'
19 Sya'ban 1447 H | Sabtu, 7 Februari 2026
×
/ pelalawan
Gubri Edy Nasution Datangi Lokasi Banjir di Jalintim Pelalawan
| Senin, 15 Januari 2024
Editor : | Penulis : admin

PELALAWAN - Banjir masih menggenangi Jalan Lintas Timur (Jalintim), kilometer 75-76, tepatnya berada di Desa Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau. Menyikapi kondisi ini, Gubernur Riau (Gubri) Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution, tanpa ragu langsung meninjau kondisi banjir di lokasi tersebut, pada Ahad (14/1/2024).

Orang nomor satu di Bumi Lancang Kuning datang ke lokasi banjir bersama Bupati Pelalawan. Ia turun dan melihat langsung kondisi banjir sembari berdiskusi dengan sejumlah warga dan pengendara yang terdampak banjir.

Gubernur Edy Nasution menjelaskan, berdasarkan informasi yang ia terima, bahwa banjir yang terjadi bukan siklus 5 tahun, tapi 20 tahun. Namun, kondisi saat ini termasuk cukup ekstrem.

"Kita pun perihatin, saat ini ada status beberapa daerah kabupaten yang meningkatkan statusnya, menjadi tanggap darurat," kata Edy Nasution saat diwawancarai di lokasi banjir.

Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat mulai 22 Desember 2023 lalu, sampai 31 Januari 2024 atau selama 40 hari. Meskipun demikian Gubri Edy mengaku akan selalu memantau situasi dan kondisi banjir. 

Lanjutnya, berdasarkan Informasi dari BMKG situasi seperti ini (banjir) akan terjadi sampai akhir Januari 2024. Maka dari itu, Gubri Edy Nasution mengajak seluruh elemen untuk bergerak bersama-sama.

"Situasi ini tidak bisa kita duga, sebab di beberapa daerah juga terjadi hal yang sama. Kita dari provinsi telah memberikan bantuan-bantuan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak," ujarnya.

Ia berharap kepada masyarakat yang terdampak banjir untuk tetap bersabar dengan kondisi yang terjadi. Karena Pemprov Riau dan Pemkab Pelalawan akan berupaya keras manenangani situasi banjir.

Di lokasi yang sama, Bupati Pelalawan Zukri Misran menyampaikan, bahwa dari 4.600 KK yang terdampak. Ia jelaskan, ada sekitar 80 persen warga yang masih mengungsi. Kondisi ini, lantaran air sudah memasuki rumah.

"Posisi yang kita tinjau bersama pak Gubernur ini di kilometer 75 sedangkan di titik rawannya atau paling dalam ada di KM 83," pungkasnya. 

Sementara, Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Akira Ceria mengatakan, ketinggian air hari ini mencapai sekitar 100 sentimeter hingga 110 sentimeter.  "Air mulai surut dari sebelumnya setinggi 150 sentimeter hingga 160 sentimeter. Hari ini ketinggian air turun menjadi 110 sentimeter hingga 100 meter," jelasnya. 

Di lokasi yang sama, Bupati Pelalawan Zukri Misran menyampaikan, bahwa dari 4.600 KK yang terdampak. Ia jelaskan, ada sekitar 80 persen warga yang masih mengungsi. Kondisi ini, lantaran air sudah memasuki rumah.

"Posisi yang kita tinjau bersama pak Gubernur ini di kilometer 75 sedangkan di titik rawannya atau paling dalam ada di KM 83," pungkasnya. 

Sementara, Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Akira Ceria mengatakan, ketinggian air hari ini mencapai sekitar 100 sentimeter hingga 110 sentimeter.  "Air mulai surut dari sebelumnya setinggi 150 sentimeter hingga 160 sentimeter. Hari ini ketinggian air turun menjadi 110 sentimeter hingga 100 meter," jelasnya. 

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pelalawan

Gubri Edy Nasution Datangi Lokasi Banjir di Jalintim Pelalawan
Senin, 15 Januari 2024
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

PELALAWAN - Banjir masih menggenangi Jalan Lintas Timur (Jalintim), kilometer 75-76, tepatnya berada di Desa Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau. Menyikapi kondisi ini, Gubernur Riau (Gubri) Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution, tanpa ragu langsung meninjau kondisi banjir di lokasi tersebut, pada Ahad (14/1/2024).

Orang nomor satu di Bumi Lancang Kuning datang ke lokasi banjir bersama Bupati Pelalawan. Ia turun dan melihat langsung kondisi banjir sembari berdiskusi dengan sejumlah warga dan pengendara yang terdampak banjir.

Gubernur Edy Nasution menjelaskan, berdasarkan informasi yang ia terima, bahwa banjir yang terjadi bukan siklus 5 tahun, tapi 20 tahun. Namun, kondisi saat ini termasuk cukup ekstrem.

"Kita pun perihatin, saat ini ada status beberapa daerah kabupaten yang meningkatkan statusnya, menjadi tanggap darurat," kata Edy Nasution saat diwawancarai di lokasi banjir.

Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat mulai 22 Desember 2023 lalu, sampai 31 Januari 2024 atau selama 40 hari. Meskipun demikian Gubri Edy mengaku akan selalu memantau situasi dan kondisi banjir. 

Lanjutnya, berdasarkan Informasi dari BMKG situasi seperti ini (banjir) akan terjadi sampai akhir Januari 2024. Maka dari itu, Gubri Edy Nasution mengajak seluruh elemen untuk bergerak bersama-sama.

"Situasi ini tidak bisa kita duga, sebab di beberapa daerah juga terjadi hal yang sama. Kita dari provinsi telah memberikan bantuan-bantuan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak," ujarnya.

Ia berharap kepada masyarakat yang terdampak banjir untuk tetap bersabar dengan kondisi yang terjadi. Karena Pemprov Riau dan Pemkab Pelalawan akan berupaya keras manenangani situasi banjir.

Di lokasi yang sama, Bupati Pelalawan Zukri Misran menyampaikan, bahwa dari 4.600 KK yang terdampak. Ia jelaskan, ada sekitar 80 persen warga yang masih mengungsi. Kondisi ini, lantaran air sudah memasuki rumah.

"Posisi yang kita tinjau bersama pak Gubernur ini di kilometer 75 sedangkan di titik rawannya atau paling dalam ada di KM 83," pungkasnya. 

Sementara, Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Akira Ceria mengatakan, ketinggian air hari ini mencapai sekitar 100 sentimeter hingga 110 sentimeter.  "Air mulai surut dari sebelumnya setinggi 150 sentimeter hingga 160 sentimeter. Hari ini ketinggian air turun menjadi 110 sentimeter hingga 100 meter," jelasnya. 

Di lokasi yang sama, Bupati Pelalawan Zukri Misran menyampaikan, bahwa dari 4.600 KK yang terdampak. Ia jelaskan, ada sekitar 80 persen warga yang masih mengungsi. Kondisi ini, lantaran air sudah memasuki rumah.

"Posisi yang kita tinjau bersama pak Gubernur ini di kilometer 75 sedangkan di titik rawannya atau paling dalam ada di KM 83," pungkasnya. 

Sementara, Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Akira Ceria mengatakan, ketinggian air hari ini mencapai sekitar 100 sentimeter hingga 110 sentimeter.  "Air mulai surut dari sebelumnya setinggi 150 sentimeter hingga 160 sentimeter. Hari ini ketinggian air turun menjadi 110 sentimeter hingga 100 meter," jelasnya.