'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ bengkalis
Sandiaga Uno: Festival Pulau Rupat Riau Masuk KEN 2021, Ini Eventnya
| Senin, 25 Oktober 2021
Editor : | Penulis : admin

Kharisma Event Nusantara, Festival Pulau Rupat dan Running 10K, Riau, pada Minggu (24/10/2021).

 

PEKANBARU - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno menyebut, Festival Pulau Rupat dan Running 10K masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN) 2021. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendorong kebangkitan ekonomi kreatif di Indonesia.

Festival Pulau Rupat dan Running 10K digelar oleh Dinas Pariwisata (Dispar) provinsi Riau, memilih tema "Culture Paradise". Dilaksanakan secara tatap maya dan tatap muka atau hybrid. Digelar 3 hari, mulai 23 hingga 25 Oktober 2021, di Pulau Rupat Utara, Bengkalis, Riau. 

KEN Festival Pulau Rupat dan Running 10K 2021 diselenggarakan sekaligus memberikan panduan bagi para pelaku event terkait penerapan protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability).

Adapun sejumlah kegiatan yang dilaksanakan adalah, lari 10 K, fesyen show, permainan perahu Jong, bazar, pameran fotografi, seni pertunjukan menampilkan, RDP and The Syndicate, Sanggar Sri Melayu. Selain itu, juga ada penampilan pelaku ekraf lainnya yakni, Dristik Hip Hop, Jass Manggoo, Nurul Arief, Putri Kencana, Omok, dan atraksi Zapin Api. 

Menparekraf Sandi Uno mengatakan, sebagai anak Riau asli ia merasa bangga dengan hadirnya event Culture Paradise Festival Pulau Rupat tahun ini, ditayangkan langsung secara virtual. Melibatkan pelaku industri event dan pelaku pariwisata ekonomi kreatif (parekraf), serta UMKM di Pulau Rupat dan sekitarnya. 

"Sebagai anak Riau asli saya mendapatkan penghargaan setinggi-tingginya. Saya juga memberikan apresiasi kepada pemerintah provinsi Riau, khususnya Dinas Pariwisata provinsi Riau, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi atas terselenggaranya kegiatan Culture Paradise Festival Rupat, sebagai program unggulan daerah yang berhasil masuk dalam event kharisma nusantara tahun 2021," kata Sandi Uno, pada pembukaan Festival Pulau Rupat, secara virtual. 

Menparekraf berharap, hadirnya event yang melibatkan pemanfaatan potensi alam serta pelestarian warisan budaya lokal ini, akan menggerakan perekonomian daerah dan membuka lapangan kerja seluas luasnya. 

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Riau, Roni Rakhmat, Minggu (24/10) mengatakan, seluruh kegiatan yang masuk ke dalam KEN 2021 dipilih berdasarkan tiga aspek utama. 

Pertama adalah aspek kreativitas berbasis teknologi digital dan inovasi (digital 4.0). Selanjutnya, berdasarkan aspek kolaborasi berbasis potensi lokal (local wisdom), dan pemberdayaan masyarakat (empowering). Terakhir adalah aspek adaptasi yang berbasis protokol CHSE. 

"Tentunya persiapan event ini telah dilakukan secara matang oleh tim kurator dari Kemenparekraf. Tim ini yang membantu menyusun dan menentukan kriteria pemilihan kegiatan, hingga mengkaji dan menganalisis proposal kegiatan," kata Roni. 

"Kami ucapkan terima kasih kepada Menparekraf, Gubernur Riau, dan Pemkab Bengkalis, dan semua pihak yang telah telah memberikan dukungan maksimal, untuk memajukan sektor parekraf di Riau dan di Pulau Rupat khususnya," ucap Roni. 

Ia mengungkapkan, bahwa Riau telah diberikan anugerah dari Tuhan, memiliki pantai yang indah, alam memesona, dan semangat Budaya Melayu yang kuat. "Sekarang tinggal bagaimana kita bisa melakukan hal-hal kreatif, dan fokus kepada pemberdayaan masyarakat lokal, agar Pulau Rupat bisa menjadi kawasan pariwisata yang terdepan," tandasnya.

Kegiatan Festival Pulau Rupat difokuskan di dua lokasi destinasi wisata bahari, yakni di Pantai Lapin dan Mercusuar. Dua lokasi ini tepat berada di bibir pantai berpasir putih, di tepian Selat Malaka, berseberangan langsung dengan Port Dickson Malaysia. 

Pulau Rupat Utara adalah Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Memiliki pasir putih sepanjang 17 kilometer. Berhadapan ke Selat Malaka, dan berbatasan langsung dengan Port Dickson Malaysia. 

Ada sejumlah objek wisata di pulau ini, diantaranya Pantai Pesona Teluk Rhu, Pulau Beting Aceh, dan Pantai Lapin. Di kawasan wisata bahari ini sudah tersedia sejumlah villa hingga homestay. Kuliner laut dengan bumbu khas warga lokal, menjadi santapan wisatawan yang melancong ke daerah ini. 

 

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
bengkalis

Sandiaga Uno: Festival Pulau Rupat Riau Masuk KEN 2021, Ini Eventnya
Senin, 25 Oktober 2021
Editor : | Penulis : admin
Kharisma Event Nusantara, Festival Pulau Rupat dan Running 10K, Riau, pada Minggu (24/10/2021).
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

 

PEKANBARU - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno menyebut, Festival Pulau Rupat dan Running 10K masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN) 2021. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendorong kebangkitan ekonomi kreatif di Indonesia.

Festival Pulau Rupat dan Running 10K digelar oleh Dinas Pariwisata (Dispar) provinsi Riau, memilih tema "Culture Paradise". Dilaksanakan secara tatap maya dan tatap muka atau hybrid. Digelar 3 hari, mulai 23 hingga 25 Oktober 2021, di Pulau Rupat Utara, Bengkalis, Riau. 

KEN Festival Pulau Rupat dan Running 10K 2021 diselenggarakan sekaligus memberikan panduan bagi para pelaku event terkait penerapan protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability).

Adapun sejumlah kegiatan yang dilaksanakan adalah, lari 10 K, fesyen show, permainan perahu Jong, bazar, pameran fotografi, seni pertunjukan menampilkan, RDP and The Syndicate, Sanggar Sri Melayu. Selain itu, juga ada penampilan pelaku ekraf lainnya yakni, Dristik Hip Hop, Jass Manggoo, Nurul Arief, Putri Kencana, Omok, dan atraksi Zapin Api. 

Menparekraf Sandi Uno mengatakan, sebagai anak Riau asli ia merasa bangga dengan hadirnya event Culture Paradise Festival Pulau Rupat tahun ini, ditayangkan langsung secara virtual. Melibatkan pelaku industri event dan pelaku pariwisata ekonomi kreatif (parekraf), serta UMKM di Pulau Rupat dan sekitarnya. 

"Sebagai anak Riau asli saya mendapatkan penghargaan setinggi-tingginya. Saya juga memberikan apresiasi kepada pemerintah provinsi Riau, khususnya Dinas Pariwisata provinsi Riau, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi atas terselenggaranya kegiatan Culture Paradise Festival Rupat, sebagai program unggulan daerah yang berhasil masuk dalam event kharisma nusantara tahun 2021," kata Sandi Uno, pada pembukaan Festival Pulau Rupat, secara virtual. 

Menparekraf berharap, hadirnya event yang melibatkan pemanfaatan potensi alam serta pelestarian warisan budaya lokal ini, akan menggerakan perekonomian daerah dan membuka lapangan kerja seluas luasnya. 

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Riau, Roni Rakhmat, Minggu (24/10) mengatakan, seluruh kegiatan yang masuk ke dalam KEN 2021 dipilih berdasarkan tiga aspek utama. 

Pertama adalah aspek kreativitas berbasis teknologi digital dan inovasi (digital 4.0). Selanjutnya, berdasarkan aspek kolaborasi berbasis potensi lokal (local wisdom), dan pemberdayaan masyarakat (empowering). Terakhir adalah aspek adaptasi yang berbasis protokol CHSE. 

"Tentunya persiapan event ini telah dilakukan secara matang oleh tim kurator dari Kemenparekraf. Tim ini yang membantu menyusun dan menentukan kriteria pemilihan kegiatan, hingga mengkaji dan menganalisis proposal kegiatan," kata Roni. 

"Kami ucapkan terima kasih kepada Menparekraf, Gubernur Riau, dan Pemkab Bengkalis, dan semua pihak yang telah telah memberikan dukungan maksimal, untuk memajukan sektor parekraf di Riau dan di Pulau Rupat khususnya," ucap Roni. 

Ia mengungkapkan, bahwa Riau telah diberikan anugerah dari Tuhan, memiliki pantai yang indah, alam memesona, dan semangat Budaya Melayu yang kuat. "Sekarang tinggal bagaimana kita bisa melakukan hal-hal kreatif, dan fokus kepada pemberdayaan masyarakat lokal, agar Pulau Rupat bisa menjadi kawasan pariwisata yang terdepan," tandasnya.

Kegiatan Festival Pulau Rupat difokuskan di dua lokasi destinasi wisata bahari, yakni di Pantai Lapin dan Mercusuar. Dua lokasi ini tepat berada di bibir pantai berpasir putih, di tepian Selat Malaka, berseberangan langsung dengan Port Dickson Malaysia. 

Pulau Rupat Utara adalah Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Memiliki pasir putih sepanjang 17 kilometer. Berhadapan ke Selat Malaka, dan berbatasan langsung dengan Port Dickson Malaysia. 

Ada sejumlah objek wisata di pulau ini, diantaranya Pantai Pesona Teluk Rhu, Pulau Beting Aceh, dan Pantai Lapin. Di kawasan wisata bahari ini sudah tersedia sejumlah villa hingga homestay. Kuliner laut dengan bumbu khas warga lokal, menjadi santapan wisatawan yang melancong ke daerah ini.