'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ meranti
Bupati Meranti Serang Pemprov Riau soal Stok Vaksin COVID Habis: Amburadul!
| Jumat, 23 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin

Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Muhammad Adil kurang puas terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Riau. Dia mempermasalahkan Pemprov Riau yang dinilai tidak bisa menyediakan vaksin Corona lanjutan ke daerahnya untuk mempercepat vaksinasi masyarakat.

"Kabarnya stok vaksin yang ada di Pemprov Riau habis, sehingga belum bisa melakukan pendistribusian ke kabupaten, khusus Kepulauan Meranti. Akibatnya, Pemkab Meranti tidak dapat lagi melanjutkan vaksinasi karena kehabisan stok," kata Muhammad Adil seperti dilansir dari Antara, Kamis (22/7/2021).

Adil mempertanyakan kinerja Tim Satgas COVID-19 Riau. Dia pun menyebut kinerja Pemprov Riau amburadul.

"Sesuai instruksi Presiden, kita diminta mengejar target vaksinasi kepada masyarakat. Namun, jika kondisi begini, tentu tidak akan berhasil. Artinya, kinerja Tim Gugus Tugas COVID-19 Provinsi amburadul," katanya.

Dia menyalahkan Satgas COVID-19 Riau terkait kekosongan stok vaksin Corona. Dia mengatakan hal itu terjadi akibat ketidakmampuan Tim Satgas COVID-19 Riau melobi pemerintah pusat untuk mengalokasikan vaksin Corona yang cukup untuk Riau.

Adil khawatir kosongnya stok vaksin Corona akan berdampak pada meningkatnya kasus positif COVID-19 di Meranti. Dia mengatakan wilayahnya merupakan pintu masuk bagi orang-orang dari luar negeri.

"Kita takutkan, jika kebutuhan vaksin ini tidak dapat dipenuhi, akan menyebabkan meningkatnya jumlah kasus positif di Meranti. Apalagi daerah kita merupakan pintu masuk dan berbatasan langsung dengan negara tetangga," ungkap Bupati.

Jika terjadi peningkatan kasus positif COVID-19 di Meranti, dia meminta Pemkab tidak disalahkan. Menurutnya, hal itu terjadi karena masih banyak masyarakat yang belum divaksinasi akibat stok kosong.

"Jika terjadi peningkatan kasus positif di Meranti, jangan salahkan daerah, tapi Provinsi harus bisa introspeksi diri. Kami di daerah sudah sangat serius menangani kasus COVID-19," ujarnya.

Dari keterangan Satgas Kepulauan Meranti, untuk mencukupi vaksin COVID-19 di Meranti, mereka telah beberapa kali mengusulkan permintaan penambahan vaksin melalui Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV). Namun jumlah yang diberikan jauh dari harapan.

"Kemarin kita mengusulkan 700 dosis, yang kita dapat hanya 100 dosis. Kemudian kita minta penambahan 500 lagi, tapi kembali dikirim hanya 100. Akibatnya, kita kehabisan stok vaksin, padahal masih banyak warga yang belum melakukan vaksinasi," jelas jubir Percepatan Penanganan COVID-19 Kepulauan Meranti Muhammad Fahri.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
meranti

Bupati Meranti Serang Pemprov Riau soal Stok Vaksin COVID Habis: Amburadul!
Jumat, 23 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Muhammad Adil kurang puas terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Riau. Dia mempermasalahkan Pemprov Riau yang dinilai tidak bisa menyediakan vaksin Corona lanjutan ke daerahnya untuk mempercepat vaksinasi masyarakat.

"Kabarnya stok vaksin yang ada di Pemprov Riau habis, sehingga belum bisa melakukan pendistribusian ke kabupaten, khusus Kepulauan Meranti. Akibatnya, Pemkab Meranti tidak dapat lagi melanjutkan vaksinasi karena kehabisan stok," kata Muhammad Adil seperti dilansir dari Antara, Kamis (22/7/2021).

Adil mempertanyakan kinerja Tim Satgas COVID-19 Riau. Dia pun menyebut kinerja Pemprov Riau amburadul.

"Sesuai instruksi Presiden, kita diminta mengejar target vaksinasi kepada masyarakat. Namun, jika kondisi begini, tentu tidak akan berhasil. Artinya, kinerja Tim Gugus Tugas COVID-19 Provinsi amburadul," katanya.

Dia menyalahkan Satgas COVID-19 Riau terkait kekosongan stok vaksin Corona. Dia mengatakan hal itu terjadi akibat ketidakmampuan Tim Satgas COVID-19 Riau melobi pemerintah pusat untuk mengalokasikan vaksin Corona yang cukup untuk Riau.

Adil khawatir kosongnya stok vaksin Corona akan berdampak pada meningkatnya kasus positif COVID-19 di Meranti. Dia mengatakan wilayahnya merupakan pintu masuk bagi orang-orang dari luar negeri.

"Kita takutkan, jika kebutuhan vaksin ini tidak dapat dipenuhi, akan menyebabkan meningkatnya jumlah kasus positif di Meranti. Apalagi daerah kita merupakan pintu masuk dan berbatasan langsung dengan negara tetangga," ungkap Bupati.

Jika terjadi peningkatan kasus positif COVID-19 di Meranti, dia meminta Pemkab tidak disalahkan. Menurutnya, hal itu terjadi karena masih banyak masyarakat yang belum divaksinasi akibat stok kosong.

"Jika terjadi peningkatan kasus positif di Meranti, jangan salahkan daerah, tapi Provinsi harus bisa introspeksi diri. Kami di daerah sudah sangat serius menangani kasus COVID-19," ujarnya.

Dari keterangan Satgas Kepulauan Meranti, untuk mencukupi vaksin COVID-19 di Meranti, mereka telah beberapa kali mengusulkan permintaan penambahan vaksin melalui Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV). Namun jumlah yang diberikan jauh dari harapan.

"Kemarin kita mengusulkan 700 dosis, yang kita dapat hanya 100 dosis. Kemudian kita minta penambahan 500 lagi, tapi kembali dikirim hanya 100. Akibatnya, kita kehabisan stok vaksin, padahal masih banyak warga yang belum melakukan vaksinasi," jelas jubir Percepatan Penanganan COVID-19 Kepulauan Meranti Muhammad Fahri.