'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ pemerintahan
Rakor Bersama Gubenur, Wabup Husni Sampaikan Beberapa Usulan Pembangunan
| Jumat, 18 April 2025
Editor : | Penulis :

Siak -Wakil Bupati Siak, Husni Merza, menyampaikan sejumlah usulan strategis dalam Rapat Koordinasi Perencanaan Pembangunan Provinsi Riau Tahun 2025 yang dipimpin langsung oleh Gubernur Abdul Wahid di Kantor Gubernur Riau, Dalam forum bersama para kepala daerah se-Riau ini, Wabup Husni menekankan pentingnya dukungan Pemerintah Provinsi terhadap percepatan pembangunan di Kabupaten Siak, khususnya pada sektor infrastruktur dan pengembangan kawasan industri.Kamis (17/4/2025). 

Salah satu poin penting yang disampaikan Husni adalah mengenai Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB). Ia menyebutkan, KITB memiliki potensi besar dalam membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, kawasan tersebut masih menghadapi berbagai keterbatasan infrastruktur yang memerlukan perhatian serius dari Pemprov.Seperti penambahan pembangunan dermaga, sarana dan prasarana penghubung seperti jalan, kelistrikan dan air bersih, beberapa kawasan hutan yang akan di pinjam pakai,       ” ujar Wabup Husni di Ruang Rapat Melati, Kantor Gubernur Provinsi Riau, Kota Pekanbaru.

Tak hanya soal industri, Wabup Husni juga menyuarakan kebutuhan mendesak lainnya. Ia meminta pemeliharaan dan perbaikan jalan nasional serta jalan provinsi di wilayah Siak, terutama jalan menuju  Perkembangan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) yang rusak akibat banjir, seperti di kawasan simpang obor. Menurutnya, kerusakan jalan yang dibiarkan berlarut bisa berdampak buruk pada mobilitas masyarakat dan logistik.

"Kami mendorong agar ruas-ruas jalan provinsi yang rusak parah segera mendapat perbaikan. Ini menyangkut keselamatan dan efisiensi transportasi warga," ujarnya.

Selain jalan, kondisi infrastruktur jembatan juga menjadi perhatian. Husni menyampaikan keprihatinannya terhadap Jembatan Teluk Masjid di Kecamatan Sungai Apit yang pagar-pagarnya sudah banyak bolong, serta perlunya pengawasan intensif terhadap Jembatan Perawang yang kerap dilalui kendaraan logistik bermuatan berat.

"Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan menimbulkan risiko serius. Jembatan adalah urat nadi penghubung. Kami minta ini menjadi prioritas provinsi," ungkapnya.

Di sektor pertanian, Wabup Siak turut mengajukan permohonan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan), pupuk, dan modal usaha bagi petani. Ia menekankan peran vital Siak sebagai lumbung padi di Riau, yang masih memerlukan dukungan untuk meningkatkan produktivitas.

"Kami butuh tambahan Alsintan agar produksi padi semakin meningkat dan petani lebih sejahtera," imbuhnya.

Menanggapi berbagai usulan itu, Gubernur Abdul Wahid menyambut baik aspirasi daerah dan menekankan pentingnya sinergi antarwilayah dalam merumuskan perencanaan pembangunan yang tidak tumpang tindih dan berkelanjutan.

"Apa pun usulan kabupaten/kota, itu adalah usulan kita bersama. Kita akan bantu sesuai kebutuhan dan proporsinya. Tidak ada anak tiri dan anak kandung dalam pembangunan ini," ujar Gubri dengan penuh komitmen.

Rapat koordinasi ini menjadi ruang strategis dalam menjembatani kebutuhan daerah dengan kebijakan provinsi dan pusat, memastikan pembangunan berjalan merata dan berdampak langsung bagi masyarakat.(Infotoria)

 

 

 

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pemerintahan

Rakor Bersama Gubenur, Wabup Husni Sampaikan Beberapa Usulan Pembangunan
Jumat, 18 April 2025
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Siak -Wakil Bupati Siak, Husni Merza, menyampaikan sejumlah usulan strategis dalam Rapat Koordinasi Perencanaan Pembangunan Provinsi Riau Tahun 2025 yang dipimpin langsung oleh Gubernur Abdul Wahid di Kantor Gubernur Riau, Dalam forum bersama para kepala daerah se-Riau ini, Wabup Husni menekankan pentingnya dukungan Pemerintah Provinsi terhadap percepatan pembangunan di Kabupaten Siak, khususnya pada sektor infrastruktur dan pengembangan kawasan industri.Kamis (17/4/2025). 

Salah satu poin penting yang disampaikan Husni adalah mengenai Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB). Ia menyebutkan, KITB memiliki potensi besar dalam membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, kawasan tersebut masih menghadapi berbagai keterbatasan infrastruktur yang memerlukan perhatian serius dari Pemprov.Seperti penambahan pembangunan dermaga, sarana dan prasarana penghubung seperti jalan, kelistrikan dan air bersih, beberapa kawasan hutan yang akan di pinjam pakai,       ” ujar Wabup Husni di Ruang Rapat Melati, Kantor Gubernur Provinsi Riau, Kota Pekanbaru.

Tak hanya soal industri, Wabup Husni juga menyuarakan kebutuhan mendesak lainnya. Ia meminta pemeliharaan dan perbaikan jalan nasional serta jalan provinsi di wilayah Siak, terutama jalan menuju  Perkembangan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) yang rusak akibat banjir, seperti di kawasan simpang obor. Menurutnya, kerusakan jalan yang dibiarkan berlarut bisa berdampak buruk pada mobilitas masyarakat dan logistik.

"Kami mendorong agar ruas-ruas jalan provinsi yang rusak parah segera mendapat perbaikan. Ini menyangkut keselamatan dan efisiensi transportasi warga," ujarnya.

Selain jalan, kondisi infrastruktur jembatan juga menjadi perhatian. Husni menyampaikan keprihatinannya terhadap Jembatan Teluk Masjid di Kecamatan Sungai Apit yang pagar-pagarnya sudah banyak bolong, serta perlunya pengawasan intensif terhadap Jembatan Perawang yang kerap dilalui kendaraan logistik bermuatan berat.

"Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan menimbulkan risiko serius. Jembatan adalah urat nadi penghubung. Kami minta ini menjadi prioritas provinsi," ungkapnya.

Di sektor pertanian, Wabup Siak turut mengajukan permohonan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan), pupuk, dan modal usaha bagi petani. Ia menekankan peran vital Siak sebagai lumbung padi di Riau, yang masih memerlukan dukungan untuk meningkatkan produktivitas.

"Kami butuh tambahan Alsintan agar produksi padi semakin meningkat dan petani lebih sejahtera," imbuhnya.

Menanggapi berbagai usulan itu, Gubernur Abdul Wahid menyambut baik aspirasi daerah dan menekankan pentingnya sinergi antarwilayah dalam merumuskan perencanaan pembangunan yang tidak tumpang tindih dan berkelanjutan.

"Apa pun usulan kabupaten/kota, itu adalah usulan kita bersama. Kita akan bantu sesuai kebutuhan dan proporsinya. Tidak ada anak tiri dan anak kandung dalam pembangunan ini," ujar Gubri dengan penuh komitmen.

Rapat koordinasi ini menjadi ruang strategis dalam menjembatani kebutuhan daerah dengan kebijakan provinsi dan pusat, memastikan pembangunan berjalan merata dan berdampak langsung bagi masyarakat.(Infotoria)