'
28 Syawwal 1447 H | Kamis, 16 April 2026
×
/ kesehatan
2 Juta Dosis Vaksin COVID-19 dari Jepang akan Tiba di RI
| Kamis, 1 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin

Menlu RI Retno LP Marsudi telah menjalin komunikasi intensif dengan Menlu India dan Menlu Jepang mengenai pentingnya penguatan diplomasi di bidang kesehatan. Hasil dari komunikasi tersebut adalah, Indonesia akan menerima sumbangan 2 juta dosis vaksin COVID-19 dari Jepang.

"Munculnya varian baru, lebih mendorong dunia untuk mempercepat vaksinasi secara equal. Dalam kaitan ini, Indonesia terus mendorong diterapkannya kesetaraan akses vaksin bagi semua negara," kata Retno dalam pernyataan pers yang dikutip, Selasa (29/6/2021).

Retno menuturkan, Beberapa hal yang disampaikan Indonesia dalam rangka mempercepat vaksinasi yang setara, antara lain melalui dorongan berbagi dosis atau doses-sharing dan mendukung proposal TRIPS waiver berupa penghapusa nCOVID-19 sementara hak cipta untuk vaksin dan pengobatan COVID-19, dimana Indonesia menjadi salah satu negara yang mendukung proposal tersebut, serta menutup kesenjangan pembiayaan untuk ACT-Accelerator.

"Khusus mengenai isu vaksin dan obat-obatan COVID-19, dapat  saya sampaikan bahwa akhir-akhir ini saya melakukan komunikasi intensif, termasuk dengan Menlu India dan Menlu Jepang. Komunikasi saya dengan Menlu Jepang terfokus pada isu doses-sharing vaksin. Sebagai hasil dari komunikasi intensif tersebut dan juga kita ulang kembali dalam pertemuan dengan Menlu Jepang tadi maka Jepang akan menyumbangkan sekitar 2 juta dosis vaksin jadi untuk Indonesia," ungkap Retno. 

Lebih lanjut Retno menjelaskan, 1 juta dosis vaksin direncanakan akan tiba pada 1 Juli 2021, sementara pengiriman kedua menurut rencana akan tiba pada pertengahan Juli 2021.

"Dalam pertemuan, saya juga jajaki dengan Menlu Jepang mengenai kerjasama di bidang obat-obatan terapeutik. Menlu Jepang akan segera melihat kemungkinan kerjasama penyediaan obat-obatan terapeutik yang diperlukan Indonesia saat ini," ujar Retno. 

Sementara dengan Menlu India, Retno menyampaikan harapan agar ijin ekspor beberapa obat-obatan terapeutik dari India ke Indonesia, yang saat ini diperlukan Indonesia, agar dapat diberi kelolanggaran.

"Sebagaimana ketahui, karena situasi COVID-19 di India, maka India memberlakukan pembatasan sementara ekspor vaksin dan obat-obatkan ke luar negeri. Permintaan Indonesia dipertimbangkan secara positif oleh India dan Indonesia telah menyampaikan rincian obat-obatan yang diperlukan saat ini," tandasnya.

Index
Pekan Ini Operasi Pasar Murah Digelar di 3 Kabupaten, Berikut Lokasinya
Pemko Pekanbaru Jawab Pandangan Umum Fraksi Terkait LKPj 2025
Pemko Pekanbaru Koordinasi ke Pemprov Minta Bangun Drainase Jalan Soekarno Hatta
Deportasi Perdana Pascalebaran, 32 Pekerja Migran dari Malaysia Tiba di Pelabuhan Dumai
HUT PUPR ke-2,Ketum Handoko,PUPR Terus Berkembang,Berkolaborasi dengan Pihak Pemerintah dan Swasta
Bupati Pelalawan H. Zukri Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Jelang Idul Fitri
 Jalin Silaturrahmi,DPD Parsindo Riau Buka Puasa Bersama 137 Yatim dan Dhuafa
 Inspektorat Kota Pekanbaru dan Darma Wanita Berbagi 1000 Paket Takjil Gratis
Perkuat Sinergi Pengamanan Idulfitri, Bupati Siak Hadiri Rakor Operasi Lancang Kuning 2026
Polisi Bubarkan Kerumunan Pemuda di Pekanbaru untuk Antisipasi Balap Liar
Index
Bupati Siak Afni, Hadiri Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di Polda Riau
Serap Aspirasi hingga Bahas Beasiswa
Bupati Siak Afni Yakin Generasi Muda Siak Mampu Tumbuh Menjadi Generasi Qur’ani
Pemko Pekanbaru Bersama Polresta Menggelar Razia
Wako Pekanbaru Sahur Bersama 2000 Drever Ojol
Ditlantas Polda Riau Gelar Rapat Forum Lalu Lintas, Target Perbaikan Jalan Tuntas Sebelum Lebaran
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
pemerintahan
Pekan Ini Operasi Pasar Murah Digelar di 3 Kabupaten, Berikut Lokasinya
Pemko Pekanbaru Jawab Pandangan Umum Fraksi Terkait LKPj 2025
Pemko Pekanbaru Koordinasi ke Pemprov Minta Bangun Drainase Jalan Soekarno Hatta
Deportasi Perdana Pascalebaran, 32 Pekerja Migran dari Malaysia Tiba di Pelabuhan Dumai
daerah
Perkuat Sinergi Pengamanan Idulfitri, Bupati Siak Hadiri Rakor Operasi Lancang Kuning 2026
Polisi Bubarkan Kerumunan Pemuda di Pekanbaru untuk Antisipasi Balap Liar
Bupati Siak Afni, Hadiri Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di Polda Riau
Serap Aspirasi hingga Bahas Beasiswa
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
kesehatan

2 Juta Dosis Vaksin COVID-19 dari Jepang akan Tiba di RI
Kamis, 1 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Menlu RI Retno LP Marsudi telah menjalin komunikasi intensif dengan Menlu India dan Menlu Jepang mengenai pentingnya penguatan diplomasi di bidang kesehatan. Hasil dari komunikasi tersebut adalah, Indonesia akan menerima sumbangan 2 juta dosis vaksin COVID-19 dari Jepang.

"Munculnya varian baru, lebih mendorong dunia untuk mempercepat vaksinasi secara equal. Dalam kaitan ini, Indonesia terus mendorong diterapkannya kesetaraan akses vaksin bagi semua negara," kata Retno dalam pernyataan pers yang dikutip, Selasa (29/6/2021).

Retno menuturkan, Beberapa hal yang disampaikan Indonesia dalam rangka mempercepat vaksinasi yang setara, antara lain melalui dorongan berbagi dosis atau doses-sharing dan mendukung proposal TRIPS waiver berupa penghapusa nCOVID-19 sementara hak cipta untuk vaksin dan pengobatan COVID-19, dimana Indonesia menjadi salah satu negara yang mendukung proposal tersebut, serta menutup kesenjangan pembiayaan untuk ACT-Accelerator.

"Khusus mengenai isu vaksin dan obat-obatan COVID-19, dapat  saya sampaikan bahwa akhir-akhir ini saya melakukan komunikasi intensif, termasuk dengan Menlu India dan Menlu Jepang. Komunikasi saya dengan Menlu Jepang terfokus pada isu doses-sharing vaksin. Sebagai hasil dari komunikasi intensif tersebut dan juga kita ulang kembali dalam pertemuan dengan Menlu Jepang tadi maka Jepang akan menyumbangkan sekitar 2 juta dosis vaksin jadi untuk Indonesia," ungkap Retno. 

Lebih lanjut Retno menjelaskan, 1 juta dosis vaksin direncanakan akan tiba pada 1 Juli 2021, sementara pengiriman kedua menurut rencana akan tiba pada pertengahan Juli 2021.

"Dalam pertemuan, saya juga jajaki dengan Menlu Jepang mengenai kerjasama di bidang obat-obatan terapeutik. Menlu Jepang akan segera melihat kemungkinan kerjasama penyediaan obat-obatan terapeutik yang diperlukan Indonesia saat ini," ujar Retno. 

Sementara dengan Menlu India, Retno menyampaikan harapan agar ijin ekspor beberapa obat-obatan terapeutik dari India ke Indonesia, yang saat ini diperlukan Indonesia, agar dapat diberi kelolanggaran.

"Sebagaimana ketahui, karena situasi COVID-19 di India, maka India memberlakukan pembatasan sementara ekspor vaksin dan obat-obatkan ke luar negeri. Permintaan Indonesia dipertimbangkan secara positif oleh India dan Indonesia telah menyampaikan rincian obat-obatan yang diperlukan saat ini," tandasnya.