'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ kuansing
Cegah Kasus Perundungan, Polres Kuansing Gelar Sosialisasi Anti Perundungan di SMK N 1 Teluk Kuantan
| Kamis, 9 November 2023
Editor : | Penulis : 1admin

Cegah Kasus Perundungan, Polres Kuansing Gelar Sosialisasi Anti Perundungan di SMK N 1 Teluk Kuantan

TELUKKUANTAN,- Dalam rangka memberikan pendidikan karakter dan menanamkan prinsip toleransi pada murid-murid sebagai bagian dari edukasi anti perundungan, Polres Kuansing gelar kegiatan sosialisasi anti perundungan terhadap perwakilan guru dan siswa di SMK N 1 Teluk Kuantan pada Kamis (09/11/2023) Pukul 08.00 WIB.

Kegiatan sosialisasi dipimpin oleh Kasat  Binmas Polres Kuansing AKP H. Yuhelmi, Serta dihadiri oleh Kepala Sekolah SMK N 1 Teluk Kuantan BPK Hurdiman, S.Pd, Wakil kepala kesiswaan SMK N 1 Teluk Kuantan, Kanit Binkamsa Aiptu Aprial Pindes, Kanit PPA  Aipda Edu Lesmon Hutagaol, Anggota PPA Brigadir Arimbi, Guru BK SMK N 1 Teluk Kuantan, Perwakilan guru SMK N 1 Teluk Kuantan dan Para Siswa SMK N 1 Teluk Kuantan.

Sambutan kepala sekolah SMK N 1 Teluk Kuantan BPK Hurdiman, S.pd, mengucapkan “Terimakasih atas kesediaan pihak kepolisian untuk dapat memberikan pencerahan di sekolah ini dalam pemahaman Anti Perundungan ( bullying) pada hari ini, Semoga dgn adanya kegiatan ini kita semakin paham akan bahayanya bullying dan sekolah kita terhindar dari perbuatan tersebut”.

Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito, S.I.K.,M.H, melalui Kasat  Binmas Polres Kuansing AKP H. Yuhelmi menyampaikan ”Kami mengapresiasi kegiatan ini yang di lakukan oleh SMK N 1 Teluk Kuantan sehingga perkara yang sering terjadi di sekolah seperti bullying ini bisa kita hilangkan, Mari kita sama sama ciptakan lingkungan sekolah yg nyaman untuk menuntut ilmu, baik guru maupun dari siswanya,Polres Kuansing siap memberikan pelayanan kepada masyarakat termasuk di sekolah dan jangan segan segan untuk melaporkan kalau memang ada tindak pidana yg terjadi di sekeliling kita,” ujar AKP Yuhelmi.

Kemudian penyampaian dari Kanit PPA Aipda Edu Lesmon Hutagaol menyampaikan “Perkara Perundungan ini di ancam oleh undang undang,oleh karna itu jangan sampai kita berurusan dengan hukum, Setiap guru dan siswa mempunyai hak yang sama di mata hukum,” 

“Dalam kontek guru sebagai pendidik dan mengajar guru juga di beri perlindungan hukum dalam pelaksaan tugasnya, sehingga guru bisa memberikan sangsi yg wajar kepada siswa yg melanggar aturan sekolah, Jika ada permasalahan yang terjadi di sekolah sebaiknya di selesaikan di tingkat sekolah dengan mediasi orang ketiga,sebelum membawanya kerana hukum, berikan edukasi yg baik kepada siswa jangan sampai kita bertindak ternyata tindakan kita sudah termasuk kepada perkara yang dilarang seperti bullying”. 

“Adapun tujuannya dilaksanakan kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan bagi adik adik tentang anti Bullying/Perundungan, jenis perundungan, mengenali korban perundungan dan cara mengatasi perundungan, karena para pelajar rentan menjadi pelaku atau korban bullying hingga penganiayaan. Diharapkan dengan dilaksanakan sosialisasi tersebut tidak ada Bullying/perundungan lagi kepada pelajar,” jelas AKP Yuhelmi.

“Kami berharap, jangan menjadikan teman untuk di bullying yang nantinya akan berakhir dengan kekerasan sehingga berujung keranah hukum, ini butuh peran orang tua dan guru, terutama guru di lingkungan sekolah”, katanya.

Kepada Siswa-siswi, agar rajin belajar, jangan mencari musuh tapi perbanyaklah teman. Apabila terjadi masalah tidak pakai emosi, semua permasalahan ada jalan keluarnya, jangan merusak masa depan kalian karena kelak kalian sebagai penerus bangsa”, tutup AKP Yuhelmi mengakhiri keterangannya.

 

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
kuansing

Cegah Kasus Perundungan, Polres Kuansing Gelar Sosialisasi Anti Perundungan di SMK N 1 Teluk Kuantan
Kamis, 9 November 2023
Editor : | Penulis : 1admin
Cegah Kasus Perundungan, Polres Kuansing Gelar Sosialisasi Anti Perundungan di SMK N 1 Teluk Kuantan
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

TELUKKUANTAN,- Dalam rangka memberikan pendidikan karakter dan menanamkan prinsip toleransi pada murid-murid sebagai bagian dari edukasi anti perundungan, Polres Kuansing gelar kegiatan sosialisasi anti perundungan terhadap perwakilan guru dan siswa di SMK N 1 Teluk Kuantan pada Kamis (09/11/2023) Pukul 08.00 WIB.

Kegiatan sosialisasi dipimpin oleh Kasat  Binmas Polres Kuansing AKP H. Yuhelmi, Serta dihadiri oleh Kepala Sekolah SMK N 1 Teluk Kuantan BPK Hurdiman, S.Pd, Wakil kepala kesiswaan SMK N 1 Teluk Kuantan, Kanit Binkamsa Aiptu Aprial Pindes, Kanit PPA  Aipda Edu Lesmon Hutagaol, Anggota PPA Brigadir Arimbi, Guru BK SMK N 1 Teluk Kuantan, Perwakilan guru SMK N 1 Teluk Kuantan dan Para Siswa SMK N 1 Teluk Kuantan.

Sambutan kepala sekolah SMK N 1 Teluk Kuantan BPK Hurdiman, S.pd, mengucapkan “Terimakasih atas kesediaan pihak kepolisian untuk dapat memberikan pencerahan di sekolah ini dalam pemahaman Anti Perundungan ( bullying) pada hari ini, Semoga dgn adanya kegiatan ini kita semakin paham akan bahayanya bullying dan sekolah kita terhindar dari perbuatan tersebut”.

Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito, S.I.K.,M.H, melalui Kasat  Binmas Polres Kuansing AKP H. Yuhelmi menyampaikan ”Kami mengapresiasi kegiatan ini yang di lakukan oleh SMK N 1 Teluk Kuantan sehingga perkara yang sering terjadi di sekolah seperti bullying ini bisa kita hilangkan, Mari kita sama sama ciptakan lingkungan sekolah yg nyaman untuk menuntut ilmu, baik guru maupun dari siswanya,Polres Kuansing siap memberikan pelayanan kepada masyarakat termasuk di sekolah dan jangan segan segan untuk melaporkan kalau memang ada tindak pidana yg terjadi di sekeliling kita,” ujar AKP Yuhelmi.

Kemudian penyampaian dari Kanit PPA Aipda Edu Lesmon Hutagaol menyampaikan “Perkara Perundungan ini di ancam oleh undang undang,oleh karna itu jangan sampai kita berurusan dengan hukum, Setiap guru dan siswa mempunyai hak yang sama di mata hukum,” 

“Dalam kontek guru sebagai pendidik dan mengajar guru juga di beri perlindungan hukum dalam pelaksaan tugasnya, sehingga guru bisa memberikan sangsi yg wajar kepada siswa yg melanggar aturan sekolah, Jika ada permasalahan yang terjadi di sekolah sebaiknya di selesaikan di tingkat sekolah dengan mediasi orang ketiga,sebelum membawanya kerana hukum, berikan edukasi yg baik kepada siswa jangan sampai kita bertindak ternyata tindakan kita sudah termasuk kepada perkara yang dilarang seperti bullying”. 

“Adapun tujuannya dilaksanakan kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan bagi adik adik tentang anti Bullying/Perundungan, jenis perundungan, mengenali korban perundungan dan cara mengatasi perundungan, karena para pelajar rentan menjadi pelaku atau korban bullying hingga penganiayaan. Diharapkan dengan dilaksanakan sosialisasi tersebut tidak ada Bullying/perundungan lagi kepada pelajar,” jelas AKP Yuhelmi.

“Kami berharap, jangan menjadikan teman untuk di bullying yang nantinya akan berakhir dengan kekerasan sehingga berujung keranah hukum, ini butuh peran orang tua dan guru, terutama guru di lingkungan sekolah”, katanya.

Kepada Siswa-siswi, agar rajin belajar, jangan mencari musuh tapi perbanyaklah teman. Apabila terjadi masalah tidak pakai emosi, semua permasalahan ada jalan keluarnya, jangan merusak masa depan kalian karena kelak kalian sebagai penerus bangsa”, tutup AKP Yuhelmi mengakhiri keterangannya.