'
19 Sya'ban 1447 H | Sabtu, 7 Februari 2026
×
/ bengkalis
Pemkab Bengkalis Launching Layanan Panggilan Darurat 112, Wujudkan Respon Cepat dan Tanggap
| Senin, 20 Oktober 2025
Editor : | Penulis :

SUPERRIAU.COM

BENGKALIS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis meluncurkan layanan panggilan darurat 112 yang dapat dihubungi secara gratis oleh masyarakat. 

Layanan ini merupakan nomor tunggal untuk berbagai kondisi kedaruratan, mulai dari kebakaran, kecelakaan, kerusuhan, bencana alam, masalah kesehatan, hingga gangguan keamanan.

Launching layanan panggilan darurat 112 dilakukan oleh Bupati Bengkalis diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Andris Wasono. di Aula Lantai IV Kantor Bupati Bengkalis. Senin, 20 Oktober 2025.

Dihadiri PIC Sistem Komunikasi Nasional Perlindungan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia, Indra Siswoyo, Direktur Commercial & ICT PT Jasnita Telekomindo Tbk, Sri Akhadah, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bengkalis Hendrik Finanda Pangaribuan, dan Wakil Ketua III DPRD Bengkalis H. Misno.

Bupati Bengkalis diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Andris Wasono menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan Kementerian Komunikasi dan Digital RI yang telah memfasilitasi dan mendorong terwujudnya layanan darurat 112 di Kabupaten Bengkalis.

“Kehadiran layanan ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan responsif, sekaligus mendukung implementasi Smart City serta Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di daerah,” ujar Andris.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bengkalis, H. Suwarto, menjelaskan bahwa layanan 112 bertujuan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. 

Suwarto menjelaskan, Kabupaten Bengkalis menjadi salah satu dari tiga daerah di Provinsi Riau yang menerapkan layanan 112, menyusul Kota Pekanbaru dan Kabupaten Siak. Sebelum diluncurkan secara resmi, Pemkab Bengkalis telah melakukan uji coba operasional sejak Juli hingga Oktober 2025.

Suwarto menambahkan, uji coba layanan panggilan darurat 112 berjalan sukses dengan respons positif dari masyarakat. Selama masa uji coba, petugas operator yang siaga berasal dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Diskominfotik, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Satpol PP dengan waktu operasional uji coba berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.

"Alhamdulillah, teman-teman operator dari perangkat daerah tersebut menunjukkan dedikasi yang baik selama uji coba," kata Suwarto, seraya mengucapkan terima kasih atas kinerja tim.

Respons masyarakat terhadap layanan ini sangat besar. Tercatat, selama Juli hingga Oktober 2025, total laporan panggilan yang masuk mencapai 6.870 panggilan terdapat 1.026 panggilan yang berhasil dijawab, meskipun ada beberapa yang terindikasi sebagai panggilan iseng.

"Keberhasilan layanan ini dibuktikan dalam sebuah kasus di Batin Solapan. Berkat tanggap cepat dan kerja sama tim, dua orang yang dilaporkan hilang dapat ditemukan dalam tempo tiga jam. Ini menunjukkan betapa penting dan mendesaknya panggilan darurat 112," tegas Suwarto.

PIC Sistem Komunikasi Nasional Perlindungan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia, Indra Siswoyo menegaskan bahwa layanan 112 adalah hasil kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, OPD terkait, dan penyelenggara telekomunikasi.

"Melalui call center ini, masyarakat Bengkalis hanya perlu mengingat satu nomor tunggal, yakni 112," kata Indra. Ia juga berharap layanan 112 di Bengkalis akan menjadi nomor tunggal yang melayani seluruh laporan kedaruratan masyarakat, layaknya layanan darurat di negara lain.(Rilis)

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
bengkalis

Pemkab Bengkalis Launching Layanan Panggilan Darurat 112, Wujudkan Respon Cepat dan Tanggap
Senin, 20 Oktober 2025
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

SUPERRIAU.COM

BENGKALIS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis meluncurkan layanan panggilan darurat 112 yang dapat dihubungi secara gratis oleh masyarakat. 

Layanan ini merupakan nomor tunggal untuk berbagai kondisi kedaruratan, mulai dari kebakaran, kecelakaan, kerusuhan, bencana alam, masalah kesehatan, hingga gangguan keamanan.

Launching layanan panggilan darurat 112 dilakukan oleh Bupati Bengkalis diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Andris Wasono. di Aula Lantai IV Kantor Bupati Bengkalis. Senin, 20 Oktober 2025.

Dihadiri PIC Sistem Komunikasi Nasional Perlindungan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia, Indra Siswoyo, Direktur Commercial & ICT PT Jasnita Telekomindo Tbk, Sri Akhadah, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bengkalis Hendrik Finanda Pangaribuan, dan Wakil Ketua III DPRD Bengkalis H. Misno.

Bupati Bengkalis diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Andris Wasono menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan Kementerian Komunikasi dan Digital RI yang telah memfasilitasi dan mendorong terwujudnya layanan darurat 112 di Kabupaten Bengkalis.

“Kehadiran layanan ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan responsif, sekaligus mendukung implementasi Smart City serta Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di daerah,” ujar Andris.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bengkalis, H. Suwarto, menjelaskan bahwa layanan 112 bertujuan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. 

Suwarto menjelaskan, Kabupaten Bengkalis menjadi salah satu dari tiga daerah di Provinsi Riau yang menerapkan layanan 112, menyusul Kota Pekanbaru dan Kabupaten Siak. Sebelum diluncurkan secara resmi, Pemkab Bengkalis telah melakukan uji coba operasional sejak Juli hingga Oktober 2025.

Suwarto menambahkan, uji coba layanan panggilan darurat 112 berjalan sukses dengan respons positif dari masyarakat. Selama masa uji coba, petugas operator yang siaga berasal dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Diskominfotik, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Satpol PP dengan waktu operasional uji coba berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.

"Alhamdulillah, teman-teman operator dari perangkat daerah tersebut menunjukkan dedikasi yang baik selama uji coba," kata Suwarto, seraya mengucapkan terima kasih atas kinerja tim.

Respons masyarakat terhadap layanan ini sangat besar. Tercatat, selama Juli hingga Oktober 2025, total laporan panggilan yang masuk mencapai 6.870 panggilan terdapat 1.026 panggilan yang berhasil dijawab, meskipun ada beberapa yang terindikasi sebagai panggilan iseng.

"Keberhasilan layanan ini dibuktikan dalam sebuah kasus di Batin Solapan. Berkat tanggap cepat dan kerja sama tim, dua orang yang dilaporkan hilang dapat ditemukan dalam tempo tiga jam. Ini menunjukkan betapa penting dan mendesaknya panggilan darurat 112," tegas Suwarto.

PIC Sistem Komunikasi Nasional Perlindungan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia, Indra Siswoyo menegaskan bahwa layanan 112 adalah hasil kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, OPD terkait, dan penyelenggara telekomunikasi.

"Melalui call center ini, masyarakat Bengkalis hanya perlu mengingat satu nomor tunggal, yakni 112," kata Indra. Ia juga berharap layanan 112 di Bengkalis akan menjadi nomor tunggal yang melayani seluruh laporan kedaruratan masyarakat, layaknya layanan darurat di negara lain.(Rilis)