'
18 Zulqaidah 1447 H | Selasa, 5 Mei 2026
×
/ meranti
Bupati Meranti Serang Pemprov Riau soal Stok Vaksin COVID Habis: Amburadul!
| Jumat, 23 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin

Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Muhammad Adil kurang puas terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Riau. Dia mempermasalahkan Pemprov Riau yang dinilai tidak bisa menyediakan vaksin Corona lanjutan ke daerahnya untuk mempercepat vaksinasi masyarakat.

"Kabarnya stok vaksin yang ada di Pemprov Riau habis, sehingga belum bisa melakukan pendistribusian ke kabupaten, khusus Kepulauan Meranti. Akibatnya, Pemkab Meranti tidak dapat lagi melanjutkan vaksinasi karena kehabisan stok," kata Muhammad Adil seperti dilansir dari Antara, Kamis (22/7/2021).

Adil mempertanyakan kinerja Tim Satgas COVID-19 Riau. Dia pun menyebut kinerja Pemprov Riau amburadul.

"Sesuai instruksi Presiden, kita diminta mengejar target vaksinasi kepada masyarakat. Namun, jika kondisi begini, tentu tidak akan berhasil. Artinya, kinerja Tim Gugus Tugas COVID-19 Provinsi amburadul," katanya.

Dia menyalahkan Satgas COVID-19 Riau terkait kekosongan stok vaksin Corona. Dia mengatakan hal itu terjadi akibat ketidakmampuan Tim Satgas COVID-19 Riau melobi pemerintah pusat untuk mengalokasikan vaksin Corona yang cukup untuk Riau.

Adil khawatir kosongnya stok vaksin Corona akan berdampak pada meningkatnya kasus positif COVID-19 di Meranti. Dia mengatakan wilayahnya merupakan pintu masuk bagi orang-orang dari luar negeri.

"Kita takutkan, jika kebutuhan vaksin ini tidak dapat dipenuhi, akan menyebabkan meningkatnya jumlah kasus positif di Meranti. Apalagi daerah kita merupakan pintu masuk dan berbatasan langsung dengan negara tetangga," ungkap Bupati.

Jika terjadi peningkatan kasus positif COVID-19 di Meranti, dia meminta Pemkab tidak disalahkan. Menurutnya, hal itu terjadi karena masih banyak masyarakat yang belum divaksinasi akibat stok kosong.

"Jika terjadi peningkatan kasus positif di Meranti, jangan salahkan daerah, tapi Provinsi harus bisa introspeksi diri. Kami di daerah sudah sangat serius menangani kasus COVID-19," ujarnya.

Dari keterangan Satgas Kepulauan Meranti, untuk mencukupi vaksin COVID-19 di Meranti, mereka telah beberapa kali mengusulkan permintaan penambahan vaksin melalui Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV). Namun jumlah yang diberikan jauh dari harapan.

"Kemarin kita mengusulkan 700 dosis, yang kita dapat hanya 100 dosis. Kemudian kita minta penambahan 500 lagi, tapi kembali dikirim hanya 100. Akibatnya, kita kehabisan stok vaksin, padahal masih banyak warga yang belum melakukan vaksinasi," jelas jubir Percepatan Penanganan COVID-19 Kepulauan Meranti Muhammad Fahri.

Index
Kisah Pilu Putri, Korban Narkoba yang Datang ke Rumah Dinas Bupati Siak
Pelaku Usaha Pekanbaru Riau Gelar Temu Ramah dan Sosialisasi Bersama Penggadaian
Bupati Siak, Perempuan NU Harus Aktif di Bidang Sosial dan Ekonomi
Menteri LHK Hanif Dorong Pengakhiran Open Dumping, Pekanbaru Siapkan Teknologi Methane Capture
Berhasil Tekan Kemiskinan dan Stunting, WaliKota Agung Terima Penghargaan
Harga Lebih Murah, Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini Digelar di Pekanbaru dan Siak
Rakor DBH Sawit 2026: Pelalawan Tegaskan Komitmen Percepat Pembangunan Infrastruktur
Pekan Ini Operasi Pasar Murah Digelar di 3 Kabupaten, Berikut Lokasinya
Pemko Pekanbaru Jawab Pandangan Umum Fraksi Terkait LKPj 2025
Pemko Pekanbaru Koordinasi ke Pemprov Minta Bangun Drainase Jalan Soekarno Hatta
Index
Deportasi Perdana Pascalebaran, 32 Pekerja Migran dari Malaysia Tiba di Pelabuhan Dumai
HUT PUPR ke-2,Ketum Handoko,PUPR Terus Berkembang,Berkolaborasi dengan Pihak Pemerintah dan Swasta
Bupati Pelalawan H. Zukri Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Jelang Idul Fitri
 Jalin Silaturrahmi,DPD Parsindo Riau Buka Puasa Bersama 137 Yatim dan Dhuafa
 Inspektorat Kota Pekanbaru dan Darma Wanita Berbagi 1000 Paket Takjil Gratis
Perkuat Sinergi Pengamanan Idulfitri, Bupati Siak Hadiri Rakor Operasi Lancang Kuning 2026
Polisi Bubarkan Kerumunan Pemuda di Pekanbaru untuk Antisipasi Balap Liar
Bupati Siak Afni, Hadiri Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di Polda Riau
Serap Aspirasi hingga Bahas Beasiswa
Bupati Siak Afni Yakin Generasi Muda Siak Mampu Tumbuh Menjadi Generasi Qur’ani
pemerintahan
Menteri LHK Hanif Dorong Pengakhiran Open Dumping, Pekanbaru Siapkan Teknologi Methane Capture
Berhasil Tekan Kemiskinan dan Stunting, WaliKota Agung Terima Penghargaan
Harga Lebih Murah, Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini Digelar di Pekanbaru dan Siak
Pekan Ini Operasi Pasar Murah Digelar di 3 Kabupaten, Berikut Lokasinya
daerah
Bupati Siak, Perempuan NU Harus Aktif di Bidang Sosial dan Ekonomi
Rakor DBH Sawit 2026: Pelalawan Tegaskan Komitmen Percepat Pembangunan Infrastruktur
Perkuat Sinergi Pengamanan Idulfitri, Bupati Siak Hadiri Rakor Operasi Lancang Kuning 2026
Polisi Bubarkan Kerumunan Pemuda di Pekanbaru untuk Antisipasi Balap Liar
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
meranti

Bupati Meranti Serang Pemprov Riau soal Stok Vaksin COVID Habis: Amburadul!
Jumat, 23 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Muhammad Adil kurang puas terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Riau. Dia mempermasalahkan Pemprov Riau yang dinilai tidak bisa menyediakan vaksin Corona lanjutan ke daerahnya untuk mempercepat vaksinasi masyarakat.

"Kabarnya stok vaksin yang ada di Pemprov Riau habis, sehingga belum bisa melakukan pendistribusian ke kabupaten, khusus Kepulauan Meranti. Akibatnya, Pemkab Meranti tidak dapat lagi melanjutkan vaksinasi karena kehabisan stok," kata Muhammad Adil seperti dilansir dari Antara, Kamis (22/7/2021).

Adil mempertanyakan kinerja Tim Satgas COVID-19 Riau. Dia pun menyebut kinerja Pemprov Riau amburadul.

"Sesuai instruksi Presiden, kita diminta mengejar target vaksinasi kepada masyarakat. Namun, jika kondisi begini, tentu tidak akan berhasil. Artinya, kinerja Tim Gugus Tugas COVID-19 Provinsi amburadul," katanya.

Dia menyalahkan Satgas COVID-19 Riau terkait kekosongan stok vaksin Corona. Dia mengatakan hal itu terjadi akibat ketidakmampuan Tim Satgas COVID-19 Riau melobi pemerintah pusat untuk mengalokasikan vaksin Corona yang cukup untuk Riau.

Adil khawatir kosongnya stok vaksin Corona akan berdampak pada meningkatnya kasus positif COVID-19 di Meranti. Dia mengatakan wilayahnya merupakan pintu masuk bagi orang-orang dari luar negeri.

"Kita takutkan, jika kebutuhan vaksin ini tidak dapat dipenuhi, akan menyebabkan meningkatnya jumlah kasus positif di Meranti. Apalagi daerah kita merupakan pintu masuk dan berbatasan langsung dengan negara tetangga," ungkap Bupati.

Jika terjadi peningkatan kasus positif COVID-19 di Meranti, dia meminta Pemkab tidak disalahkan. Menurutnya, hal itu terjadi karena masih banyak masyarakat yang belum divaksinasi akibat stok kosong.

"Jika terjadi peningkatan kasus positif di Meranti, jangan salahkan daerah, tapi Provinsi harus bisa introspeksi diri. Kami di daerah sudah sangat serius menangani kasus COVID-19," ujarnya.

Dari keterangan Satgas Kepulauan Meranti, untuk mencukupi vaksin COVID-19 di Meranti, mereka telah beberapa kali mengusulkan permintaan penambahan vaksin melalui Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV). Namun jumlah yang diberikan jauh dari harapan.

"Kemarin kita mengusulkan 700 dosis, yang kita dapat hanya 100 dosis. Kemudian kita minta penambahan 500 lagi, tapi kembali dikirim hanya 100. Akibatnya, kita kehabisan stok vaksin, padahal masih banyak warga yang belum melakukan vaksinasi," jelas jubir Percepatan Penanganan COVID-19 Kepulauan Meranti Muhammad Fahri.