'
19 Sya'ban 1447 H | Sabtu, 7 Februari 2026
×
/ bengkalis
Kunjungi Puskesmas Pinggir, Bupati Kasmarni Disambut Antusias Pertanyaan Vaksin
| Kamis, 5 Agustus 2021
Editor : | Penulis : admin

Bupati Bengkalis, Kasmarni, S.Sos.,MMP, Rabu (04/08/2021) mengunjungi puskesmas Pinggir di Jalan Gajah Mada Duri. Kunjungan Bupati kali ini untuk memberikan semangat bagi tenaga kesehatan (Nakes) yang bertungkus lumus dalam penanganan kasus Covid19, sekaligus mendengar keluh kesah Nakes seputar layanan kesehatan. Namun ternyata kunjungan Bupati ini malah disambut antusias warga yang ingin mengetahui persoalan vaksinasi yang saat ini tengah di buru warga.

"Maaf bu. Kami ingin menanyakan masalah vaksin. Kenapa kami belum bisa di vaksin tahap 1," ujar seorang ibu menyambut kedatangan Bupati Kasmarni.

Bupati yang baru saja memberi semangat Nakes di meja pendaftaran di halaman puskesmas itu langsung merespon cepat pertanyaan spontan warga itu. Bupati dengan bahasa santun memberi penjelasan bahwa kondisinya saat ini ketersediaan vaksin di Kabupaten Bengkalis yang belum ada, lantaran vaksin di drop oleh pemerintah provinsi dan pusat. Drop vaksin ini pun diprioritaskan untuk daerah yang tinggi kasus Covid19.

"Mohon bersabar ya bu. Stok vaksin kita belum masuk. Kalau vaksinnya masuk segera kita distribusikan," ujar Kasmarni memberi penjelasan didampingi Kadis Kesehatan, Dr. Ersan Saputra.

Namun ibu itu tetap ngotot dengan persoalan vaksin yang disebutnya membuat repot karena di tanyakan saat mengurus SKCK di kepolisian. Sementara dia sendiri sudah mau di vaksin tapi vaksinnya yang tidak ada.

"Harus bersabar ibu. Kalau memang untuk mengurus SKCK bisa minta surat tunda dari puskesmas," ujar Kasmarni memberi pengertian.

Setelah melayani spontanitas warga, Bupati pun masuk ke puskesmas, berdialog dengan Kepala UPT Puskesmas Pinggir dan Nakes yang bertugas. Keluhan nakes seputar kondisi puskesmas yang kurang layak hingga Nakes rentan terkontaminasi Covid19 mengemuka, termasuk curhat terkait fasilitas yang sudah rusak di ungkapkan para Nakes.

"Insha Allah, relokasi puskesmas secepatnya kita lakukan. Lahannya sudah ada, kalau apa-apa yang kurang sampaikan saja, biar kami tahu dan segera membenahinya. Kalau insentif, Insha Allah dibayarkan minggu ini," ujar Kasmarni.

Khusus masalah vaksinasi yang menjadi serbuan warga, Kasmarni pun langsung meminta penjelasan Kepala UPT Puskesmas dan Kadis Kesehatan. Kasmarni tak ingin masyarakat terkendala dalam layanan lain lantaran belum di vaksin. 

"Kita harus pikirkan bagaimana pembagian vaksin bisa merata. Dulu susah mengajak orang vaksin, hari ini semua antusias di vaksin. Hanya saja, kita tak punya kewenangan untuk vaksin karena distribusinya wewenang pemerintah pusat dan provinsi. Kendati demikian kita siap mensukseskan vaksinasi," ujar Kasmarni.

Disampaikannya, vaksin yang datang dari berbagai negara itu juga mempunyai batas kadaluarsa. Makanya distribusinya harus dipikirkan agar bisa langsung divaksinkan ke masyarakat.

"Persoalan vaksin yang dikejar masyarakat ini sudah saya sampaikan di rapat. Mudah-mudahan vaksinnya segera sampai. Jika sampai nanti kita akan coba atur pelaksanaannya agar tak menimbulkan kerumunan. Vaksin tahap 1 bisa di kantor desa atau kelurahan, tahap 2 di puskesmas," jelas Kasmarni lagi.

Ketika mengakhiri kunjungan di puskesmas Pinggir itu, Kasmarni kembali didatangi warga. Kembali pertanyaan vaksin menjadi antusias warga. Mereka datang untuk vaksin tahap 2 tapi vaksinnnya tidak ada. Kembali Kasmarni memberi penjelasan dengan bahasa yang dimengerti warga.

"Masyarakat yang membutuhkan surat keterangan vaksin untuk mengurus SKCK dan lainnya jangan khawatir. Daftar saja namanya ke puskesmas. Nanti dibuatkan surat tunda vaksin. Seperti kita buat KTP ada resinya. Insha Allah ini berlaku," ujar Kasmarni memberi penjelasan.

Penjelasan Kasmarni membuat lega warga. Mereka mengaku puas dengan penjelasan Bupati Perempuan yang dengan sabar meladeni pertanyaan warga yang kadang emosi karena stok vaksin yang tidak ada.

"Terimakasih atas kedatangan ibu ke sini. Terimakasih atas penjelasannya. Kami paham dengan situasi ini setelah ibu jelaskan," jelas beberapa pemuda yang meminta langsung penjelasan Bupati yang menghampiri warganya.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
bengkalis

Kunjungi Puskesmas Pinggir, Bupati Kasmarni Disambut Antusias Pertanyaan Vaksin
Kamis, 5 Agustus 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Bupati Bengkalis, Kasmarni, S.Sos.,MMP, Rabu (04/08/2021) mengunjungi puskesmas Pinggir di Jalan Gajah Mada Duri. Kunjungan Bupati kali ini untuk memberikan semangat bagi tenaga kesehatan (Nakes) yang bertungkus lumus dalam penanganan kasus Covid19, sekaligus mendengar keluh kesah Nakes seputar layanan kesehatan. Namun ternyata kunjungan Bupati ini malah disambut antusias warga yang ingin mengetahui persoalan vaksinasi yang saat ini tengah di buru warga.

"Maaf bu. Kami ingin menanyakan masalah vaksin. Kenapa kami belum bisa di vaksin tahap 1," ujar seorang ibu menyambut kedatangan Bupati Kasmarni.

Bupati yang baru saja memberi semangat Nakes di meja pendaftaran di halaman puskesmas itu langsung merespon cepat pertanyaan spontan warga itu. Bupati dengan bahasa santun memberi penjelasan bahwa kondisinya saat ini ketersediaan vaksin di Kabupaten Bengkalis yang belum ada, lantaran vaksin di drop oleh pemerintah provinsi dan pusat. Drop vaksin ini pun diprioritaskan untuk daerah yang tinggi kasus Covid19.

"Mohon bersabar ya bu. Stok vaksin kita belum masuk. Kalau vaksinnya masuk segera kita distribusikan," ujar Kasmarni memberi penjelasan didampingi Kadis Kesehatan, Dr. Ersan Saputra.

Namun ibu itu tetap ngotot dengan persoalan vaksin yang disebutnya membuat repot karena di tanyakan saat mengurus SKCK di kepolisian. Sementara dia sendiri sudah mau di vaksin tapi vaksinnya yang tidak ada.

"Harus bersabar ibu. Kalau memang untuk mengurus SKCK bisa minta surat tunda dari puskesmas," ujar Kasmarni memberi pengertian.

Setelah melayani spontanitas warga, Bupati pun masuk ke puskesmas, berdialog dengan Kepala UPT Puskesmas Pinggir dan Nakes yang bertugas. Keluhan nakes seputar kondisi puskesmas yang kurang layak hingga Nakes rentan terkontaminasi Covid19 mengemuka, termasuk curhat terkait fasilitas yang sudah rusak di ungkapkan para Nakes.

"Insha Allah, relokasi puskesmas secepatnya kita lakukan. Lahannya sudah ada, kalau apa-apa yang kurang sampaikan saja, biar kami tahu dan segera membenahinya. Kalau insentif, Insha Allah dibayarkan minggu ini," ujar Kasmarni.

Khusus masalah vaksinasi yang menjadi serbuan warga, Kasmarni pun langsung meminta penjelasan Kepala UPT Puskesmas dan Kadis Kesehatan. Kasmarni tak ingin masyarakat terkendala dalam layanan lain lantaran belum di vaksin. 

"Kita harus pikirkan bagaimana pembagian vaksin bisa merata. Dulu susah mengajak orang vaksin, hari ini semua antusias di vaksin. Hanya saja, kita tak punya kewenangan untuk vaksin karena distribusinya wewenang pemerintah pusat dan provinsi. Kendati demikian kita siap mensukseskan vaksinasi," ujar Kasmarni.

Disampaikannya, vaksin yang datang dari berbagai negara itu juga mempunyai batas kadaluarsa. Makanya distribusinya harus dipikirkan agar bisa langsung divaksinkan ke masyarakat.

"Persoalan vaksin yang dikejar masyarakat ini sudah saya sampaikan di rapat. Mudah-mudahan vaksinnya segera sampai. Jika sampai nanti kita akan coba atur pelaksanaannya agar tak menimbulkan kerumunan. Vaksin tahap 1 bisa di kantor desa atau kelurahan, tahap 2 di puskesmas," jelas Kasmarni lagi.

Ketika mengakhiri kunjungan di puskesmas Pinggir itu, Kasmarni kembali didatangi warga. Kembali pertanyaan vaksin menjadi antusias warga. Mereka datang untuk vaksin tahap 2 tapi vaksinnnya tidak ada. Kembali Kasmarni memberi penjelasan dengan bahasa yang dimengerti warga.

"Masyarakat yang membutuhkan surat keterangan vaksin untuk mengurus SKCK dan lainnya jangan khawatir. Daftar saja namanya ke puskesmas. Nanti dibuatkan surat tunda vaksin. Seperti kita buat KTP ada resinya. Insha Allah ini berlaku," ujar Kasmarni memberi penjelasan.

Penjelasan Kasmarni membuat lega warga. Mereka mengaku puas dengan penjelasan Bupati Perempuan yang dengan sabar meladeni pertanyaan warga yang kadang emosi karena stok vaksin yang tidak ada.

"Terimakasih atas kedatangan ibu ke sini. Terimakasih atas penjelasannya. Kami paham dengan situasi ini setelah ibu jelaskan," jelas beberapa pemuda yang meminta langsung penjelasan Bupati yang menghampiri warganya.