'
19 Zulqaidah 1447 H | Rabu, 6 Mei 2026
×
/ pemerintahan
Bupati Kasmarni Ikuti Sarasehan Nasional yang di Taja MPR-DPR RI
| Rabu, 21 Mei 2025
Editor : | Penulis :

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), H. Ahmad Muzani, menegaskan pentingnya memperkokoh Ideologi Pancasila sebagai fondasi Bangsa dalam menghadapi dinamika perubahan geopolitik global. 

Hal tersebut disampaikan saat membuka Sarasehan Nasional bertema “Perubahan Geopolitik Dunia Dalam Peluang Menuju Indonesia Raya: Memperkokoh Ideologi Pancasila Menghadapi Tantangan Perubahan Geopolitik Global Menuju Indonesia Raya”, yang digelar di Gedung Nusantara IV, kompleks MPR/DPR RI, Jakarta, Selasa, 20 Mei 2025.

Dalam sambutannya, Ahmad Muzani menyampaikan bahwa dunia saat ini sedang berada dalam fase ketidakpastian yang tinggi. Pergeseran kekuatan global, konflik antar Negara, krisis energi, hingga perang teknologi, menjadi tantangan nyata yang dapat memengaruhi stabilitas Nasional, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun ideologi.

“Di tengah situasi global yang serba cepat dan tak terduga ini, Indonesia tidak boleh kehilangan arah. Pancasila adalah jangkar utama kita untuk tetap tegak sebagai Bangsa yang berdaulat, adil, dan bermartabat. Oleh karena itu, forum-forum seperti ini sangat penting dalam membangun kesadaran kolektif Bangsa,” ujar Muzani.

Sarasehan tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh Nasional, akademisi, TNI/Polri, tokoh masyarakat, serta para Kepala Daerah dari seluruh Indonesia. Mereka berkumpul untuk berdiskusi dan mencari solusi dalam memperkuat Ketahanan Nasional, khususnya dari sisi ideologis, dalam menghadapi tekanan geopolitik yang semakin kompleks.

Salah satu Kepala Daerah yang turut hadir adalah Bupati Bengkalis, Kasmarni. Ia menjadi satu dari sedikit Bupati perempuan yang secara aktif menyuarakan pentingnya peran Daerah dalam memperkuat Ketahanan Ideologi dan sosial masyarakat.

Dalam keterangannya, Bupati Kasmarni menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada MPR RI atas terselenggaranya kegiatan strategis ini. Menurutnya, peran Daerah dalam membumikan nilai-nilai Pancasila sangatlah penting, terutama di tengah derasnya arus informasi dan disrupsi global.

“Sebagai Kepala Daerah, kami melihat langsung bagaimana masyarakat di tingkat akar rumput semakin terpapar oleh pengaruh luar, baik melalui media sosial, budaya asing, maupun pola pikir yang tidak sejalan dengan nilai-nilai luhur Bangsa. Karena itu, kami berkomitmen menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam setiap kebijakan Daerah,” ungkap Kasmarni.

Ia juga menambahkan bahwa Kabupaten Bengkalis yang merupakan wilayah pesisir dan berdekatan dengan jalur Internasional seperti Selat Malaka, memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga stabilitas sosial dan identitas kebangsaan. Oleh karena itu, penting bagi Pemerintah Daerah untuk terus memperkuat wawasan kebangsaan, pendidikan karakter, dan ketahanan masyarakat.

“Kami di Kabupaten Bengkalis tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembangunan nilai. Kami percaya, kemajuan suatu Daerah harus dibarengi dengan penguatan karakter masyarakat yang berlandaskan Pancasila,” tambahnya.

Sarasehan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar lembaga dan antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam menjaga keutuhan Bangsa, serta menyatukan langkah dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Raya yang kuat dan berdaulat di tengah percaturan dunia.

Ikut mendampingi Kasmarni dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bengkalis Andris Wasono, Kepala Dinas Pendidikan Hadi Prasetyo, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Bengkalis Amru Herawza, Kepala Bagian Hukum Setda Bengkalis Mohd. Fendro Arrasyid, Kepala Bagian Umum Setda Bengkalis Kevin Rafizariandi.

Index
Kisah Pilu Putri, Korban Narkoba yang Datang ke Rumah Dinas Bupati Siak
Pelaku Usaha Pekanbaru Riau Gelar Temu Ramah dan Sosialisasi Bersama Penggadaian
Bupati Siak, Perempuan NU Harus Aktif di Bidang Sosial dan Ekonomi
Menteri LHK Hanif Dorong Pengakhiran Open Dumping, Pekanbaru Siapkan Teknologi Methane Capture
Berhasil Tekan Kemiskinan dan Stunting, WaliKota Agung Terima Penghargaan
Harga Lebih Murah, Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini Digelar di Pekanbaru dan Siak
Rakor DBH Sawit 2026: Pelalawan Tegaskan Komitmen Percepat Pembangunan Infrastruktur
Pekan Ini Operasi Pasar Murah Digelar di 3 Kabupaten, Berikut Lokasinya
Pemko Pekanbaru Jawab Pandangan Umum Fraksi Terkait LKPj 2025
Pemko Pekanbaru Koordinasi ke Pemprov Minta Bangun Drainase Jalan Soekarno Hatta
Index
Deportasi Perdana Pascalebaran, 32 Pekerja Migran dari Malaysia Tiba di Pelabuhan Dumai
HUT PUPR ke-2,Ketum Handoko,PUPR Terus Berkembang,Berkolaborasi dengan Pihak Pemerintah dan Swasta
Bupati Pelalawan H. Zukri Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Jelang Idul Fitri
 Jalin Silaturrahmi,DPD Parsindo Riau Buka Puasa Bersama 137 Yatim dan Dhuafa
 Inspektorat Kota Pekanbaru dan Darma Wanita Berbagi 1000 Paket Takjil Gratis
Perkuat Sinergi Pengamanan Idulfitri, Bupati Siak Hadiri Rakor Operasi Lancang Kuning 2026
Polisi Bubarkan Kerumunan Pemuda di Pekanbaru untuk Antisipasi Balap Liar
Bupati Siak Afni, Hadiri Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di Polda Riau
Serap Aspirasi hingga Bahas Beasiswa
Bupati Siak Afni Yakin Generasi Muda Siak Mampu Tumbuh Menjadi Generasi Qur’ani
pemerintahan
Menteri LHK Hanif Dorong Pengakhiran Open Dumping, Pekanbaru Siapkan Teknologi Methane Capture
Berhasil Tekan Kemiskinan dan Stunting, WaliKota Agung Terima Penghargaan
Harga Lebih Murah, Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini Digelar di Pekanbaru dan Siak
Pekan Ini Operasi Pasar Murah Digelar di 3 Kabupaten, Berikut Lokasinya
daerah
Bupati Siak, Perempuan NU Harus Aktif di Bidang Sosial dan Ekonomi
Rakor DBH Sawit 2026: Pelalawan Tegaskan Komitmen Percepat Pembangunan Infrastruktur
Perkuat Sinergi Pengamanan Idulfitri, Bupati Siak Hadiri Rakor Operasi Lancang Kuning 2026
Polisi Bubarkan Kerumunan Pemuda di Pekanbaru untuk Antisipasi Balap Liar
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pemerintahan

Bupati Kasmarni Ikuti Sarasehan Nasional yang di Taja MPR-DPR RI
Rabu, 21 Mei 2025
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), H. Ahmad Muzani, menegaskan pentingnya memperkokoh Ideologi Pancasila sebagai fondasi Bangsa dalam menghadapi dinamika perubahan geopolitik global. 

Hal tersebut disampaikan saat membuka Sarasehan Nasional bertema “Perubahan Geopolitik Dunia Dalam Peluang Menuju Indonesia Raya: Memperkokoh Ideologi Pancasila Menghadapi Tantangan Perubahan Geopolitik Global Menuju Indonesia Raya”, yang digelar di Gedung Nusantara IV, kompleks MPR/DPR RI, Jakarta, Selasa, 20 Mei 2025.

Dalam sambutannya, Ahmad Muzani menyampaikan bahwa dunia saat ini sedang berada dalam fase ketidakpastian yang tinggi. Pergeseran kekuatan global, konflik antar Negara, krisis energi, hingga perang teknologi, menjadi tantangan nyata yang dapat memengaruhi stabilitas Nasional, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun ideologi.

“Di tengah situasi global yang serba cepat dan tak terduga ini, Indonesia tidak boleh kehilangan arah. Pancasila adalah jangkar utama kita untuk tetap tegak sebagai Bangsa yang berdaulat, adil, dan bermartabat. Oleh karena itu, forum-forum seperti ini sangat penting dalam membangun kesadaran kolektif Bangsa,” ujar Muzani.

Sarasehan tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh Nasional, akademisi, TNI/Polri, tokoh masyarakat, serta para Kepala Daerah dari seluruh Indonesia. Mereka berkumpul untuk berdiskusi dan mencari solusi dalam memperkuat Ketahanan Nasional, khususnya dari sisi ideologis, dalam menghadapi tekanan geopolitik yang semakin kompleks.

Salah satu Kepala Daerah yang turut hadir adalah Bupati Bengkalis, Kasmarni. Ia menjadi satu dari sedikit Bupati perempuan yang secara aktif menyuarakan pentingnya peran Daerah dalam memperkuat Ketahanan Ideologi dan sosial masyarakat.

Dalam keterangannya, Bupati Kasmarni menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada MPR RI atas terselenggaranya kegiatan strategis ini. Menurutnya, peran Daerah dalam membumikan nilai-nilai Pancasila sangatlah penting, terutama di tengah derasnya arus informasi dan disrupsi global.

“Sebagai Kepala Daerah, kami melihat langsung bagaimana masyarakat di tingkat akar rumput semakin terpapar oleh pengaruh luar, baik melalui media sosial, budaya asing, maupun pola pikir yang tidak sejalan dengan nilai-nilai luhur Bangsa. Karena itu, kami berkomitmen menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam setiap kebijakan Daerah,” ungkap Kasmarni.

Ia juga menambahkan bahwa Kabupaten Bengkalis yang merupakan wilayah pesisir dan berdekatan dengan jalur Internasional seperti Selat Malaka, memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga stabilitas sosial dan identitas kebangsaan. Oleh karena itu, penting bagi Pemerintah Daerah untuk terus memperkuat wawasan kebangsaan, pendidikan karakter, dan ketahanan masyarakat.

“Kami di Kabupaten Bengkalis tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembangunan nilai. Kami percaya, kemajuan suatu Daerah harus dibarengi dengan penguatan karakter masyarakat yang berlandaskan Pancasila,” tambahnya.

Sarasehan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar lembaga dan antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam menjaga keutuhan Bangsa, serta menyatukan langkah dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Raya yang kuat dan berdaulat di tengah percaturan dunia.

Ikut mendampingi Kasmarni dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bengkalis Andris Wasono, Kepala Dinas Pendidikan Hadi Prasetyo, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Bengkalis Amru Herawza, Kepala Bagian Hukum Setda Bengkalis Mohd. Fendro Arrasyid, Kepala Bagian Umum Setda Bengkalis Kevin Rafizariandi.