'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ kuansing
Nasib Kades Sungai Alah Di Ujung Tanduk,Inspektorat Kuansing Mengakui Adanya Temuan.
| Jumat, 28 Januari 2022
Editor : | Penulis : admin

 

Kuansing--Kepala Inspektorat Kuansing, Darwin mengakui adanya Temuan penyalahgunaan dana desa  terkait laporan masyarakat desa sungai alah yang di tujukan kepada Oknum Kades Sungai Alah.

Hal tersebut terungkap ketika Aktivis Kuansing Ahmad Fathony, SH dan Boby Hariansyah Purba beserta beberapa awak media menjumpai nya di Ruangannya, Jumat (28/1/2022).

Darwin Mengatakan "Kami telah melakukan pemeriksaan khusus pada pekerjaan yang menggunakan Dana Desa Sungai Alah,  berdasarkan dari Nota Dinas dan laporan masyarakat desa sungai alah, hasilnya ada temuan pada penggunaan dana desa tersebut, "katanya

Masih Darwin "Sofcopy nya sudah kami kirim kan ke Kejaksaan ke kasi Intel Kejari Kuansing memalui pesan WhatsApp beberapa waktu lalu"

Saat di tanya mengenai LHP Darwin mengatakan " LHP sudah Selesai lebih kurang 1 bulan yang lalu, dan memang benar ada temuan sekitar 114 juta, dan sudah di kembali kan sekitar lebih kurang 50%" tambahnya

Meski tak menyebutkan jumlah real temuan penyalahgunaan keuangan, Darwin menegaskan bahwa apa yang menjadi temuan akan ditindaklanjuti sesuai aturan.

Darwin menambahkan, Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang dikantongi akan menjadi rekomendasi bagi Aparat Penegak Hukum (APH) dalam menindaklanjuti hasil temuan penyalahgunaan Dana Desa Sungai Alah.

Disamping itu Ahmad Fathony, SH mengatakan " Kami datang ke Inspektorat pada hari ini untuk menanyakan Perkembangan Laporan masyarakat Desa sungai alah terkait penyalahgunaan Dana Desa", cetusnya

"Dari informasi yang kami peroleh dari pihak inspektorat saat melakukan dialog tadi,persoalan ini juga sudah ditindak lanjuti  untuk dapat di proses lebih lanjut, " tandasnya.

Senada dengan hal itu, Aktivis Riau Boby Hariansyah purba Mendesak kepada Inspektorat dalam kasus ini terbuka dan serius dalam menangani kasus Kepala Desa Sungai Alah. Kita monitor terus dan menyarankan kepada kepala Inspektorat Kuansing menyerahkan LHP Kepada kejaksaan negri Kuantan Singingi secara Resmi agar bisa ditindak lanjuti dalam proses hukum selanjutnya. Dan satu lagi, 

Kejaksaan kita minta untuk memonitor serius kasus ini apabila ada permainan oleh Inspektorat atau tidak serius. Karena mereka juga pelaksana negara serta jangan kasih peluang untuk bermain. 
Karena menurut saya banyak kerancuan yang disampaikan oleh Inspektorat  dalam hasil LHP Dan mengakui menemukan adanya kerugian negara sebanyak 114 juta. Sedangkan kepala desa ini bermasalah sejak pada tahun 2018 sampai 2021 mustahil kita rasa.

Saat ditanyakan Terkait Temuan 114 juta itu Masyarakat Desa Sungai Alah yang ikut melaporkan itu mengatakan "Kami tidak yakin dan percaya Atas temuan 114 juta itu, Yang kami usul kan itu ada 9 item dengan kisaran anggaran lebih kurang 1 Miliyar, masa cuma 114 juta ? tanya nya sambil tersenyum" Ucap Emri.

Emri berharap Untuk dilakukan kroscek kembali terkait Pemeriksaan itu, tahun berapa .? Kegiatan apa.? Yang di temukan 114 juta itu, Tanya nya kesal.

Kami mewakili masyarakat meminta Agar Pemeriksaan ini di Speek up ke publik, dan pemeriksaan nya dilakukan secara transparan, agar kami masyarakat ini tau, jangan terkesan membodoh-bodohi, Tutupnya.

Hingga berita ini di terbitkan, Kades Sungai Alah Enggan memberikan tanggapan nya.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
kuansing

Nasib Kades Sungai Alah Di Ujung Tanduk,Inspektorat Kuansing Mengakui Adanya Temuan.
Jumat, 28 Januari 2022
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

 

Kuansing--Kepala Inspektorat Kuansing, Darwin mengakui adanya Temuan penyalahgunaan dana desa  terkait laporan masyarakat desa sungai alah yang di tujukan kepada Oknum Kades Sungai Alah.

Hal tersebut terungkap ketika Aktivis Kuansing Ahmad Fathony, SH dan Boby Hariansyah Purba beserta beberapa awak media menjumpai nya di Ruangannya, Jumat (28/1/2022).

Darwin Mengatakan "Kami telah melakukan pemeriksaan khusus pada pekerjaan yang menggunakan Dana Desa Sungai Alah,  berdasarkan dari Nota Dinas dan laporan masyarakat desa sungai alah, hasilnya ada temuan pada penggunaan dana desa tersebut, "katanya

Masih Darwin "Sofcopy nya sudah kami kirim kan ke Kejaksaan ke kasi Intel Kejari Kuansing memalui pesan WhatsApp beberapa waktu lalu"

Saat di tanya mengenai LHP Darwin mengatakan " LHP sudah Selesai lebih kurang 1 bulan yang lalu, dan memang benar ada temuan sekitar 114 juta, dan sudah di kembali kan sekitar lebih kurang 50%" tambahnya

Meski tak menyebutkan jumlah real temuan penyalahgunaan keuangan, Darwin menegaskan bahwa apa yang menjadi temuan akan ditindaklanjuti sesuai aturan.

Darwin menambahkan, Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang dikantongi akan menjadi rekomendasi bagi Aparat Penegak Hukum (APH) dalam menindaklanjuti hasil temuan penyalahgunaan Dana Desa Sungai Alah.

Disamping itu Ahmad Fathony, SH mengatakan " Kami datang ke Inspektorat pada hari ini untuk menanyakan Perkembangan Laporan masyarakat Desa sungai alah terkait penyalahgunaan Dana Desa", cetusnya

"Dari informasi yang kami peroleh dari pihak inspektorat saat melakukan dialog tadi,persoalan ini juga sudah ditindak lanjuti  untuk dapat di proses lebih lanjut, " tandasnya.

Senada dengan hal itu, Aktivis Riau Boby Hariansyah purba Mendesak kepada Inspektorat dalam kasus ini terbuka dan serius dalam menangani kasus Kepala Desa Sungai Alah. Kita monitor terus dan menyarankan kepada kepala Inspektorat Kuansing menyerahkan LHP Kepada kejaksaan negri Kuantan Singingi secara Resmi agar bisa ditindak lanjuti dalam proses hukum selanjutnya. Dan satu lagi, 

Kejaksaan kita minta untuk memonitor serius kasus ini apabila ada permainan oleh Inspektorat atau tidak serius. Karena mereka juga pelaksana negara serta jangan kasih peluang untuk bermain. 
Karena menurut saya banyak kerancuan yang disampaikan oleh Inspektorat  dalam hasil LHP Dan mengakui menemukan adanya kerugian negara sebanyak 114 juta. Sedangkan kepala desa ini bermasalah sejak pada tahun 2018 sampai 2021 mustahil kita rasa.

Saat ditanyakan Terkait Temuan 114 juta itu Masyarakat Desa Sungai Alah yang ikut melaporkan itu mengatakan "Kami tidak yakin dan percaya Atas temuan 114 juta itu, Yang kami usul kan itu ada 9 item dengan kisaran anggaran lebih kurang 1 Miliyar, masa cuma 114 juta ? tanya nya sambil tersenyum" Ucap Emri.

Emri berharap Untuk dilakukan kroscek kembali terkait Pemeriksaan itu, tahun berapa .? Kegiatan apa.? Yang di temukan 114 juta itu, Tanya nya kesal.

Kami mewakili masyarakat meminta Agar Pemeriksaan ini di Speek up ke publik, dan pemeriksaan nya dilakukan secara transparan, agar kami masyarakat ini tau, jangan terkesan membodoh-bodohi, Tutupnya.

Hingga berita ini di terbitkan, Kades Sungai Alah Enggan memberikan tanggapan nya.