'
29 Zulhijjah 1447 H | Senin, 15 Juni 2026
×
/ pekanbaru
Walikota Pekanbaru Ajak Lestarikan Sungai
| Senin, 5 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin

Dr. H . Firdaus, ST.,MT

Sungai Sail yang dulu asri dan digunakan sumber air masyarakat sekitar, sekarang rusak dan kotor. Kerusakan terjadi saat ini disinyalir oleh ulah oknum penambang pasir ilegal.

Demikian dikatakan Walikota Pekanbaru Firdaus kepada Wartawan. Kata dia, sungai rusak akibat penambangan juga terjadi di luar Kota Pekanbaru. Ia mencontohkan Sungai Kampar Kiri, di Kabupaten Kampar.

Menurutnya, pelaku penambangan liar atau ilegal ini seharusnya dapat dijerat dengan undang-undang lingkungan hidup. Pasalnya, lingkungan sungai yang rusak dapat menjadi bencana bagi pemukiman di sekitarnya, seperti banjir yang terjadi di Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu.

"Penambangan liar ini, kerusakannya besar (bagi sungai). Seperti sungai Sail, Sungai Kampar Kiri, itu airnya keruh seperti susu, karena tambang liar," ujar Walikota, Ahad (4/7).

Ia menyayangkan sampai saat ini belum ada tindakan yang efektif untuk membuat jera para penambang liar tersebut. Menurutnya, para pelaku penambang liar ini selalu 'kucing-kucingan' saat melakukan kegiatan.

"Belasan dan puluhan tahun tak bisa kita tertibkan. Memang tentang lingkungan, dalam penertibannya kita belum efektif walaupun kerusakan yang ditimbulkannya besar," jelasnya.

Ia berharap agar warga lebih banyak memberikan perhatiannya dalam kelestarian sungai. Terutama, menyadari manfaat besar salah satu ekosistem perairan tersebut bagi kehidupan manusia.

"Harus ada perhatian kita bersama, untuk sungai-sungai yang ada di Riau," jelasnya. 

Index
DPRD Pekanbaru Sampaikan Hasil Reses di Rapat Paripurna
Bupati Siak Gandeng SKK Migas dan BPKP, Seleksi Dirut BSP Masuk Babak Akhir
Demi Proses Administrasi Bantuan Sapi Presiden, Peternak Riau Kumpul di Kantor Gubri
Disdik Kota Pekanbaru Vidcon ESD Pertemukan Pelajar, Indonesia, Malaysia dan Thailand
Mandi di Sungai Kampar, Anak 13 Tahun Dilaporkan Hilang Tenggelam
Libur Panjang Tak Pengaruhi Jumlah Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
Ketua TP PKK Pekanbaru dan Siak Gelar Diskusi Bahas Pengelolaan Sampah Tepat Guna
Pemko Pekanbaru Siap Gelar Operasi Pasar Tekan Lonjakan Harga Minyakita
Dorong Ekonomi Berkelanjutan, Pemprov Riau Fokus Kembangkan UMKM Berbasis Syariah
Index
Pemko Pekanbaru akan Membentuk Dinas Perikanan dan Peternakan untuk Menyukseskan Program MBG.
Perkuat Rantai Dingin, Diskan Bengkalis Bina Pelaku Usaha Es Balok untuk Jaga Mutu Udang
Tim Pembina Posyandu Bengkalis Monitoring Dua Posyandu, Tinjau Implementasi 6 SPM
Pemkab Bengkalis Buka Seleksi Calon Komisaris PT. BLJ, Berikut Informasinya
MUI Bukit Batu Bersama PT Pertamina Patra Niaga RU II Sungai Pakning Sukses Gelar Bimtek Qurban Sesu
Festival Bakso Berbagi Kebahagiaan Bersama 1.000 Anak Panti Kota Pekanbaru
Gelar Program DSS, Diskominfotik Bengkalis Ajak Siswa SD Negeri 1 Jadi Generasi Cerdas Digital
Disdukcapil Bengkalis kembali Jemput Bola Perekaman KTP-el di SMAN 3 Bengkalis
Pekanbaru Melaju Cepat: Dari Program Prioritas hingga Dampak Nyata bagi Warga
Satu Tahun Kepemimpinan Agung dan Markarius, Fiskal Naik Singnifikan
pemerintahan
Dorong Ekonomi Berkelanjutan, Pemprov Riau Fokus Kembangkan UMKM Berbasis Syariah
Pemko Pekanbaru akan Membentuk Dinas Perikanan dan Peternakan untuk Menyukseskan Program MBG.
Satu Tahun Kepemimpinan Agung dan Markarius, Fiskal Naik Singnifikan
Menteri LHK Hanif Dorong Pengakhiran Open Dumping, Pekanbaru Siapkan Teknologi Methane Capture
daerah
Bupati Siak Gandeng SKK Migas dan BPKP, Seleksi Dirut BSP Masuk Babak Akhir
Mandi di Sungai Kampar, Anak 13 Tahun Dilaporkan Hilang Tenggelam
Libur Panjang Tak Pengaruhi Jumlah Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru
Ketua TP PKK Pekanbaru dan Siak Gelar Diskusi Bahas Pengelolaan Sampah Tepat Guna
Politik
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pekanbaru

Walikota Pekanbaru Ajak Lestarikan Sungai
Senin, 5 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin
Dr. H . Firdaus, ST.,MT
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Sungai Sail yang dulu asri dan digunakan sumber air masyarakat sekitar, sekarang rusak dan kotor. Kerusakan terjadi saat ini disinyalir oleh ulah oknum penambang pasir ilegal.

Demikian dikatakan Walikota Pekanbaru Firdaus kepada Wartawan. Kata dia, sungai rusak akibat penambangan juga terjadi di luar Kota Pekanbaru. Ia mencontohkan Sungai Kampar Kiri, di Kabupaten Kampar.

Menurutnya, pelaku penambangan liar atau ilegal ini seharusnya dapat dijerat dengan undang-undang lingkungan hidup. Pasalnya, lingkungan sungai yang rusak dapat menjadi bencana bagi pemukiman di sekitarnya, seperti banjir yang terjadi di Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu.

"Penambangan liar ini, kerusakannya besar (bagi sungai). Seperti sungai Sail, Sungai Kampar Kiri, itu airnya keruh seperti susu, karena tambang liar," ujar Walikota, Ahad (4/7).

Ia menyayangkan sampai saat ini belum ada tindakan yang efektif untuk membuat jera para penambang liar tersebut. Menurutnya, para pelaku penambang liar ini selalu 'kucing-kucingan' saat melakukan kegiatan.

"Belasan dan puluhan tahun tak bisa kita tertibkan. Memang tentang lingkungan, dalam penertibannya kita belum efektif walaupun kerusakan yang ditimbulkannya besar," jelasnya.

Ia berharap agar warga lebih banyak memberikan perhatiannya dalam kelestarian sungai. Terutama, menyadari manfaat besar salah satu ekosistem perairan tersebut bagi kehidupan manusia.

"Harus ada perhatian kita bersama, untuk sungai-sungai yang ada di Riau," jelasnya.