'
19 Sya'ban 1447 H | Sabtu, 7 Februari 2026
×
/ dumai
Puluhan Wartawan Melakukan Aksi Demonstrasi di Mapolres Kota Dumai
| Senin, 27 September 2021
Editor : | Penulis : admin



Dumai. Puluhan wartawan yang terdiri dari berbagai organisasi Pers melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Polres Kota Dumai, puluhan wartawan yang melakukan aksi tersebut disambut baik oleh Kapolres Dumai Muhammad Kholid, SIK. Senin (27/9/2021).

Kapolres menerima sejumlah perwakilan demonstran, diantaranya
Demo Sumarak S,Ketua FPII Riau, M Ridwan Syafri,Ketua PWRI Feri Windria,, Endy Castello, Ketua JMSI Dumai Ahmad Dahlan, Pengurus DPD PPJI, Pengurus DPD IMO Indonesia, DPC PWRI Kota Dumai Dedi Saputra, Ketua FORGAN Irham Hadi, Ketua Forum Pemimpin Redaksi Megi Al Fajrin, Komisaris Kupas Media Grup (K-MG) Syafrizal.

Faisal Sikumbang selaku penanggung jawab aksi pada kesempatan itu menyampaikan terimakasih kepada Kapolres Dumai yang telah bersedia menerima kami dan membuka ruang dialog kepada Kami. Dalam penyampaiannya, Faisal Sikumbang mengatakan terjadinya kasus kekerasan terhadap wartawan yang berulang-ulang ini sangat memprihatinkan dan sangat disesalkan. Dalam aksi ini intinya Kami meminta Negara hadir dalam memberikan jaminan perlindungan terhadap pelaksanaan tugas-tugas wartawan dilapangan, sebagai perpanjangan tangan Negara dalam penegakan hukum, kami berharap pihak kepolisian memberikan tindakan tegas kepada siapa saja pelaku kekerasan terhadap wartawan", ujar Faisal Sikumbang.

Hal yang sama juga disampaikan kordinator lapangan M Syahrul Aidi yang menyebutkan aksi demonstrasi ini adalah langkah terakhir yang terpaksa harus dilakukan. Pasalnya kasus yang berulang menandakan tidak adanya efek jera terhadap pelaku yang melakukan kekerasan terhadap wartawan. 

Aksi demonstrasi yang di gelar dari sejumlah organisasi Pers, serta pemimpin redaksi media Dumai dengan membentangkan beberapa poster yang intinya menolak kekerasan terhadap Pers ini menyampaikan 3 Pernyataan sikap:
1. Mengusut tuntas deretan kasus kekerasan terhadap jurnalis yang terjadi di kota Dumai, khususnya yang terjadi tiga bulan belakang ini. 
2. Meminta aparat agar memberantas seluruh praktek usaha ilegal (penampungan BBM dan CPO) serta menindak oknum aparat yang melindungi usaha ilegal tersebut. 
3. Meminta jaminan perlindungan terhadap wartawan terkait pelaksanaan tugas jurnalistik serta peliputan pemberitaan dilapangan. 

Aksi demonstrasi ini 
berjalan tertib dan damai, dan juga mengikuti  aturan protokol kesehatan, setelah berdialog dan menyerahkan Pernyataan Sikap Wartawan kepada pihak Kepolisian, massa aksi kemudian membubarkan diri.

Dalam dialog tersebut, Kapolres dumai menyampaikan kesiapannya memberikan perlindungan terhadap wartawan dalam melaksanakan tugas-tugas dilapangan, dan tidak hanya perlindungan kepada wartawan, tapi kepada seluruh lapisan masyarakat. Karna itu sudah menjadi tanggung jawab kami dalam memberikan perlindungan terhadap masyarakat.

Terkait kasus penganiayaan tehadap wartawan yang terjadi di kota Dumai ini, Kapolres berjanji akan menindak tegas pelaku kekerasan dan penganiayaan terhadap wartawan di kota dumai ini, menurut Kapolres itu sudah menjadi kewajiban kami dalam melaksanakan penegakkan hukum, agar tercipta keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat.

M Syahrul Aidi selaku Kordinator Lapangan juga menyampaikan Agenda berikutnya, kita akan surati DPRD Dumai untuk Hearing menyikapi kasus kekerasan wartawan dan maraknya aktifitas penampungan BBM dan CPO ilegal di Dumai.

Terkait kasus ini, Demo Sumarak Sigalingging selaku Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Riau yang juga turut hadir dalam aksi tersebut, meminta agar aparat penegak hukum serius dalam melakukan proses hukum terhadap kasus ini, karna ketika kebebasan Pers dirampas, Negara harus bertanggung jawab dan harus segera mengambil sikap dan tindakan, karna Negara wajib menjunjung tinggi hukum.

Lanjut Sigalingging  sapaan akrabnya, Pers adalah pilar ke empat dalam Demokrasi, Pers juga menjadi salah satu tonggak kemajuan Bangsa, yang memperjuangkan kepentingan publik dan menjadi penjaga kepentingan Publik, untuk itu sekali lagi saya meminta agar aparat penegak hukum benar-benar serius dalam menindaklanjuti kasus yang menimpa rekan seprofesi kami sesuai dengan hukum yang berlaku, agar kedepannya kejadian ini tidak terulang kembali. FPII akan terus mengawal kasus ini sampai terciptanya penegakan hukum yang benar dalam kasus ini. 


 

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
dumai

Puluhan Wartawan Melakukan Aksi Demonstrasi di Mapolres Kota Dumai
Senin, 27 September 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan



Dumai. Puluhan wartawan yang terdiri dari berbagai organisasi Pers melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Polres Kota Dumai, puluhan wartawan yang melakukan aksi tersebut disambut baik oleh Kapolres Dumai Muhammad Kholid, SIK. Senin (27/9/2021).

Kapolres menerima sejumlah perwakilan demonstran, diantaranya
Demo Sumarak S,Ketua FPII Riau, M Ridwan Syafri,Ketua PWRI Feri Windria,, Endy Castello, Ketua JMSI Dumai Ahmad Dahlan, Pengurus DPD PPJI, Pengurus DPD IMO Indonesia, DPC PWRI Kota Dumai Dedi Saputra, Ketua FORGAN Irham Hadi, Ketua Forum Pemimpin Redaksi Megi Al Fajrin, Komisaris Kupas Media Grup (K-MG) Syafrizal.

Faisal Sikumbang selaku penanggung jawab aksi pada kesempatan itu menyampaikan terimakasih kepada Kapolres Dumai yang telah bersedia menerima kami dan membuka ruang dialog kepada Kami. Dalam penyampaiannya, Faisal Sikumbang mengatakan terjadinya kasus kekerasan terhadap wartawan yang berulang-ulang ini sangat memprihatinkan dan sangat disesalkan. Dalam aksi ini intinya Kami meminta Negara hadir dalam memberikan jaminan perlindungan terhadap pelaksanaan tugas-tugas wartawan dilapangan, sebagai perpanjangan tangan Negara dalam penegakan hukum, kami berharap pihak kepolisian memberikan tindakan tegas kepada siapa saja pelaku kekerasan terhadap wartawan", ujar Faisal Sikumbang.

Hal yang sama juga disampaikan kordinator lapangan M Syahrul Aidi yang menyebutkan aksi demonstrasi ini adalah langkah terakhir yang terpaksa harus dilakukan. Pasalnya kasus yang berulang menandakan tidak adanya efek jera terhadap pelaku yang melakukan kekerasan terhadap wartawan. 

Aksi demonstrasi yang di gelar dari sejumlah organisasi Pers, serta pemimpin redaksi media Dumai dengan membentangkan beberapa poster yang intinya menolak kekerasan terhadap Pers ini menyampaikan 3 Pernyataan sikap:
1. Mengusut tuntas deretan kasus kekerasan terhadap jurnalis yang terjadi di kota Dumai, khususnya yang terjadi tiga bulan belakang ini. 
2. Meminta aparat agar memberantas seluruh praktek usaha ilegal (penampungan BBM dan CPO) serta menindak oknum aparat yang melindungi usaha ilegal tersebut. 
3. Meminta jaminan perlindungan terhadap wartawan terkait pelaksanaan tugas jurnalistik serta peliputan pemberitaan dilapangan. 

Aksi demonstrasi ini 
berjalan tertib dan damai, dan juga mengikuti  aturan protokol kesehatan, setelah berdialog dan menyerahkan Pernyataan Sikap Wartawan kepada pihak Kepolisian, massa aksi kemudian membubarkan diri.

Dalam dialog tersebut, Kapolres dumai menyampaikan kesiapannya memberikan perlindungan terhadap wartawan dalam melaksanakan tugas-tugas dilapangan, dan tidak hanya perlindungan kepada wartawan, tapi kepada seluruh lapisan masyarakat. Karna itu sudah menjadi tanggung jawab kami dalam memberikan perlindungan terhadap masyarakat.

Terkait kasus penganiayaan tehadap wartawan yang terjadi di kota Dumai ini, Kapolres berjanji akan menindak tegas pelaku kekerasan dan penganiayaan terhadap wartawan di kota dumai ini, menurut Kapolres itu sudah menjadi kewajiban kami dalam melaksanakan penegakkan hukum, agar tercipta keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat.

M Syahrul Aidi selaku Kordinator Lapangan juga menyampaikan Agenda berikutnya, kita akan surati DPRD Dumai untuk Hearing menyikapi kasus kekerasan wartawan dan maraknya aktifitas penampungan BBM dan CPO ilegal di Dumai.

Terkait kasus ini, Demo Sumarak Sigalingging selaku Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Riau yang juga turut hadir dalam aksi tersebut, meminta agar aparat penegak hukum serius dalam melakukan proses hukum terhadap kasus ini, karna ketika kebebasan Pers dirampas, Negara harus bertanggung jawab dan harus segera mengambil sikap dan tindakan, karna Negara wajib menjunjung tinggi hukum.

Lanjut Sigalingging  sapaan akrabnya, Pers adalah pilar ke empat dalam Demokrasi, Pers juga menjadi salah satu tonggak kemajuan Bangsa, yang memperjuangkan kepentingan publik dan menjadi penjaga kepentingan Publik, untuk itu sekali lagi saya meminta agar aparat penegak hukum benar-benar serius dalam menindaklanjuti kasus yang menimpa rekan seprofesi kami sesuai dengan hukum yang berlaku, agar kedepannya kejadian ini tidak terulang kembali. FPII akan terus mengawal kasus ini sampai terciptanya penegakan hukum yang benar dalam kasus ini.