'
19 Jumadil Awwal 1448 H | Sabtu, 31 Oktober 2026
×
/ bengkalis
Mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis Ikuti Kelas Pemilu, KPU Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif
| Kamis, 29 Oktober 2026
Editor : | Penulis :

SUPERRIAU.COM

BENGKALIS – Mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis mengikuti kegiatan Kelas Pemilu dan Demokrasi Seri Kelima yang ditaja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis, Kamis 29 Oktober 2026.

Kegiatan ini mengangkat tema “Pemilu Inklusif Menjamin Kesetaraan Gender, Akses untuk Kaum Marginal dan Disabilitas.”

Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi dan diskusi bagi mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) yang inklusif, setara, dan memberikan kesempatan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi.

Hadir sebagai pemateri, Anggota KPU Kabupaten Bengkalis, Sri Jumarni, dengan moderator Riki Harianto, yang merupakan staf pelaksana KPU Kabupaten Bengkalis.

Dalam pemaparannya, Sri Jumarni menekankan pentingnya mewujudkan pemilu yang inklusif dengan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan serta memberikan ruang bagi setiap warga negara untuk menggunakan hak pilihnya tanpa diskriminasi.

Menurutnya, demokrasi yang berkualitas adalah demokrasi yang mampu merangkul seluruh elemen masyarakat, termasuk perempuan, kelompok marginal, dan penyandang disabilitas. Oleh karena itu, akses terhadap informasi, fasilitas, serta proses pemilu perlu diperhatikan agar setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh edukasi dan literasi mengenai pelaksanaan pemilu yang inklusif, mulai dari pentingnya kesetaraan hak hingga upaya memastikan seluruh masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya secara bebas dan setara.

Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan minat mahasiswa untuk mempelajari kepemiluan secara lebih mendalam melalui pendekatan akademik, sekaligus membangun kesadaran kritis terhadap tantangan dalam mewujudkan demokrasi yang inklusif.

Salah seorang mahasiswa Program Studi Bisnis Digital, Cahaya Azhara Manik, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan manfaat dan wawasan baru bagi mahasiswa dalam memahami pentingnya pemilu inklusif.

Menurut Cahaya, materi yang disampaikan membuka ruang pemikiran kritis mengenai bagaimana prinsip pemilu inklusif dapat diterapkan secara nyata, sehingga hak pilih seluruh masyarakat dapat tersalurkan tanpa adanya diskriminasi.

Sementara itu, dosen pendamping, Defitri Akbar, berharap kegiatan Kelas Pemilu dan Demokrasi dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan demikian, pemahaman mahasiswa mengenai sistem dan proses kepemiluan dapat semakin meningkat.

Ia juga berharap materi yang diperoleh melalui kegiatan tersebut dapat dielaborasikan dengan pembelajaran di dalam kelas, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami konsep demokrasi secara teoritis, tetapi juga mampu mengkaji penerapannya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Melalui kegiatan Kelas Pemilu dan Demokrasi ini, sinergi antara KPU Kabupaten Bengkalis dan kalangan perguruan tinggi diharapkan dapat terus diperkuat dalam meningkatkan literasi kepemiluan, menumbuhkan kesadaran demokrasi, serta mendorong terwujudnya pemilu yang inklusif, adil, dan memberikan kesempatan setara bagi seluruh warga negara.

Index
Mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis Ikuti Kelas Pemilu, KPU Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif
Kemkomdigi Ingatkan Ancaman AI, Penipuan Kini Bisa Meniru Suara dan Identitas
Bangun Ketahanan Digital, 69 Aplikasi Pemerintah Beroperasi di Pusat Data Nasional
Alhamdulillah, Labkesmas Bengkalis Raih Akreditasi Utama, Siap Tingkatkan Mutu Pelayanan
Bertemu USABC, Meutya Hafid Dorong Investasi Digital AS Beri Manfaat Nyata bagi Indonesia
Dewan Pendidikan Bengkalis Apresiasi K3S Bantan Gelar Lomba Cerdas Cermat Tingkat SD
Toreh Prestasi Internasional, Mahasiswa Polbeng Raih Gold Medal dan Special Award di IUIC 2026 Malay
Jurnalistik Cendekia Gelar REDAKSI, Ajak Anak Yayasan Aisyah Mengenal Literasi
Perkuat Tata Kelola Data Desa dan Kelurahan, Kecamatan Bengkalis Sosialisasikan Program Desa Cantik
Hadiri Pembukaan Musda XI DPD Partai Golkar, Bupati Kasmarni Ajak Perkuat Persatuan dan Sinergi Pemb
Index
Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Tengah Tantangan Fiskal, Wabup Ingatkan Peran Pemuda untuk Dae
Menkomdigi Meutya Hafid dan Kapolri Suyudi Perkuat Sinergi Berantas Judi Online Lintas Negara dan Pe
Bupati Kasmarni Terima Audiensi PKB Bengkalis, Perkuat Sinergi Bangun Daerah
Bupati Bengkalis Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Tujuh Fraksi DPRD terhadap Ranperda APBD 2027
Peringatan Hari Santri 2026 di Ponpes Nurul Hidayah, Bupati Kasmarni Minta Santri Kuasai Iptek Menuj
Hadiri Paripurna DPRD, Bupati Bengkalis Harapkan Pandangan Umum Fraksi Jadi Bahan Penyempurnaan Ranp
Wabup Bengkalis Bagus Santoso Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Perkuat S
Ranperda APBD 2027 Disampaikan, DBH Migas Bengkalis Diproyeksi Turun 80,61 Persen
Diskominfotik Gaungkan Literasi Digital dan Anti Perundungan di SDN 32 Bantan
Wabup Bagus Santoso Hadiri Pembukaan Rakornas TPAKD oleh Presiden Prabowo
pemerintahan
Wali Kota Pekanbaru: Rumah Dinas Terbuka Bagi Siapa Saja
Pekanbaru Bersujud, Wako Agung dan Ratusan Warga Mohon Hujan di Tengah Kepungan Asap
Sekolah di Pekanbaru Dialihkan ke Daring, MBG Tetap Disalurkan
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Insinyur Profesional Utama
daerah
Mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis Ikuti Kelas Pemilu, KPU Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif
Kemkomdigi Ingatkan Ancaman AI, Penipuan Kini Bisa Meniru Suara dan Identitas
Bangun Ketahanan Digital, 69 Aplikasi Pemerintah Beroperasi di Pusat Data Nasional
Alhamdulillah, Labkesmas Bengkalis Raih Akreditasi Utama, Siap Tingkatkan Mutu Pelayanan
Politik
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
bengkalis

Mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis Ikuti Kelas Pemilu, KPU Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif
Kamis, 29 Oktober 2026
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

SUPERRIAU.COM

BENGKALIS – Mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis mengikuti kegiatan Kelas Pemilu dan Demokrasi Seri Kelima yang ditaja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis, Kamis 29 Oktober 2026.

Kegiatan ini mengangkat tema “Pemilu Inklusif Menjamin Kesetaraan Gender, Akses untuk Kaum Marginal dan Disabilitas.”

Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi dan diskusi bagi mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) yang inklusif, setara, dan memberikan kesempatan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi.

Hadir sebagai pemateri, Anggota KPU Kabupaten Bengkalis, Sri Jumarni, dengan moderator Riki Harianto, yang merupakan staf pelaksana KPU Kabupaten Bengkalis.

Dalam pemaparannya, Sri Jumarni menekankan pentingnya mewujudkan pemilu yang inklusif dengan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan serta memberikan ruang bagi setiap warga negara untuk menggunakan hak pilihnya tanpa diskriminasi.

Menurutnya, demokrasi yang berkualitas adalah demokrasi yang mampu merangkul seluruh elemen masyarakat, termasuk perempuan, kelompok marginal, dan penyandang disabilitas. Oleh karena itu, akses terhadap informasi, fasilitas, serta proses pemilu perlu diperhatikan agar setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh edukasi dan literasi mengenai pelaksanaan pemilu yang inklusif, mulai dari pentingnya kesetaraan hak hingga upaya memastikan seluruh masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya secara bebas dan setara.

Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan minat mahasiswa untuk mempelajari kepemiluan secara lebih mendalam melalui pendekatan akademik, sekaligus membangun kesadaran kritis terhadap tantangan dalam mewujudkan demokrasi yang inklusif.

Salah seorang mahasiswa Program Studi Bisnis Digital, Cahaya Azhara Manik, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan manfaat dan wawasan baru bagi mahasiswa dalam memahami pentingnya pemilu inklusif.

Menurut Cahaya, materi yang disampaikan membuka ruang pemikiran kritis mengenai bagaimana prinsip pemilu inklusif dapat diterapkan secara nyata, sehingga hak pilih seluruh masyarakat dapat tersalurkan tanpa adanya diskriminasi.

Sementara itu, dosen pendamping, Defitri Akbar, berharap kegiatan Kelas Pemilu dan Demokrasi dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan demikian, pemahaman mahasiswa mengenai sistem dan proses kepemiluan dapat semakin meningkat.

Ia juga berharap materi yang diperoleh melalui kegiatan tersebut dapat dielaborasikan dengan pembelajaran di dalam kelas, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami konsep demokrasi secara teoritis, tetapi juga mampu mengkaji penerapannya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Melalui kegiatan Kelas Pemilu dan Demokrasi ini, sinergi antara KPU Kabupaten Bengkalis dan kalangan perguruan tinggi diharapkan dapat terus diperkuat dalam meningkatkan literasi kepemiluan, menumbuhkan kesadaran demokrasi, serta mendorong terwujudnya pemilu yang inklusif, adil, dan memberikan kesempatan setara bagi seluruh warga negara.