'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ pekanbaru
Kolaborasi Pembenahan Lingkungan dan Gizi Solusi Mengatasi Stunting
| Kamis, 22 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin

Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, S.T., M.T menghadiri kegiatan aksi konvergensi percepatan penurunan dan pencegahan stunting Kota Pekanbaru Tahun 2021, Kamis (22/7) di Aula Lantai VI Gedung Utama Komplek Perkantoran Tenayan Raya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Pekanbaru, Pekanbaru berhasil menurunkan angka stunting dari 18 persen, menjadi 12,24 persen pada tahun 2020 lalu. Wali Kota Pekanbaru mengucapkan terimakasih kepada Tim Terpadu dari Instansi Vertikal, Organisasi Peramgkat Daerah (OPD) Pekanbaru dan juga masyaralat.  

WaliKota menjelaskan OPD - OPD Pekanbaru telah menghimpun data mengenai permasalahan stunting di Pekanbaru. Ada sekitar 15 kelurahan yang terdapat 569 anak balita mengalami stunting.

"Stunting penyebabnya 30 persen gizi dan 70 persen lingkungan. Saat ini permasalahan sudah dipetakan berdasarkan wilayahnya, tinggal dilakukan pembenahan," kata Dr. H. Firdaus, S.T., M.T

Datuk Bandar Setia Amanah ini menekankan, stunting bukan hanya permasalahan gizi, tapi didominasi lingkungan. "Dengan sudah dipetakan permasalahannya, dalam program jangka pendek, Insya Allah Pekanbaru 2024 zero stunting," ucapnya.

Walikota meminta OPD terkait dalam pembenehan lingkungan, seperti, Dinas PUPR, Perkim dan DLHK untuk turun melihat permaslahan lingkungan di 15 Kelurahan yang ada di Pekanbaru.  

"Sebenarnya upaya - upaya pembenahan lingkungan sudah dilakukan, baik program dari nasional, provinsi, dan pemko sendiri melalui kotaku. Contohnya, penyediaan air bersih, salah satunya dengan sumor bor air dalam, tapi ini merupakan program jangka pendek," katanya.

Untuk jangka panjang, Wali Kota mencontohkan ada program dari peningkatan layanan PDAM tirta siak, yang siap menambah 55.000 sambungan kerumah warga Pekanbaru. Selain itu, Pemko Pekanbaru, Pemkab Kampar dan Pemprov Riau akan membangun instlasi air bersih, yang melayani tiga Kecamatan di Pekanbaru dan dua Kecamatan di Kabupaten Kampar.
"Instalasi air bersih ini adalah air siap minum dengan kecepatan 1.000 liter per detik," kata Walikota.

Dari segi gizi, Walikota meminta OPD - OPD tekhnis seperti Dinas Ketahanan Pangan, Diskes dan Distankan memanfaatkan program - program yang sudah ada.  "Ada 15 kelurahan harus ditingkatkan kualitas pangannya. Kita minta OPD tekhnis berkolaborasi untuk menyusun program meningkatkan kualitas pangan dan kesehatan di Kota Pekanbaru," kata Walikota.

Kepaduan program di bidang lingkungan dan bidang gizi, kata Wali Kota, itu sudah baik untuk dipertahankan dan terusditingkatkan. "Namun perlu diingat semua program jangka pendek, jangka panjangnya adalah membangun smart people. Untuk mewujudkannya, kita harus membangun SDM, SDM unggul tercipta jika sudah tak ada stunting di Pekanbaru," pungkasnya.

Prevalensi Balita Stunting Tertinggi di Kota Pekanbaru di 15 kelurahan:

Suka mulia
Melebung
Tanjung RHU
Bencah lesung
Pesisir
Rejo sari
Rumbai barat
Tuah negri
Bambu kuning
Okura
Air dingin
Lembah sari
Limbungan baru

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pekanbaru

Kolaborasi Pembenahan Lingkungan dan Gizi Solusi Mengatasi Stunting
Kamis, 22 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, S.T., M.T menghadiri kegiatan aksi konvergensi percepatan penurunan dan pencegahan stunting Kota Pekanbaru Tahun 2021, Kamis (22/7) di Aula Lantai VI Gedung Utama Komplek Perkantoran Tenayan Raya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Pekanbaru, Pekanbaru berhasil menurunkan angka stunting dari 18 persen, menjadi 12,24 persen pada tahun 2020 lalu. Wali Kota Pekanbaru mengucapkan terimakasih kepada Tim Terpadu dari Instansi Vertikal, Organisasi Peramgkat Daerah (OPD) Pekanbaru dan juga masyaralat.  

WaliKota menjelaskan OPD - OPD Pekanbaru telah menghimpun data mengenai permasalahan stunting di Pekanbaru. Ada sekitar 15 kelurahan yang terdapat 569 anak balita mengalami stunting.

"Stunting penyebabnya 30 persen gizi dan 70 persen lingkungan. Saat ini permasalahan sudah dipetakan berdasarkan wilayahnya, tinggal dilakukan pembenahan," kata Dr. H. Firdaus, S.T., M.T

Datuk Bandar Setia Amanah ini menekankan, stunting bukan hanya permasalahan gizi, tapi didominasi lingkungan. "Dengan sudah dipetakan permasalahannya, dalam program jangka pendek, Insya Allah Pekanbaru 2024 zero stunting," ucapnya.

Walikota meminta OPD terkait dalam pembenehan lingkungan, seperti, Dinas PUPR, Perkim dan DLHK untuk turun melihat permaslahan lingkungan di 15 Kelurahan yang ada di Pekanbaru.  

"Sebenarnya upaya - upaya pembenahan lingkungan sudah dilakukan, baik program dari nasional, provinsi, dan pemko sendiri melalui kotaku. Contohnya, penyediaan air bersih, salah satunya dengan sumor bor air dalam, tapi ini merupakan program jangka pendek," katanya.

Untuk jangka panjang, Wali Kota mencontohkan ada program dari peningkatan layanan PDAM tirta siak, yang siap menambah 55.000 sambungan kerumah warga Pekanbaru. Selain itu, Pemko Pekanbaru, Pemkab Kampar dan Pemprov Riau akan membangun instlasi air bersih, yang melayani tiga Kecamatan di Pekanbaru dan dua Kecamatan di Kabupaten Kampar.
"Instalasi air bersih ini adalah air siap minum dengan kecepatan 1.000 liter per detik," kata Walikota.

Dari segi gizi, Walikota meminta OPD - OPD tekhnis seperti Dinas Ketahanan Pangan, Diskes dan Distankan memanfaatkan program - program yang sudah ada.  "Ada 15 kelurahan harus ditingkatkan kualitas pangannya. Kita minta OPD tekhnis berkolaborasi untuk menyusun program meningkatkan kualitas pangan dan kesehatan di Kota Pekanbaru," kata Walikota.

Kepaduan program di bidang lingkungan dan bidang gizi, kata Wali Kota, itu sudah baik untuk dipertahankan dan terusditingkatkan. "Namun perlu diingat semua program jangka pendek, jangka panjangnya adalah membangun smart people. Untuk mewujudkannya, kita harus membangun SDM, SDM unggul tercipta jika sudah tak ada stunting di Pekanbaru," pungkasnya.

Prevalensi Balita Stunting Tertinggi di Kota Pekanbaru di 15 kelurahan:

Suka mulia
Melebung
Tanjung RHU
Bencah lesung
Pesisir
Rejo sari
Rumbai barat
Tuah negri
Bambu kuning
Okura
Air dingin
Lembah sari
Limbungan baru