'
19 Sya'ban 1447 H | Sabtu, 7 Februari 2026
×
/ nasional
Rekor Lagi, Positif Covid 34.379 dan Meninggal 1.040 Orang
| Rabu, 7 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin

Catatan harian covid-19 di Indonesia belum menunjukkan pelandaian bahkan kembali mencatat rekor. Per Rabu (7/7), Satgas Covid-19 mencatat penambahan kasus baru sebanyak 34.379 pasien, membuat total kasus covid-19 di RI menembus 2.379.397 kasus sejak awal pandemi.

Dalam laporan yang sama, juga tercatat penambahan rekor angka kematian sebanyak 1.040 pasien, membuat total angka kematian mencapai 62.908 orang. Sementara itu pasien sembuh bertambah 14.835 hari ini membuat total pasien sembuh sebanyak 1.973.388 orang.

Pemeriksaan spesimen pada hari ini menembus 199.143 kasus. Adapun total kasus aktif atau pasien yang masih menjalani perawatan dan isolasi sebanyak 343.101 pasien.

Catatan kasus hari ini melengkapi rekor yang sebelumnya tercipta sehari sebelumnya atau Selasa (5/7). Kemarin, angka kasus covid-19 mencapai 31.189 kasus covid-19 dalam 24 jam . Dalam kurun waktu yang sama juga ditemukan 15.863 kasus sembuh dan 728 kasus meninggal secara nasional.

Pemerintah telah menjalankan sejumlah jurus untuk berupaya menekan laju penularan covid yang begitu masif. Salah satunya dengan memberlakukan PPKM Darurat untuk wilayah Jawa dan Bali hingga 20 Juli 2021. Sementara itu untuk wilayah di Luar Jawa-Bali diterapkan PPKM Mikro yang sedikit banyak regulasinya mirip dengan PPKM Darurat Jawa-Bali.

PPKM bertujuan membatasi mobilitas warga hingga menyusut 50 persen. Hal itu dilakukan melalui penyekatan jalan hingga pembatasan lingkungan kerja, tempat hiburan, hingga pusat perbelanjaan.

Terlepas dari itu, upaya deteksi virus corona juga dikembangkan. Teranyar, PT Biofarma menyiapkan perangkat deteksi PCR melalui media kumur dengan merek jual BioSaliva.

"Untuk produk baru kami BioSaliva, kita baru akan memproduksi sekitar 40 ribu per bulan," ujar Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir dikutip dari Antara, Rabu (7/7).

Produk BioSaliva memungkinkan pengetesan PCR tidak dilakukan melalui nasofaring dan hidung, tetapi melalui berkumur atau gargle.

Di samping itu, Bio Farma juga per bulannya memproduksi 2,4 juta alat pendeteksi covid-19 yang dikenal dengan mBioCoV-19 RT-PCR Kit. Honesti memastikan semua produk sudah dilakukan pengetesan dengan akurasi di atas 99 persen. "Khusus untuk BioSaliva, ini merupakan produk terbaru dan bisa mendeteksi semua varian covid-19 yang sekarang lagi berkembang di Indonesia," terang dia.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
nasional

Rekor Lagi, Positif Covid 34.379 dan Meninggal 1.040 Orang
Rabu, 7 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Catatan harian covid-19 di Indonesia belum menunjukkan pelandaian bahkan kembali mencatat rekor. Per Rabu (7/7), Satgas Covid-19 mencatat penambahan kasus baru sebanyak 34.379 pasien, membuat total kasus covid-19 di RI menembus 2.379.397 kasus sejak awal pandemi.

Dalam laporan yang sama, juga tercatat penambahan rekor angka kematian sebanyak 1.040 pasien, membuat total angka kematian mencapai 62.908 orang. Sementara itu pasien sembuh bertambah 14.835 hari ini membuat total pasien sembuh sebanyak 1.973.388 orang.

Pemeriksaan spesimen pada hari ini menembus 199.143 kasus. Adapun total kasus aktif atau pasien yang masih menjalani perawatan dan isolasi sebanyak 343.101 pasien.

Catatan kasus hari ini melengkapi rekor yang sebelumnya tercipta sehari sebelumnya atau Selasa (5/7). Kemarin, angka kasus covid-19 mencapai 31.189 kasus covid-19 dalam 24 jam . Dalam kurun waktu yang sama juga ditemukan 15.863 kasus sembuh dan 728 kasus meninggal secara nasional.

Pemerintah telah menjalankan sejumlah jurus untuk berupaya menekan laju penularan covid yang begitu masif. Salah satunya dengan memberlakukan PPKM Darurat untuk wilayah Jawa dan Bali hingga 20 Juli 2021. Sementara itu untuk wilayah di Luar Jawa-Bali diterapkan PPKM Mikro yang sedikit banyak regulasinya mirip dengan PPKM Darurat Jawa-Bali.

PPKM bertujuan membatasi mobilitas warga hingga menyusut 50 persen. Hal itu dilakukan melalui penyekatan jalan hingga pembatasan lingkungan kerja, tempat hiburan, hingga pusat perbelanjaan.

Terlepas dari itu, upaya deteksi virus corona juga dikembangkan. Teranyar, PT Biofarma menyiapkan perangkat deteksi PCR melalui media kumur dengan merek jual BioSaliva.

"Untuk produk baru kami BioSaliva, kita baru akan memproduksi sekitar 40 ribu per bulan," ujar Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir dikutip dari Antara, Rabu (7/7).

Produk BioSaliva memungkinkan pengetesan PCR tidak dilakukan melalui nasofaring dan hidung, tetapi melalui berkumur atau gargle.

Di samping itu, Bio Farma juga per bulannya memproduksi 2,4 juta alat pendeteksi covid-19 yang dikenal dengan mBioCoV-19 RT-PCR Kit. Honesti memastikan semua produk sudah dilakukan pengetesan dengan akurasi di atas 99 persen. "Khusus untuk BioSaliva, ini merupakan produk terbaru dan bisa mendeteksi semua varian covid-19 yang sekarang lagi berkembang di Indonesia," terang dia.