaten Bengkalis tidak ada lagi yang tidak mendapatkan sinyal. Karena Kabupaten Bengkalis termasuk wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga,"ujarnya.

Untuk itu Suwarto berharap kepada Komdigi melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) tahun 2026 mendatang dapat membangun infrastruktur jaringan di wilayah titik blank spot segera direalisasikan. Selain itu Kadis Kominfotik menyampaikan Kemenkomdigi sangat mendukung rencana implementasi Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat/Call Center 112, yang akan diterapkan Kabupaten Bengkalis. Kementrian Komdigi bersama seluruh penyelenggara telekomunikasi/operator juga telah membuka akses nomor 112 di wilayah Kabupaten Bengkalis.

"Kami berharap Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat/Call Center 112 ini segera terwujud. Kami mohon dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia untuk segera menindaklanjuti terkait dengan upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bengkalis di masa Kepemimpinan Bupati Bengkalis Kasmarni dan Wakil Bupati H Bagus Santoso terhadap layanan panggilan darurat 112 dan terhadap wilayah-wilayah di Kabupaten Bengkalis yang masih berstatus blank spot,"harapannya. Sementara itu Staf Divisi Layanan TI Pemerintah BAKTI Komdigi Geatra Maharya Agni menjelaskan bahwa Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo adalah badan di bawah Kementerian Komdigi yang bertujuan untuk meningkatkan akses internet dan infrastruktur digital di seluruh Indonesia.

BAKTI berfokus pada pemerataan akses telekomunikasi di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal), dengan salah satu inisiatifnya adalah BAKTI AKSI. AKSI di sini merujuk pada akses internet yang berperan sebagai penyedia layanan internet menggunakan teknologi serat optik, radio link, dan VSAT.

"Hari ini kami mensosialisasikan aplikasi Permohonan Akses Telekomunikasi dan Informasi (PASTI). Melalui aplikasi ini Kementerian/Lembaga, atau
Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota, atau Organisasi Masyarakat dapat mengajukan permohonan terkait dengan pelayanan jaringan internet atau wilayah bling spot," jelasnya.

Turut hadir pada kesempatan itu, Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Informatika Adi Sutrisno, Kabid PPIP Huriagustianri, Kabid Statistik dan Persandian Azmar dan sejumlah staf Diskominfotik Bengkalis.(Rilis)

Index
Kisah Pilu Putri, Korban Narkoba yang Datang ke Rumah Dinas Bupati Siak
Pelaku Usaha Pekanbaru Riau Gelar Temu Ramah dan Sosialisasi Bersama Penggadaian
Bupati Siak, Perempuan NU Harus Aktif di Bidang Sosial dan Ekonomi
Menteri LHK Hanif Dorong Pengakhiran Open Dumping, Pekanbaru Siapkan Teknologi Methane Capture
Berhasil Tekan Kemiskinan dan Stunting, WaliKota Agung Terima Penghargaan
Harga Lebih Murah, Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini Digelar di Pekanbaru dan Siak
Rakor DBH Sawit 2026: Pelalawan Tegaskan Komitmen Percepat Pembangunan Infrastruktur
Pekan Ini Operasi Pasar Murah Digelar di 3 Kabupaten, Berikut Lokasinya
Pemko Pekanbaru Jawab Pandangan Umum Fraksi Terkait LKPj 2025
Pemko Pekanbaru Koordinasi ke Pemprov Minta Bangun Drainase Jalan Soekarno Hatta
Index
Deportasi Perdana Pascalebaran, 32 Pekerja Migran dari Malaysia Tiba di Pelabuhan Dumai
HUT PUPR ke-2,Ketum Handoko,PUPR Terus Berkembang,Berkolaborasi dengan Pihak Pemerintah dan Swasta
Bupati Pelalawan H. Zukri Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Jelang Idul Fitri
 Jalin Silaturrahmi,DPD Parsindo Riau Buka Puasa Bersama 137 Yatim dan Dhuafa
 Inspektorat Kota Pekanbaru dan Darma Wanita Berbagi 1000 Paket Takjil Gratis
Perkuat Sinergi Pengamanan Idulfitri, Bupati Siak Hadiri Rakor Operasi Lancang Kuning 2026
Polisi Bubarkan Kerumunan Pemuda di Pekanbaru untuk Antisipasi Balap Liar
Bupati Siak Afni, Hadiri Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di Polda Riau
Serap Aspirasi hingga Bahas Beasiswa
Bupati Siak Afni Yakin Generasi Muda Siak Mampu Tumbuh Menjadi Generasi Qur’ani
pemerintahan
Menteri LHK Hanif Dorong Pengakhiran Open Dumping, Pekanbaru Siapkan Teknologi Methane Capture
Berhasil Tekan Kemiskinan dan Stunting, WaliKota Agung Terima Penghargaan
Harga Lebih Murah, Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini Digelar di Pekanbaru dan Siak
Pekan Ini Operasi Pasar Murah Digelar di 3 Kabupaten, Berikut Lokasinya
daerah
Bupati Siak, Perempuan NU Harus Aktif di Bidang Sosial dan Ekonomi
Rakor DBH Sawit 2026: Pelalawan Tegaskan Komitmen Percepat Pembangunan Infrastruktur
Perkuat Sinergi Pengamanan Idulfitri, Bupati Siak Hadiri Rakor Operasi Lancang Kuning 2026
Polisi Bubarkan Kerumunan Pemuda di Pekanbaru untuk Antisipasi Balap Liar
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pemerintahan

Terima Sosialisasi BAKTI Komdigi, Kadis Kominfotik Suwarto Sampaikan Kab. Bengkalis Banyak Wilayah B
Rabu, 11 Juni 2025
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

SUPERRIAU.COM

Bengkalis - Kepala Dinas Komunikasi,  Informatika dan Statistik Kabupaten Bengkalis H. Suwarto menyampaikan bahwa di Kabupaten Bengkalis masih banyak wilayah berstatus blank spot, yang butuh perhatian dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Demikian hal itu disampaikan saat membuka kegiatan sosialisasi Kemitraan Internet dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi, Rabu 11 Juni 2025, di ruang rapat Diskominfotik Bengkalis.

Suwarto mengatakan bahwa terkait dengan blank spot ini sudah dilaporkan langsung dengan Menteri Komdigi Meutya Hafid, di Jakarta, 21 Februari 2025 lalu. Alhamdulillah lanjut Suwarto pihak Komdigi sangat mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk mewujudkan daerah yang merdeka sinyal atau jaringan.

"Kami sangat apresiasi kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia akan membantu untuk mengupayakan masyarakat Kabupaten Bengkalis tidak ada lagi yang tidak mendapatkan sinyal. Karena Kabupaten Bengkalis termasuk wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga,"ujarnya.

Untuk itu Suwarto berharap kepada Komdigi melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) tahun 2026 mendatang dapat membangun infrastruktur jaringan di wilayah titik blank spot segera direalisasikan. Selain itu Kadis Kominfotik menyampaikan Kemenkomdigi sangat mendukung rencana implementasi Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat/Call Center 112, yang akan diterapkan Kabupaten Bengkalis. Kementrian Komdigi bersama seluruh penyelenggara telekomunikasi/operator juga telah membuka akses nomor 112 di wilayah Kabupaten Bengkalis.

"Kami berharap Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat/Call Center 112 ini segera terwujud. Kami mohon dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia untuk segera menindaklanjuti terkait dengan upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bengkalis di masa Kepemimpinan Bupati Bengkalis Kasmarni dan Wakil Bupati H Bagus Santoso terhadap layanan panggilan darurat 112 dan terhadap wilayah-wilayah di Kabupaten Bengkalis yang masih berstatus blank spot,"harapannya. Sementara itu Staf Divisi Layanan TI Pemerintah BAKTI Komdigi Geatra Maharya Agni menjelaskan bahwa Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo adalah badan di bawah Kementerian Komdigi yang bertujuan untuk meningkatkan akses internet dan infrastruktur digital di seluruh Indonesia.

BAKTI berfokus pada pemerataan akses telekomunikasi di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal), dengan salah satu inisiatifnya adalah BAKTI AKSI. AKSI di sini merujuk pada akses internet yang berperan sebagai penyedia layanan internet menggunakan teknologi serat optik, radio link, dan VSAT.

"Hari ini kami mensosialisasikan aplikasi Permohonan Akses Telekomunikasi dan Informasi (PASTI). Melalui aplikasi ini Kementerian/Lembaga, atau
Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota, atau Organisasi Masyarakat dapat mengajukan permohonan terkait dengan pelayanan jaringan internet atau wilayah bling spot," jelasnya.

Turut hadir pada kesempatan itu, Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Informatika Adi Sutrisno, Kabid PPIP Huriagustianri, Kabid Statistik dan Persandian Azmar dan sejumlah staf Diskominfotik Bengkalis.(Rilis)