'
19 Sya'ban 1447 H | Sabtu, 7 Februari 2026
×
/ nasional
Vaksinasi Covid-19 Ketiga Bagi Tenaga Kesehatan akan Pakai Vaksin Moderna
| Sabtu, 10 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin

Pemerintah akan memberikan vaksinasi Covid-19 ketiga atau suntikan booster untuk tenaga kesehatan. Vaksin yang akan digunakan adalah buatan Moderna. Vaksin buatan perusahaan Amerika Serikat tersebut disebut 95 persen efektif melindungi dari Covid-19.

Program vaksinasi ketiga ini akan dilakukan mulai pekan depan untuk 1,47 juta tenaga kesehatan. "Vaksin Moderna ini rencananya datang minggu ini dan diharapkan mulai minggu depan sudah bisa kita mulai (vaksinasi)," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers daring, Jumat, 9 Juli 2021.

Budi menegaskan, vaksinasi ketiga hanya diberikan untuk tenaga kesehatan karena keterbatasan jumlah vaksin yang tersedia.

"Penting untuk kita pahami, vaksinasi ketiga ini hanya diberikan kepada tenaga kesehatan. Karena mereka itu yang setiap hari bertemu dengan virus yang tinggi sekali kadarnya dan mereka harus kita lindungi mati-matian agar mereka bisa konsentrasi bekerja," ujar Budi.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar IDI, Slamet Budiarto mengatakan sudah ratusan dokter yang meninggal akibat terpapar Covid-19. Bahkan, sejumlah dokter yang meninggal dunia itu setelah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

"Ini sebagian besar dokter yang meninggal sudah divaksin dua kali, artinya ini terkait efikasi vaksin Covid-19," kata Slamet dalam diskusi secara virtual, Selasa, 29 Juni 2021. Ia pun mendorong agar ada vaksinasi Covid-19 ketiga.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
nasional

Vaksinasi Covid-19 Ketiga Bagi Tenaga Kesehatan akan Pakai Vaksin Moderna
Sabtu, 10 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Pemerintah akan memberikan vaksinasi Covid-19 ketiga atau suntikan booster untuk tenaga kesehatan. Vaksin yang akan digunakan adalah buatan Moderna. Vaksin buatan perusahaan Amerika Serikat tersebut disebut 95 persen efektif melindungi dari Covid-19.

Program vaksinasi ketiga ini akan dilakukan mulai pekan depan untuk 1,47 juta tenaga kesehatan. "Vaksin Moderna ini rencananya datang minggu ini dan diharapkan mulai minggu depan sudah bisa kita mulai (vaksinasi)," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers daring, Jumat, 9 Juli 2021.

Budi menegaskan, vaksinasi ketiga hanya diberikan untuk tenaga kesehatan karena keterbatasan jumlah vaksin yang tersedia.

"Penting untuk kita pahami, vaksinasi ketiga ini hanya diberikan kepada tenaga kesehatan. Karena mereka itu yang setiap hari bertemu dengan virus yang tinggi sekali kadarnya dan mereka harus kita lindungi mati-matian agar mereka bisa konsentrasi bekerja," ujar Budi.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar IDI, Slamet Budiarto mengatakan sudah ratusan dokter yang meninggal akibat terpapar Covid-19. Bahkan, sejumlah dokter yang meninggal dunia itu setelah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

"Ini sebagian besar dokter yang meninggal sudah divaksin dua kali, artinya ini terkait efikasi vaksin Covid-19," kata Slamet dalam diskusi secara virtual, Selasa, 29 Juni 2021. Ia pun mendorong agar ada vaksinasi Covid-19 ketiga.