'
19 Sya'ban 1447 H | Sabtu, 7 Februari 2026
×
/ kuansing
Kejar Target Pendapatan Asli Daerah, OPD Kuansing Maksimalkan Potensi Daerah
| Rabu, 13 November 2024
Editor : | Penulis : admin

TELUKKUANTAN - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) untuk lebih gesit dalam merealisasikan pendapatan asli daerah (PAD). Mengingat, saat ini sudah memasuki triwulan akhir dari tahun 2024.

Dorongan ini disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing dr Fahdiansyah, Rabu (13/11/2024) pagi di Telukkuantan. Menurutnya, semua OPD yang mengampu PAD harus bekerja ekstra dalam memaksimalkan potensi yang ada.

"Sekarang sudah memasuki akhir tahun dan kita minta semua OPD pengampu PAD untuk lebih gesit, lebih lincah lagi dan gercep dalam mencapai target," ujar Fahdiansyah.

Dikatakan Fahdiansyah, realisasi PAD pada triwulan ketiga sebesar 48 persen dari target senilai Rp170 miliar. Pemerintah telah melakukan evaluasi dan meminta OPD untuk melakukan inovasi dalam merealisasikannya.

"Dari hasil evaluasi beberapa waktu lalu, beberapa OPD berjalan on the track. Bahkan, sudah ada OPD yang mencapai 100 persen, seperti RSUD Telukkuantan. Kendati demikian, ada juga OPD yang masih minim realisasinya," papar Fahdiansyah.

Menurutnya, potensi PAD Kuansing cukup besar, namun belum bisa terkelola secara maksimal. Mengingat, regulasi yang mengatur PAD baru bisa dilaksanakan pada pertengahan 2024.

Setelah adanya Perda Nomor 1 Tahun 2024, Pemkab Kuansing menyusun peraturan bupati (Perbup) untuk pengelolaan PAD di berbagai sektor.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kuansing Muradi juga mendorong seluruh OPD pengampu PAD untuk memaksimalkan potensi dan waktu yang ada.

"Mari sama-sama kita bekerja ekstra dalam mencapai target PAD yang sudah ditetapkan. Kita optimis, semua OPD bisa mencapainya," kata Muradi.

Menurutnya, OPD terkait perlu melakukan inovasi dalam meningkatkan PAD. Ia mencotohkan objek wisata Air Terjun Guruh Gemurai di Lubukjambi. Objek ini menjadi andalan Pemkab Kuansing, jika dikelola dengan baik tentu mendatangkan PAD secara maksimal.

"Setiap akhir pekan, bisa saja dinas menghadirkan hiburan di sana, sehingga orang ramai datang. Ketika orang ramai datang, tentu karcis banyak terjual," kata Muradi.

Pengelolaan objek wisata juga bisa dilakukan dengan menggandeng pihak ketiga.

"Misalnya hiburan ini dihadirkan oleh pihak ketiga, itu juga bisa. Sehingga, objek wisata kita selalu ramai," kata Muradi.

Untuk Bapenda sendiri, lanjut Muradi, pihaknya terus berupaya merealisasikan target. Seperti pada sektor PBB P2, Bapenda Kuansing mengupayakan tagihan ke wajib pajak.

"Kita juga berharap, para wajib pajak memiliki kesadaran untuk membayar kewajibannya. Pajak ini digunakan untuk pembangunan daerah," kata Muradi.

Pemerintah Kabupaten Kuansing melalui Bapenda menggandeng Kejari Kuansing dalam telah mensosialisasikan Perda Nomor 1 Tahun 2024 kepada masyarakat. Bapenda mendatangi satu per satu kecamatan yang ada di Kuansing untuk sosialisasi aturan tentang pajak dan retribusi daerah terbaru tersebut.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
kuansing

Kejar Target Pendapatan Asli Daerah, OPD Kuansing Maksimalkan Potensi Daerah
Rabu, 13 November 2024
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

TELUKKUANTAN - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) untuk lebih gesit dalam merealisasikan pendapatan asli daerah (PAD). Mengingat, saat ini sudah memasuki triwulan akhir dari tahun 2024.

Dorongan ini disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing dr Fahdiansyah, Rabu (13/11/2024) pagi di Telukkuantan. Menurutnya, semua OPD yang mengampu PAD harus bekerja ekstra dalam memaksimalkan potensi yang ada.

"Sekarang sudah memasuki akhir tahun dan kita minta semua OPD pengampu PAD untuk lebih gesit, lebih lincah lagi dan gercep dalam mencapai target," ujar Fahdiansyah.

Dikatakan Fahdiansyah, realisasi PAD pada triwulan ketiga sebesar 48 persen dari target senilai Rp170 miliar. Pemerintah telah melakukan evaluasi dan meminta OPD untuk melakukan inovasi dalam merealisasikannya.

"Dari hasil evaluasi beberapa waktu lalu, beberapa OPD berjalan on the track. Bahkan, sudah ada OPD yang mencapai 100 persen, seperti RSUD Telukkuantan. Kendati demikian, ada juga OPD yang masih minim realisasinya," papar Fahdiansyah.

Menurutnya, potensi PAD Kuansing cukup besar, namun belum bisa terkelola secara maksimal. Mengingat, regulasi yang mengatur PAD baru bisa dilaksanakan pada pertengahan 2024.

Setelah adanya Perda Nomor 1 Tahun 2024, Pemkab Kuansing menyusun peraturan bupati (Perbup) untuk pengelolaan PAD di berbagai sektor.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kuansing Muradi juga mendorong seluruh OPD pengampu PAD untuk memaksimalkan potensi dan waktu yang ada.

"Mari sama-sama kita bekerja ekstra dalam mencapai target PAD yang sudah ditetapkan. Kita optimis, semua OPD bisa mencapainya," kata Muradi.

Menurutnya, OPD terkait perlu melakukan inovasi dalam meningkatkan PAD. Ia mencotohkan objek wisata Air Terjun Guruh Gemurai di Lubukjambi. Objek ini menjadi andalan Pemkab Kuansing, jika dikelola dengan baik tentu mendatangkan PAD secara maksimal.

"Setiap akhir pekan, bisa saja dinas menghadirkan hiburan di sana, sehingga orang ramai datang. Ketika orang ramai datang, tentu karcis banyak terjual," kata Muradi.

Pengelolaan objek wisata juga bisa dilakukan dengan menggandeng pihak ketiga.

"Misalnya hiburan ini dihadirkan oleh pihak ketiga, itu juga bisa. Sehingga, objek wisata kita selalu ramai," kata Muradi.

Untuk Bapenda sendiri, lanjut Muradi, pihaknya terus berupaya merealisasikan target. Seperti pada sektor PBB P2, Bapenda Kuansing mengupayakan tagihan ke wajib pajak.

"Kita juga berharap, para wajib pajak memiliki kesadaran untuk membayar kewajibannya. Pajak ini digunakan untuk pembangunan daerah," kata Muradi.

Pemerintah Kabupaten Kuansing melalui Bapenda menggandeng Kejari Kuansing dalam telah mensosialisasikan Perda Nomor 1 Tahun 2024 kepada masyarakat. Bapenda mendatangi satu per satu kecamatan yang ada di Kuansing untuk sosialisasi aturan tentang pajak dan retribusi daerah terbaru tersebut.