'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ siak
Tekan Permainan Tengkulak di Siak, Mantan Guberbur Riau Borong 3 Ton Beras Petani
| Kamis, 29 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin

Arsyadjuliandi Rachman membeli sebanyak tiga ton beras milik petani di Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak. Mantan Gubernur Riau ini menegaskan memborong beras agar agar para petani di Bunga Raya yang merupakan daerah penghasil pada di Riau ini mendapat keuntungan lebih, saat panen tiba di masa pandemi Covid-19.

Arsyadjuliandi mengatakan membeli 3 ton agar harga gabah dan beras petani baik karena selama ini selalu ditekan oleh para tengkulak. Harga gabah kering mereka hanya dibeli Rp 3.700 per kilogram oleh para tengkulak.

"Kita harapkan langkah ini bisa diikuti oleh berbagai stake holder lainnya. Mulai dari perusahaan atau anggota legislatif yang ingin berbagi dengan konstituennya. Beli produk lokal di Riau langsung ke petaninya," ujar anggota DPR RI Dapil Riau ini Rabu (28/2/2021).

Dia menjelaskan borong beras petani merupakan tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Bunga Raya beberapa waktu lalu. Dimana para petani mengeluh selalu ditekan harga. Oleh karena itu dia memborong agar semua pihak membantu petani agar mendapat keuntungan lebih, saat panen tiba di masa pandemi ini.

Upaya borong beras ini sendiri merupakan tindak lanjut dari kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Bunga Raya pada akhir Mei 2021 lalu. Sejumlah petani juga tak mau menyianyiakan kesemapatn itu untuk menyampaikan aspirasinya terkait harga gabah dan beras mereka.

Untuk memborong 3 ton beras, Andi membeli harga milik petani cukup tinggi dengan Rp 10.500 per kilogram. "Membeli beras langsung ke petani ini salah satu ikhtiar dedikasi untuk membantu rakyat kecil ," kata angota DPR dari Fraksi Golkar itu.

Poniman salah satu petani Bunga Raya mengaku selama ini tengkulak leluasa memainkan harga yang membuat petani rugi namun tidak bisa berbuat banyak. "Kalau banyak yang beli beras seperti beliau, beras di Bunga Raya bisa lebih bagus dan tidak gampang ditekan oleh tengkulak. Harga stabil akan membuat petani lebih sejahtera," kata Poniman.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
siak

Tekan Permainan Tengkulak di Siak, Mantan Guberbur Riau Borong 3 Ton Beras Petani
Kamis, 29 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Arsyadjuliandi Rachman membeli sebanyak tiga ton beras milik petani di Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak. Mantan Gubernur Riau ini menegaskan memborong beras agar agar para petani di Bunga Raya yang merupakan daerah penghasil pada di Riau ini mendapat keuntungan lebih, saat panen tiba di masa pandemi Covid-19.

Arsyadjuliandi mengatakan membeli 3 ton agar harga gabah dan beras petani baik karena selama ini selalu ditekan oleh para tengkulak. Harga gabah kering mereka hanya dibeli Rp 3.700 per kilogram oleh para tengkulak.

"Kita harapkan langkah ini bisa diikuti oleh berbagai stake holder lainnya. Mulai dari perusahaan atau anggota legislatif yang ingin berbagi dengan konstituennya. Beli produk lokal di Riau langsung ke petaninya," ujar anggota DPR RI Dapil Riau ini Rabu (28/2/2021).

Dia menjelaskan borong beras petani merupakan tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Bunga Raya beberapa waktu lalu. Dimana para petani mengeluh selalu ditekan harga. Oleh karena itu dia memborong agar semua pihak membantu petani agar mendapat keuntungan lebih, saat panen tiba di masa pandemi ini.

Upaya borong beras ini sendiri merupakan tindak lanjut dari kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Bunga Raya pada akhir Mei 2021 lalu. Sejumlah petani juga tak mau menyianyiakan kesemapatn itu untuk menyampaikan aspirasinya terkait harga gabah dan beras mereka.

Untuk memborong 3 ton beras, Andi membeli harga milik petani cukup tinggi dengan Rp 10.500 per kilogram. "Membeli beras langsung ke petani ini salah satu ikhtiar dedikasi untuk membantu rakyat kecil ," kata angota DPR dari Fraksi Golkar itu.

Poniman salah satu petani Bunga Raya mengaku selama ini tengkulak leluasa memainkan harga yang membuat petani rugi namun tidak bisa berbuat banyak. "Kalau banyak yang beli beras seperti beliau, beras di Bunga Raya bisa lebih bagus dan tidak gampang ditekan oleh tengkulak. Harga stabil akan membuat petani lebih sejahtera," kata Poniman.