'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ pelalawan
Begini Aturan Akad dan Resepsi Pernikahan Selama Pengetatan PPKM
| Jumat, 9 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin

Dr. H . Firdaus, ST.,MT.

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, memberikan izin kepada warga yang hendak melangsungkan akad dan resepsi pernikahan selama penerapan pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro.

Namun demikian, ada beberapa aturan yang harus dipatuhi. Seperti untuk pelaksanaan akad nikah, jumlah keluarga yang hadir dibatasi sebanyak 30 orang. Yang mana 15 orang dari pihak laki-laki dan 15 orang dari pihak perempuan.

"Jadi kalau sebelumnya akad nikah hanya boleh dihadiri 20 orang, sekarang kita tambah jadi 30 orang mengikuti kebijakan dari Jakarta," kata Walikota Pekanbaru Dr.H. Firdaus ,S.T., M.T, Kamis (8/7).

Kemudian untuk resepsi pernikahan khusus yang dilangsungkan di hotel, lanjut Walikota, tamu yang hadir hanya diizinkan sebanyak 25 persen dari kapasitas tempat atau ruangan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

"Serta harus mendapat rekomendasi dari Satgas Covid-19 Kota Pekanbaru," tegasnya.

Sementara untuk makanan, terang walikota, tidak diperbolehkan dalam bentuk hidangan. Tamu yang hadir mesti diberi makanan yang dibungkus seperti nasi kotak.

"Untuk makannya, itu take away (dibawa pulang), nasi kotak. Kita tidak berikan izin untuk prasmanan. Ini utuk antisipasi (sebaran wabah covid-19 selama kegiatan berlangsung)," tutupnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah memberlakukan pengetatan PPKM mikro terhitung tanggal 6 hingga 20 Juli mendatang. PPKM sendiri difokuskan di wilayah RW yang berstatus zona merah dan oranye sebaran wabah Covid-19.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pelalawan

Begini Aturan Akad dan Resepsi Pernikahan Selama Pengetatan PPKM
Jumat, 9 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin
Dr. H . Firdaus, ST.,MT.
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, memberikan izin kepada warga yang hendak melangsungkan akad dan resepsi pernikahan selama penerapan pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro.

Namun demikian, ada beberapa aturan yang harus dipatuhi. Seperti untuk pelaksanaan akad nikah, jumlah keluarga yang hadir dibatasi sebanyak 30 orang. Yang mana 15 orang dari pihak laki-laki dan 15 orang dari pihak perempuan.

"Jadi kalau sebelumnya akad nikah hanya boleh dihadiri 20 orang, sekarang kita tambah jadi 30 orang mengikuti kebijakan dari Jakarta," kata Walikota Pekanbaru Dr.H. Firdaus ,S.T., M.T, Kamis (8/7).

Kemudian untuk resepsi pernikahan khusus yang dilangsungkan di hotel, lanjut Walikota, tamu yang hadir hanya diizinkan sebanyak 25 persen dari kapasitas tempat atau ruangan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

"Serta harus mendapat rekomendasi dari Satgas Covid-19 Kota Pekanbaru," tegasnya.

Sementara untuk makanan, terang walikota, tidak diperbolehkan dalam bentuk hidangan. Tamu yang hadir mesti diberi makanan yang dibungkus seperti nasi kotak.

"Untuk makannya, itu take away (dibawa pulang), nasi kotak. Kita tidak berikan izin untuk prasmanan. Ini utuk antisipasi (sebaran wabah covid-19 selama kegiatan berlangsung)," tutupnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah memberlakukan pengetatan PPKM mikro terhitung tanggal 6 hingga 20 Juli mendatang. PPKM sendiri difokuskan di wilayah RW yang berstatus zona merah dan oranye sebaran wabah Covid-19.