'
9 Rabiul Akhir 1448 H | Selasa, 22 September 2026
×
/ bengkalis
Bupati Bengkalis Sampaikan Ranperda dan Nota Keuangan Perubahan APBD 2026, Fokus Perkuat Pembangunan
| Senin, 21 September 2026
Editor : | Penulis :

SUPERRIAU.COM

BENGKALIS — Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2026 dan Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bengkalis, Senin, 21 September 2026.

Dalam penyampaiannya, Bupati Kasmarni diwakili  Wakil Bupati H Bagus Santoso menyampaikan pembahasan perubahan APBD tidak hanya berkaitan dengan proses administratif maupun sekadar melakukan penyesuaian angka dalam dokumen anggaran. 

Lebih dari itu, perubahan APBD menjadi momentum penting untuk memastikan setiap kebijakan fiskal mampu menjawab kebutuhan masyarakat, memperkuat pembangunan, serta memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Bengkalis yang telah mengagendakan rapat paripurna siang ini,” ujar Bagus Santoso.

Bagus menjelaskan Ranperda dan Nota Keuangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 telah disusun sesuai tahapan dan ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan mempertimbangkan perkembangan kapasitas pendapatan daerah, kebutuhan belanja, penyesuaian pembiayaan, kemampuan fiskal daerah, serta dinamika dan prioritas pembangunan.

Ia menegaskan, perubahan APBD 2026 bukan dilakukan tanpa alasan, melainkan menjadi langkah strategis untuk menyesuaikan kebijakan anggaran dengan dinamika fiskal, kebutuhan pembangunan, serta berbagai persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bagus juga memaparkan secara umum struktur Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2026.

Untuk pendapatan daerah, pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dianggarkan sebesar Rp3.570.044.228.540,-

Sementara itu, belanja daerah pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dianggarkan sebesar Rp3.578.310.598.350,80,-

Sedangkan pembiayaan daerah pada Perubahan APBD 2026 tercatat sebesar Rp8.266.369.810,80,-

Bagus menekankan, seluruh angka tersebut merupakan gambaran kondisi fiskal daerah yang harus dikelola secara hati-hati, transparan, dan bertanggung jawab.

“Setiap rupiah APBD harus memiliki tujuan. Setiap program harus memiliki keluaran. Setiap kegiatan harus memiliki hasil. Dan yang paling penting, setiap belanja harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bagus berharap Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dapat menjadi bagian dari kesinambungan pembangunan Kabupaten Bengkalis. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari terlaksananya kegiatan maupun besarnya serapan anggaran.

“Ukuran keberhasilan bukan seberapa besar anggaran yang habis dibelanjakan, tetapi seberapa besar persoalan masyarakat yang berhasil kita selesaikan,” ujarnya.

Karena itu, lanjutnya, orientasi pembangunan Kabupaten Bengkalis harus diarahkan pada penguatan pelayanan dasar, peningkatan kualitas sumber daya manusia, mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi masyarakat, mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat desa, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Index
Pemkab Bengkalis Perkuat Sinergi Bersama RRI, Siap Hadirkan Informasi Edukatif dan Manfaat Luas bagi
Optimalkan PAD dan Kelestarian Lingkungan, Pemkab Bengkalis Jajaki Kerja Sama Bidang AMDAL
Bupati Bengkalis Sampaikan Ranperda dan Nota Keuangan Perubahan APBD 2026, Fokus Perkuat Pembangunan
UMKM Jadi Bantalan Ekonomi Perbatasan, Pemkab Bengkalis Dorong Reaktivasi Perdagangan Lintas Batas S
Dorong Inovasi Digital, HMTI Polbeng Sukses Gelar KOMTIK XII Tahun 2026
Berikan Semangat Kontes Kapal Indonesia 2026, Bupati Kasmarni Saksikan Langsung Penampilan Tim Polbe
Hadiri Pemusnahan 68 Kg Sabu, Bupati Kasmarni Apresiasi Kinerja Polres Bengkalis
YKAN Lakukan Monev Berkala, Pastikan Restorasi Mangrove Kembung Luar Berjalan Optimal
Pastikan Pelayanan Kesehatan Dasar Berjalan Optimal, Bupati Hj Kasmarni Tinjau Posyandu Kelapa Hijau
Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Disepakati, Bupati Tekankan Anggaran Harus Tepat Sasaran dan Berdampak
Index
Rayakan HUT ke-81, TNI AL dan Pemkab Bengkalis Sinergi Bantu Warga Pesisir Bantan Timur
Bupati Kasmarni Tinjau Cek Kesehatan Gratis MAN 1 Bengkalis
Monev di Desa Teluk Pampang, YKAN Dorong Masyarakat Pesisir Kembangkan Olahan Biota Mangrove
Bupati Hj Kasmarni Lantik 3 Pejabat Eselon II dan 38 Pejabat Administrator, Pengawas serta Fungsiona
Penutupan CBBC III Program Bermasa, Lautan Manusia Padati Gelora Patra Sungai Pakning
Bupati Bengkalis Buka KKI 2026, 129 Tim dari 52 Kampus Siap Berkompetisi
75 Kepala Desa di Bengkalis Menjabat Lagi, Berikut Nama Lengkapnya
Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa, Bupati Kasmarni Ingatkan Amanah Tak Boleh Diselewengkan
Bunda PAUD Bengkalis Tandatangani Komitmen Bersama Dukung Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah
Festival Dai Cilik Bukit Batu Sukses Digelar, Tanamkan Keberanian dan Akhlak Sejak Dini
pemerintahan
Pekanbaru Bersujud, Wako Agung dan Ratusan Warga Mohon Hujan di Tengah Kepungan Asap
Sekolah di Pekanbaru Dialihkan ke Daring, MBG Tetap Disalurkan
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Insinyur Profesional Utama
SF Hariyanto Tunjuk Sri Sadono Jadi Plt Kadishub Riau
daerah
Pemkab Bengkalis Perkuat Sinergi Bersama RRI, Siap Hadirkan Informasi Edukatif dan Manfaat Luas bagi
Optimalkan PAD dan Kelestarian Lingkungan, Pemkab Bengkalis Jajaki Kerja Sama Bidang AMDAL
Bupati Bengkalis Sampaikan Ranperda dan Nota Keuangan Perubahan APBD 2026, Fokus Perkuat Pembangunan
UMKM Jadi Bantalan Ekonomi Perbatasan, Pemkab Bengkalis Dorong Reaktivasi Perdagangan Lintas Batas S
Politik
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
bengkalis

Bupati Bengkalis Sampaikan Ranperda dan Nota Keuangan Perubahan APBD 2026, Fokus Perkuat Pembangunan
Senin, 21 September 2026
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

SUPERRIAU.COM

BENGKALIS — Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2026 dan Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bengkalis, Senin, 21 September 2026.

Dalam penyampaiannya, Bupati Kasmarni diwakili  Wakil Bupati H Bagus Santoso menyampaikan pembahasan perubahan APBD tidak hanya berkaitan dengan proses administratif maupun sekadar melakukan penyesuaian angka dalam dokumen anggaran. 

Lebih dari itu, perubahan APBD menjadi momentum penting untuk memastikan setiap kebijakan fiskal mampu menjawab kebutuhan masyarakat, memperkuat pembangunan, serta memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Bengkalis yang telah mengagendakan rapat paripurna siang ini,” ujar Bagus Santoso.

Bagus menjelaskan Ranperda dan Nota Keuangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 telah disusun sesuai tahapan dan ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan mempertimbangkan perkembangan kapasitas pendapatan daerah, kebutuhan belanja, penyesuaian pembiayaan, kemampuan fiskal daerah, serta dinamika dan prioritas pembangunan.

Ia menegaskan, perubahan APBD 2026 bukan dilakukan tanpa alasan, melainkan menjadi langkah strategis untuk menyesuaikan kebijakan anggaran dengan dinamika fiskal, kebutuhan pembangunan, serta berbagai persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bagus juga memaparkan secara umum struktur Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2026.

Untuk pendapatan daerah, pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dianggarkan sebesar Rp3.570.044.228.540,-

Sementara itu, belanja daerah pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dianggarkan sebesar Rp3.578.310.598.350,80,-

Sedangkan pembiayaan daerah pada Perubahan APBD 2026 tercatat sebesar Rp8.266.369.810,80,-

Bagus menekankan, seluruh angka tersebut merupakan gambaran kondisi fiskal daerah yang harus dikelola secara hati-hati, transparan, dan bertanggung jawab.

“Setiap rupiah APBD harus memiliki tujuan. Setiap program harus memiliki keluaran. Setiap kegiatan harus memiliki hasil. Dan yang paling penting, setiap belanja harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bagus berharap Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dapat menjadi bagian dari kesinambungan pembangunan Kabupaten Bengkalis. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari terlaksananya kegiatan maupun besarnya serapan anggaran.

“Ukuran keberhasilan bukan seberapa besar anggaran yang habis dibelanjakan, tetapi seberapa besar persoalan masyarakat yang berhasil kita selesaikan,” ujarnya.

Karena itu, lanjutnya, orientasi pembangunan Kabupaten Bengkalis harus diarahkan pada penguatan pelayanan dasar, peningkatan kualitas sumber daya manusia, mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi masyarakat, mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat desa, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.