'
25 Rabiul Akhir 1448 H | Kamis, 8 Oktober 2026
×
/ pekanbaru
Agung Nugroho,Jika ada Orang Tua Mempekerjakan Anak untuk meminta-minta akan di Sikat Habis
| Jumat, 8 Agustus 2025
Editor : | Penulis :

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengeluarkan peringatan keras kepada siapa pun yang masih mempekerjakan atau memaksa anak-anak untuk meminta-minta di jalan. Ia menegaskan, praktik eksploitasi anak tidak akan ditoleransi dan akan ditindak tegas.

“Peringatan keras dari saya bagi pelaku eksploitasi anak. Bagi yang masih kedapatan memaksa anak-anak bekerja atau meminta-minta, saya akan tindak tegas. Bila perlu, orang tuanya akan saya serahkan ke kepolisian untuk diproses pidana,” tegas Agung, Kamis (7/8/2025).

Ia menyebut, Dinas Sosial (Dinsos) sudah diperintahkan untuk tidak hanya melakukan pembinaan, tetapi juga pengawasan secara ketat terhadap keluarga yang pernah terlibat eksploitasi anak. Jika terbukti mengulang, sanksi tegas akan diberikan.

Agung juga mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam pengawasan. “Kalau melihat langsung di lapangan, silakan lapor ke Dinsos. Bisa juga kirim pesan langsung ke saya, atau diviralkan di media sosial. Saya pastikan akan kami tindak,” tegasnya.

Komitmen ini, kata Agung, adalah bagian dari upaya melindungi masa depan anak-anak di Pekanbaru. Pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap segala bentuk kekerasan dan eksploitasi terhadap anak.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Sosial Kota Pekanbaru berhasil mengamankan seorang ibu dan anak yang diduga melakukan eksploitasi anak di Pekanbaru yang viral di media sosial belakangan ini.

Kepala Dinas Sosial Pekanbaru Idrus mengatakan, tim berhasil mengamankan dan menangkap aktivitas eksploitasi anak tersebut di tempat yang sama saat video tersebut viral di awal, yakni di simpang tiga Arifin Achmad-Soekarno Hatta.

"Tim berhasil mengamankan ibu dan anak tersebut, anaknya perempuan, sudah kita data dan mintai keterangan, memang ada sedikit perlawanan dari si ibu, tapi berhasil kita amankan," kata Idrus kepada CAKAPLAH.com, Rabu (5/8/2025).

Idrus menyebut, sejauh ini informasi yang berhasil dikorek adalah bahwa mereka tinggal di daerah Kubang, dan si anak masih sekolah.

"Cuma si ibu tidak mau memberitahu alamat rumahnya, dan dimana sekolah anaknya. Anaknya sekolah, kadi aksi eksplotasi anak dengan disuruh meminta minta dilakukan setelah anaknya sekolah, di siang hari," katanya.

Lebih jauh, Idrus mengatakan, pihaknya selanjutnya menyerahkan keduanya ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak kota Pekanbaru untuk ditindaklanjuti dan pembinaan lebih lanjut. "Kita berharap kejadian ini tak lagi terulang," katanya.

Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial dugaan terjadinya eksploitasi anak di Pekanbaru kembali terjadi.

Dari video viral yang beredar terekam adanya aktifitas dugaan eksploitasi anak untuk meminta-minta, yang diduga dilakukan oleh orang tuanya di pertigaan simpang Jalan Arifin Achmad Pekanbaru.(ckplah).

Index
Bupati Kasmarni Bersama DPRD Bengkalis Teken Perubahan APBD 2026 Sebesar Rp3,578 Triliun
Puan LAM-R Bengkalis Resmi Dilantik, Bupati Hj. Kasmarni Ucapkan Tahniah dan Ajak Perkuat Peran Pere
Cakupan Konektivitas Tembus 90 Persen, Pemerintah Kejar Kualitas 5G
Wamenkomdigi: Kedaulatan Digital Dimulai dari Konektivitas yang Bermanfaat
Perkuat Sinergi Ekonomi Daerah, Pemkab Bengkalis Hadiri RUPSLB BRK Syariah
Diskominfotik Sambangi SDN 04 Bengkalis, Edukasi Siswa tentang Bahaya Gadget dan Cyber Bullying
Silaturahmi Ketua Harian LPTQ Baru, Bahas Persiapan MTQ ke-51 di Bantan
Turnamen Domino dan Tenis Meja SIWO PWI Bengkalis Dibuka, Bupati Apresiasi Peran Pers
Menkomdigi Tegaskan Kewajiban Pelindungan Anak ke CEO Roblox di Amerika Serikat
Salurkan Bantuan Logistik, Wabup Bengkalis Tinjau Korban Kebakaran Rumah di Deluk
Index
Jawaban Bupati Bengkalis Terhadap Pandangan Umum Fraksi DPRD: Perubahan APBD 2026 Harus Bermanfaat u
Tampung Aspirasi Masyarakat, Wabup Bagus Santoso Terima Laporan Hasil Reses Anggota DPRD Bengkalis
Meski Padat Agenda Safari Dakwah, UAS Sempatkan Tabligh Akbar Bersama Bupati Bengkalis di Muara Basu
Wali Kota Pekanbaru: Rumah Dinas Terbuka Bagi Siapa Saja
Pemkab Bengkalis Perkuat Sinergi Bersama RRI, Siap Hadirkan Informasi Edukatif dan Manfaat
Optimalkan PAD dan Kelestarian Lingkungan, Pemkab Bengkalis Jajaki Kerja Sama Bidang AMDAL
Bupati Bengkalis Sampaikan Ranperda dan Nota Keuangan Perubahan APBD 2026, Fokus Perkuat Pembangunan
UMKM Jadi Bantalan Ekonomi Perbatasan, Pemkab Bengkalis Dorong Reaktivasi Perdagangan Lintas Batas S
Dorong Inovasi Digital, HMTI Polbeng Sukses Gelar KOMTIK XII Tahun 2026
Berikan Semangat Kontes Kapal Indonesia 2026, Bupati Kasmarni Saksikan Langsung Penampilan Tim Polbe
pemerintahan
Wali Kota Pekanbaru: Rumah Dinas Terbuka Bagi Siapa Saja
Pekanbaru Bersujud, Wako Agung dan Ratusan Warga Mohon Hujan di Tengah Kepungan Asap
Sekolah di Pekanbaru Dialihkan ke Daring, MBG Tetap Disalurkan
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Insinyur Profesional Utama
daerah
Bupati Kasmarni Bersama DPRD Bengkalis Teken Perubahan APBD 2026 Sebesar Rp3,578 Triliun
Puan LAM-R Bengkalis Resmi Dilantik, Bupati Hj. Kasmarni Ucapkan Tahniah dan Ajak Perkuat Peran Pere
Cakupan Konektivitas Tembus 90 Persen, Pemerintah Kejar Kualitas 5G
Wamenkomdigi: Kedaulatan Digital Dimulai dari Konektivitas yang Bermanfaat
Politik
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pekanbaru

Agung Nugroho,Jika ada Orang Tua Mempekerjakan Anak untuk meminta-minta akan di Sikat Habis
Jumat, 8 Agustus 2025
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengeluarkan peringatan keras kepada siapa pun yang masih mempekerjakan atau memaksa anak-anak untuk meminta-minta di jalan. Ia menegaskan, praktik eksploitasi anak tidak akan ditoleransi dan akan ditindak tegas.

“Peringatan keras dari saya bagi pelaku eksploitasi anak. Bagi yang masih kedapatan memaksa anak-anak bekerja atau meminta-minta, saya akan tindak tegas. Bila perlu, orang tuanya akan saya serahkan ke kepolisian untuk diproses pidana,” tegas Agung, Kamis (7/8/2025).

Ia menyebut, Dinas Sosial (Dinsos) sudah diperintahkan untuk tidak hanya melakukan pembinaan, tetapi juga pengawasan secara ketat terhadap keluarga yang pernah terlibat eksploitasi anak. Jika terbukti mengulang, sanksi tegas akan diberikan.

Agung juga mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam pengawasan. “Kalau melihat langsung di lapangan, silakan lapor ke Dinsos. Bisa juga kirim pesan langsung ke saya, atau diviralkan di media sosial. Saya pastikan akan kami tindak,” tegasnya.

Komitmen ini, kata Agung, adalah bagian dari upaya melindungi masa depan anak-anak di Pekanbaru. Pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap segala bentuk kekerasan dan eksploitasi terhadap anak.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Sosial Kota Pekanbaru berhasil mengamankan seorang ibu dan anak yang diduga melakukan eksploitasi anak di Pekanbaru yang viral di media sosial belakangan ini.

Kepala Dinas Sosial Pekanbaru Idrus mengatakan, tim berhasil mengamankan dan menangkap aktivitas eksploitasi anak tersebut di tempat yang sama saat video tersebut viral di awal, yakni di simpang tiga Arifin Achmad-Soekarno Hatta.

"Tim berhasil mengamankan ibu dan anak tersebut, anaknya perempuan, sudah kita data dan mintai keterangan, memang ada sedikit perlawanan dari si ibu, tapi berhasil kita amankan," kata Idrus kepada CAKAPLAH.com, Rabu (5/8/2025).

Idrus menyebut, sejauh ini informasi yang berhasil dikorek adalah bahwa mereka tinggal di daerah Kubang, dan si anak masih sekolah.

"Cuma si ibu tidak mau memberitahu alamat rumahnya, dan dimana sekolah anaknya. Anaknya sekolah, kadi aksi eksplotasi anak dengan disuruh meminta minta dilakukan setelah anaknya sekolah, di siang hari," katanya.

Lebih jauh, Idrus mengatakan, pihaknya selanjutnya menyerahkan keduanya ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak kota Pekanbaru untuk ditindaklanjuti dan pembinaan lebih lanjut. "Kita berharap kejadian ini tak lagi terulang," katanya.

Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial dugaan terjadinya eksploitasi anak di Pekanbaru kembali terjadi.

Dari video viral yang beredar terekam adanya aktifitas dugaan eksploitasi anak untuk meminta-minta, yang diduga dilakukan oleh orang tuanya di pertigaan simpang Jalan Arifin Achmad Pekanbaru.(ckplah).