'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ siak
BOB Sebagai Operator Antara PT BSP dan Pertamina
| Jumat, 9 September 2022
Editor : | Penulis : admin

 


Siak - Perkembangan migas di Provinsi Riau catatkan sejarah baru. Tercatat pada 9 Agustus 2002, PT Caltex Pacific Indonesia (CPI) menyerahkan WK CPP kepada Pemerintah.

Selanjutnya, Pemerintah menyerahkan pengelolaannya kepada PT Bumi Siak Pusako (BSP) dan Pertamina Hulu yang kemudian membentuk Badan
Operasi Bersama (BOB) PT BSP - Pertamina Hulu sebagai operator di Wk CPP.

Ketua DPRD Siak Indra Gunawan mengatakan dalam proses saat itu, Menteri ESDM kemudian menyurati Gubernur Riau melalui Surat Nomor : 2374/30/MEM-M/2001 tanggal 11 September 2001. 

"Dalam surat itu Menteri ESDM meminta Gubernur Riau segera membentuk Tim Terpadu Riau yang mewakili seluruh komponen masyarakat Riau, termasuk Pemkab Siak," jelas Ketua DPRD Siak, Indra Gunawan, Jumat (9/9/2022). 

Disampaikan politisi asal partai Golkar itu, tim yang dibentuk nantinya bertugas untuk melanjutkan perundingan dan segera menghubungi Pertamina untuk merumuskan pola kerjasama yang akan dilakukan dalam pengelolaan WK CPP.
 
"Tim diberi wewenang untuk melakukan dialog dan perundingan dengan pemerintah pusat dan pihak-pihak terkait lainnya," sebut Indra yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Siak.
 
Selanjutnya, kata Indra lebih jauh, pada 29 Desember 2001 ditandatangani Nota kesepakatan (MoU) antara Tim WK CPP Riau dan Tim Pertamina tentang Wilayah Kerja WK CPP. 

Adapun yang menjadi pola kerjasama yang disepakati adalah kerjasama konsorsium manajemen dan Konsorsium Operasi antara PT Bumi Siak Pusako dengan Pertamina Hulu.
 
Lanjut Indra, 4 Juni 2002 akhirnya dibentuk konsorsium yang diberi
nama Badan Operasi Bersama (BOB) PT Bumi Siak Pusako-Pertamina Hulu 

"Dan dalam konsorsium itu BOB yang akan bertindak sebagai operator dalam mengelola WK CPP," ungkapnya.

Konsorsium itu akan dipayungi dengan Joint Management Agreement (UMA) dan Joint Operating Agreement (JOA) sebagai pedoman operasional.

" Jadi untuk persoalan operasional bergeraknya perusahaan konsorsium itu ya dikomandoi oleh GM ( General manager ) sebagai petinggi di BOB," tegas Indra Gunawan.
 
Terhitung sejak tanggal 9 Agustus 2002, PT BSP dan Pertamina Hulu
secara resmi mengambil alih pengelolaan WK CPP dari PT Caltex Pacific Indonesia.

BUMD ini didirikan berdasarkan perda kabupaten Siak nomor 7 tagun 2001 tentang PD Sarana Pembangunan dan akta notaris H Azman Yunus SH nomor 14 tanggal 17 Oktober 2001.

Hingga MoU yang terbangun PT BSP bersama Pertamina Hulu ditunjuk secara resmi mengelola WK CPP terhitung sejak 9 Agustus 2002 hingga 8 Agustus 2022.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
siak

BOB Sebagai Operator Antara PT BSP dan Pertamina
Jumat, 9 September 2022
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

 


Siak - Perkembangan migas di Provinsi Riau catatkan sejarah baru. Tercatat pada 9 Agustus 2002, PT Caltex Pacific Indonesia (CPI) menyerahkan WK CPP kepada Pemerintah.

Selanjutnya, Pemerintah menyerahkan pengelolaannya kepada PT Bumi Siak Pusako (BSP) dan Pertamina Hulu yang kemudian membentuk Badan
Operasi Bersama (BOB) PT BSP - Pertamina Hulu sebagai operator di Wk CPP.

Ketua DPRD Siak Indra Gunawan mengatakan dalam proses saat itu, Menteri ESDM kemudian menyurati Gubernur Riau melalui Surat Nomor : 2374/30/MEM-M/2001 tanggal 11 September 2001. 

"Dalam surat itu Menteri ESDM meminta Gubernur Riau segera membentuk Tim Terpadu Riau yang mewakili seluruh komponen masyarakat Riau, termasuk Pemkab Siak," jelas Ketua DPRD Siak, Indra Gunawan, Jumat (9/9/2022). 

Disampaikan politisi asal partai Golkar itu, tim yang dibentuk nantinya bertugas untuk melanjutkan perundingan dan segera menghubungi Pertamina untuk merumuskan pola kerjasama yang akan dilakukan dalam pengelolaan WK CPP.
 
"Tim diberi wewenang untuk melakukan dialog dan perundingan dengan pemerintah pusat dan pihak-pihak terkait lainnya," sebut Indra yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Siak.
 
Selanjutnya, kata Indra lebih jauh, pada 29 Desember 2001 ditandatangani Nota kesepakatan (MoU) antara Tim WK CPP Riau dan Tim Pertamina tentang Wilayah Kerja WK CPP. 

Adapun yang menjadi pola kerjasama yang disepakati adalah kerjasama konsorsium manajemen dan Konsorsium Operasi antara PT Bumi Siak Pusako dengan Pertamina Hulu.
 
Lanjut Indra, 4 Juni 2002 akhirnya dibentuk konsorsium yang diberi
nama Badan Operasi Bersama (BOB) PT Bumi Siak Pusako-Pertamina Hulu 

"Dan dalam konsorsium itu BOB yang akan bertindak sebagai operator dalam mengelola WK CPP," ungkapnya.

Konsorsium itu akan dipayungi dengan Joint Management Agreement (UMA) dan Joint Operating Agreement (JOA) sebagai pedoman operasional.

" Jadi untuk persoalan operasional bergeraknya perusahaan konsorsium itu ya dikomandoi oleh GM ( General manager ) sebagai petinggi di BOB," tegas Indra Gunawan.
 
Terhitung sejak tanggal 9 Agustus 2002, PT BSP dan Pertamina Hulu
secara resmi mengambil alih pengelolaan WK CPP dari PT Caltex Pacific Indonesia.

BUMD ini didirikan berdasarkan perda kabupaten Siak nomor 7 tagun 2001 tentang PD Sarana Pembangunan dan akta notaris H Azman Yunus SH nomor 14 tanggal 17 Oktober 2001.

Hingga MoU yang terbangun PT BSP bersama Pertamina Hulu ditunjuk secara resmi mengelola WK CPP terhitung sejak 9 Agustus 2002 hingga 8 Agustus 2022.