'
21 Sya'ban 1447 H | Senin, 9 Februari 2026
×
/ pekanbaru
45 Anggota DPRD Pekanbaru Kembalikan Dana Reses Rp 3 Miliar
| Jumat, 25 Februari 2022
Editor : | Penulis : admin

 

Sebanyak 45 anggota DPRD Kota Pekanbaru, Riau, mengembalikan dana kelebihan bayar kegiatan reses sebesar Rp 3 miliar. Dana kelebihan bayar itu terjadi pada 2020.
Kepala Kejaksaan Negeri Pekanbaru Teguh Widodo mengatakan dana miliaran rupiah itu merupakan penyerahan dari 45 anggota DPRD Pekanbaru. Uang itu diserahkan setelah penyidik pidana khusus melakukan penyelidikan.

"Ini adalah penyerahan uang Rp 3 miliar yang berasal dari hasil penyelidikan bidang khusus terhadap anggaran kegiatan 2020 lalu di DPRD Kota Pekanbaru," kata Teguh di Kajari Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (24/2/2022).

Teguh mengatakan pihaknya mencatat kerugian negara atas kelebihan bayar setelah koordinasi dengan Inspektorat. Inspektorat menilai ada kelebihan bayar pada kegiatan reses tahun 2020 di DPRD Pekanbaru.

"Hasil yang diperoleh dari Inspektorat terhadap audit di tahap penyidikan dari dana reses diperoleh ada kelebihan terhadap anggaran tersebut sebesar Rp 3 miliar. Saat ini kita saksikan bersama," ucapnya.

Dari dana itu, Teguh memastikan seluruh wakil rakyat, mulai ketua hingga anggota turut menerima. Namun, setelah setahun tak dilaporkan, penyidik menerima laporan dan melakukan pengusutan.

"Dana ini akan kami serahkan ke kas daerah untuk dipergunakan dan menunjang roda pembangunan Kota Pekanbaru. Karena itu, hadir di sini Pak Sekda agar sama-sama menyaksikan. Inilah hasil kinerja Kejaksaan Negeri Pekanbaru yang akan dikembalikan ke kas daerah," ujar Teguh.

Setelah pengembalian kelebihan bayar, kasus yang diusut Korps Adhiyaksa itu resmi dihentikan.

Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Pekanbaru Agung Irawan mengatakan, selain 45 anggota DPRD, ada puluhan orang lain yang diperiksa saat penyidikan. Mereka adalah PNS di Sekretariat Dewan hingga pihak swasta.

"Penyelidikan kita mulai sejak November lalu, ada sekitar 90 orang diperiksa sejak kita usut. Termasuk 45 anggota DPRD di Pekanbaru, mulai ketua sampai anggota semua ada kelebihan bayar dan diperiksa," kata Agung.

Agung menilai hasil penyidikan yang juga dipimpin ketua tim, Kicky Arityanto, mencatat dana kelebihan bayar tertinggi mencapai Rp 123 juta. Setelah ditotalkan, kerugian mencapai Rp 3 miliar lebih usai dikumpulkan.

"Ada yang sampai Rp 123 juta. Semua sudah dikembalikan dan kita serahkan lagi ke kas Pemko Pekanbaru," imbuh Agung.


 

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pekanbaru

45 Anggota DPRD Pekanbaru Kembalikan Dana Reses Rp 3 Miliar
Jumat, 25 Februari 2022
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

 

Sebanyak 45 anggota DPRD Kota Pekanbaru, Riau, mengembalikan dana kelebihan bayar kegiatan reses sebesar Rp 3 miliar. Dana kelebihan bayar itu terjadi pada 2020.
Kepala Kejaksaan Negeri Pekanbaru Teguh Widodo mengatakan dana miliaran rupiah itu merupakan penyerahan dari 45 anggota DPRD Pekanbaru. Uang itu diserahkan setelah penyidik pidana khusus melakukan penyelidikan.

"Ini adalah penyerahan uang Rp 3 miliar yang berasal dari hasil penyelidikan bidang khusus terhadap anggaran kegiatan 2020 lalu di DPRD Kota Pekanbaru," kata Teguh di Kajari Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (24/2/2022).

Teguh mengatakan pihaknya mencatat kerugian negara atas kelebihan bayar setelah koordinasi dengan Inspektorat. Inspektorat menilai ada kelebihan bayar pada kegiatan reses tahun 2020 di DPRD Pekanbaru.

"Hasil yang diperoleh dari Inspektorat terhadap audit di tahap penyidikan dari dana reses diperoleh ada kelebihan terhadap anggaran tersebut sebesar Rp 3 miliar. Saat ini kita saksikan bersama," ucapnya.

Dari dana itu, Teguh memastikan seluruh wakil rakyat, mulai ketua hingga anggota turut menerima. Namun, setelah setahun tak dilaporkan, penyidik menerima laporan dan melakukan pengusutan.

"Dana ini akan kami serahkan ke kas daerah untuk dipergunakan dan menunjang roda pembangunan Kota Pekanbaru. Karena itu, hadir di sini Pak Sekda agar sama-sama menyaksikan. Inilah hasil kinerja Kejaksaan Negeri Pekanbaru yang akan dikembalikan ke kas daerah," ujar Teguh.

Setelah pengembalian kelebihan bayar, kasus yang diusut Korps Adhiyaksa itu resmi dihentikan.

Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Pekanbaru Agung Irawan mengatakan, selain 45 anggota DPRD, ada puluhan orang lain yang diperiksa saat penyidikan. Mereka adalah PNS di Sekretariat Dewan hingga pihak swasta.

"Penyelidikan kita mulai sejak November lalu, ada sekitar 90 orang diperiksa sejak kita usut. Termasuk 45 anggota DPRD di Pekanbaru, mulai ketua sampai anggota semua ada kelebihan bayar dan diperiksa," kata Agung.

Agung menilai hasil penyidikan yang juga dipimpin ketua tim, Kicky Arityanto, mencatat dana kelebihan bayar tertinggi mencapai Rp 123 juta. Setelah ditotalkan, kerugian mencapai Rp 3 miliar lebih usai dikumpulkan.

"Ada yang sampai Rp 123 juta. Semua sudah dikembalikan dan kita serahkan lagi ke kas Pemko Pekanbaru," imbuh Agung.