'
19 Sya'ban 1447 H | Sabtu, 7 Februari 2026
×
/ pekanbaru
Satgas Covid-19 Riau Catat 3 Ribuan Berita Hoaks Selama Pandemi, Pelaku Ada dari Petugas Kesehatan
| Rabu, 14 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin

Satgas Covid-19 Riau mencatat lebih dari tiga ribu berita hoaks selama pandemi, pelaku ada dari petugas kesehatan.

Sejak Pandemi Covid-19 melanda Indonesia termasuk di Riau mulai bermunculan informasi dan berita bohong yang disebarkan melalui media sosial.

Bahkan dari catatan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Riau pelaku penyebar hoaks tidak hanya dari kalangan masyarakat biasa. Tapi ada juga yang berasal dari tenaga kesehatan.

"Informasi hoax itu berkembang dengan cepat ditengah masyarakat lewat media sosial, baik itu yang disampaikan masyarakat awam, bahkan ada juga yang dilakukan oleh petugas kesehatan yang tidak bertanggung jawab," kata Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi, Selasa (13/7/2021).

Pihaknya menyayangkan karena hingga saat ini masih ada informasi hoax terkait Covid-19 yang beredar di kalangan masyarakat.

Padahal Pandemi Covid-19 sudah berlangsung sudah lebih dua tahun dan menyebabkan ribuan orang meninggal dunia di Riau.

"Kami medapat informasi tentang hoax yang beredar di masyarakat. Total hoax sampai 12 Juli di Provinsi Riau cukup banyak ada 3.777 hoax," katanya.

Indra Yovi mengatakan, informasi hoax yang beredar ke masyarakat itu lewat media sosial, baik itu Facebook, Instagram, Twitter, dan YouTube.

Karena itu, Indra Yovi mengharapkan kebijakan masyarakat untuk selalu menyaring informasi soal Covid-19 sebelum membagikan ke media sosial.

"Jadi saring dulu, baru share. Karena kami tidak mengharapkan informasi yang mengakibatkan masyarakat abai terhadap protokol kesehatan," ujarnya.

Dari total 3.777 hoax yang beredar melalui media sosial itu saat ini sudah di take down atau dihapus. Rincianya dari 3.777 hoax yang beredar di media sosial itu.

Di antaranya Facebook 3.155 hoax. Kemudian Instagram 26 hoax, Twitter 547 hoax, dan Youtube 49 hoax. Jadi total ada 3.777 hoax.

"Jadi semua informasi yang tak benar langsung di take down oleh flat form," kata Yovi.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pekanbaru

Satgas Covid-19 Riau Catat 3 Ribuan Berita Hoaks Selama Pandemi, Pelaku Ada dari Petugas Kesehatan
Rabu, 14 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Satgas Covid-19 Riau mencatat lebih dari tiga ribu berita hoaks selama pandemi, pelaku ada dari petugas kesehatan.

Sejak Pandemi Covid-19 melanda Indonesia termasuk di Riau mulai bermunculan informasi dan berita bohong yang disebarkan melalui media sosial.

Bahkan dari catatan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Riau pelaku penyebar hoaks tidak hanya dari kalangan masyarakat biasa. Tapi ada juga yang berasal dari tenaga kesehatan.

"Informasi hoax itu berkembang dengan cepat ditengah masyarakat lewat media sosial, baik itu yang disampaikan masyarakat awam, bahkan ada juga yang dilakukan oleh petugas kesehatan yang tidak bertanggung jawab," kata Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi, Selasa (13/7/2021).

Pihaknya menyayangkan karena hingga saat ini masih ada informasi hoax terkait Covid-19 yang beredar di kalangan masyarakat.

Padahal Pandemi Covid-19 sudah berlangsung sudah lebih dua tahun dan menyebabkan ribuan orang meninggal dunia di Riau.

"Kami medapat informasi tentang hoax yang beredar di masyarakat. Total hoax sampai 12 Juli di Provinsi Riau cukup banyak ada 3.777 hoax," katanya.

Indra Yovi mengatakan, informasi hoax yang beredar ke masyarakat itu lewat media sosial, baik itu Facebook, Instagram, Twitter, dan YouTube.

Karena itu, Indra Yovi mengharapkan kebijakan masyarakat untuk selalu menyaring informasi soal Covid-19 sebelum membagikan ke media sosial.

"Jadi saring dulu, baru share. Karena kami tidak mengharapkan informasi yang mengakibatkan masyarakat abai terhadap protokol kesehatan," ujarnya.

Dari total 3.777 hoax yang beredar melalui media sosial itu saat ini sudah di take down atau dihapus. Rincianya dari 3.777 hoax yang beredar di media sosial itu.

Di antaranya Facebook 3.155 hoax. Kemudian Instagram 26 hoax, Twitter 547 hoax, dan Youtube 49 hoax. Jadi total ada 3.777 hoax.

"Jadi semua informasi yang tak benar langsung di take down oleh flat form," kata Yovi.