'
18 Zulqaidah 1447 H | Selasa, 5 Mei 2026
×
/ pemerintahan
Jawab Pandangan Fraksi LKPJ,Gubernur Abdul Wahid Fokus Langkah Perbaikan APBD
| Senin, 7 Juli 2025
Editor : | Penulis :

 Pemerintah Provinsi Riau menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi  terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024. Penyampaian dilakukan langsung oleh Gubernur Riau Abdul Wahid dalam rapat paripurna DPRD yang dipimpin Ketua DPRD Kaderismanto di ruang rapat paripurna  DPRD Riau, Senin (7/7/2025).

Wahid mengatakan Pemprov Riau berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja pendapatan daerah melalui evaluasi rutin, sinergi dengan pemerintah pusat, serta inovasi dari OPD dan BUMD penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Terkait kinerja BUMD, lanjutnya, saat ini terdapat tujuh BUMD aktif dan dua penyertaan modal pada pihak ketiga. Pemerintah menjelaskan bahwa penurunan dividen disebabkan oleh pengalihan sebagian laba untuk investasi dan penyesuaian regulasi. Meski demikian, BUMD tetap menjalankan fungsinya sebagai penyedia layanan publik strategis, termasuk sektor pangan, pembiayaan, dan air bersih.

Sementara itu, angka kemiskinan di Provinsi Riau pada tahun 2024 tercatat sebesar 6,36%, turun 0,32 poin dari tahun sebelumnya. Penurunan ini dinilai positif, meskipun pelaksanaan program pengentasan kemiskinan masih menghadapi tantangan. Untuk meningkatkan ketepatan sasaran, mulai 2025, Pemprov akan menggunakan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dalam pendataan masyarakat.

Dalam pengelolaan aset, Pemprov telah menerapkan sistem e-BMD sesuai Permendagri No. 47 Tahun 2021 sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola barang milik daerah secara transparan dan akuntabel.

Menanggapi Fraksi Golkar, Demokrat, dan NasDem, Gubernur menyampaikan bahwa laporan keuangan tahun 2024 telah disajikan secara wajar meskipun masih terdapat pengecualian. Pemerintah akan menindaklanjuti catatan tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola keuangan daerah.

Pemprov juga mencatat bahwa tahun 2024 merupakan tahun pertama penerapan Undang-Undang No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD), yang mempengaruhi basis penerimaan daerah, termasuk perubahan pada jenis pajak dan retribusi. Meskipun begitu, capaian PAD sebesar Rp5,4 triliun (57,18%) melampaui pendapatan transfer yang sebesar Rp4 triliun (42,72%) dan menjadi motivasi untuk terus mengintensifkan sumber-sumber PAD ke depan.

Menutup pernyataannya wahid menegaskan  pelaksanaan belanja daerah secara fisik sebagian besar telah berjalan, namun masih terdapat keterlambatan pembayaran akibat belum optimalnya realisasi PAD dan transfer pusat. Evaluasi telah dilakukan, dan perbaikan akan terus diupayakan demi pelayanan publik yang lebih baik.

Index
Kisah Pilu Putri, Korban Narkoba yang Datang ke Rumah Dinas Bupati Siak
Pelaku Usaha Pekanbaru Riau Gelar Temu Ramah dan Sosialisasi Bersama Penggadaian
Bupati Siak, Perempuan NU Harus Aktif di Bidang Sosial dan Ekonomi
Menteri LHK Hanif Dorong Pengakhiran Open Dumping, Pekanbaru Siapkan Teknologi Methane Capture
Berhasil Tekan Kemiskinan dan Stunting, WaliKota Agung Terima Penghargaan
Harga Lebih Murah, Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini Digelar di Pekanbaru dan Siak
Rakor DBH Sawit 2026: Pelalawan Tegaskan Komitmen Percepat Pembangunan Infrastruktur
Pekan Ini Operasi Pasar Murah Digelar di 3 Kabupaten, Berikut Lokasinya
Pemko Pekanbaru Jawab Pandangan Umum Fraksi Terkait LKPj 2025
Pemko Pekanbaru Koordinasi ke Pemprov Minta Bangun Drainase Jalan Soekarno Hatta
Index
Deportasi Perdana Pascalebaran, 32 Pekerja Migran dari Malaysia Tiba di Pelabuhan Dumai
HUT PUPR ke-2,Ketum Handoko,PUPR Terus Berkembang,Berkolaborasi dengan Pihak Pemerintah dan Swasta
Bupati Pelalawan H. Zukri Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Jelang Idul Fitri
 Jalin Silaturrahmi,DPD Parsindo Riau Buka Puasa Bersama 137 Yatim dan Dhuafa
 Inspektorat Kota Pekanbaru dan Darma Wanita Berbagi 1000 Paket Takjil Gratis
Perkuat Sinergi Pengamanan Idulfitri, Bupati Siak Hadiri Rakor Operasi Lancang Kuning 2026
Polisi Bubarkan Kerumunan Pemuda di Pekanbaru untuk Antisipasi Balap Liar
Bupati Siak Afni, Hadiri Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di Polda Riau
Serap Aspirasi hingga Bahas Beasiswa
Bupati Siak Afni Yakin Generasi Muda Siak Mampu Tumbuh Menjadi Generasi Qur’ani
pemerintahan
Menteri LHK Hanif Dorong Pengakhiran Open Dumping, Pekanbaru Siapkan Teknologi Methane Capture
Berhasil Tekan Kemiskinan dan Stunting, WaliKota Agung Terima Penghargaan
Harga Lebih Murah, Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini Digelar di Pekanbaru dan Siak
Pekan Ini Operasi Pasar Murah Digelar di 3 Kabupaten, Berikut Lokasinya
daerah
Bupati Siak, Perempuan NU Harus Aktif di Bidang Sosial dan Ekonomi
Rakor DBH Sawit 2026: Pelalawan Tegaskan Komitmen Percepat Pembangunan Infrastruktur
Perkuat Sinergi Pengamanan Idulfitri, Bupati Siak Hadiri Rakor Operasi Lancang Kuning 2026
Polisi Bubarkan Kerumunan Pemuda di Pekanbaru untuk Antisipasi Balap Liar
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pemerintahan

Jawab Pandangan Fraksi LKPJ,Gubernur Abdul Wahid Fokus Langkah Perbaikan APBD
Senin, 7 Juli 2025
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

 Pemerintah Provinsi Riau menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi  terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024. Penyampaian dilakukan langsung oleh Gubernur Riau Abdul Wahid dalam rapat paripurna DPRD yang dipimpin Ketua DPRD Kaderismanto di ruang rapat paripurna  DPRD Riau, Senin (7/7/2025).

Wahid mengatakan Pemprov Riau berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja pendapatan daerah melalui evaluasi rutin, sinergi dengan pemerintah pusat, serta inovasi dari OPD dan BUMD penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Terkait kinerja BUMD, lanjutnya, saat ini terdapat tujuh BUMD aktif dan dua penyertaan modal pada pihak ketiga. Pemerintah menjelaskan bahwa penurunan dividen disebabkan oleh pengalihan sebagian laba untuk investasi dan penyesuaian regulasi. Meski demikian, BUMD tetap menjalankan fungsinya sebagai penyedia layanan publik strategis, termasuk sektor pangan, pembiayaan, dan air bersih.

Sementara itu, angka kemiskinan di Provinsi Riau pada tahun 2024 tercatat sebesar 6,36%, turun 0,32 poin dari tahun sebelumnya. Penurunan ini dinilai positif, meskipun pelaksanaan program pengentasan kemiskinan masih menghadapi tantangan. Untuk meningkatkan ketepatan sasaran, mulai 2025, Pemprov akan menggunakan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dalam pendataan masyarakat.

Dalam pengelolaan aset, Pemprov telah menerapkan sistem e-BMD sesuai Permendagri No. 47 Tahun 2021 sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola barang milik daerah secara transparan dan akuntabel.

Menanggapi Fraksi Golkar, Demokrat, dan NasDem, Gubernur menyampaikan bahwa laporan keuangan tahun 2024 telah disajikan secara wajar meskipun masih terdapat pengecualian. Pemerintah akan menindaklanjuti catatan tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola keuangan daerah.

Pemprov juga mencatat bahwa tahun 2024 merupakan tahun pertama penerapan Undang-Undang No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD), yang mempengaruhi basis penerimaan daerah, termasuk perubahan pada jenis pajak dan retribusi. Meskipun begitu, capaian PAD sebesar Rp5,4 triliun (57,18%) melampaui pendapatan transfer yang sebesar Rp4 triliun (42,72%) dan menjadi motivasi untuk terus mengintensifkan sumber-sumber PAD ke depan.

Menutup pernyataannya wahid menegaskan  pelaksanaan belanja daerah secara fisik sebagian besar telah berjalan, namun masih terdapat keterlambatan pembayaran akibat belum optimalnya realisasi PAD dan transfer pusat. Evaluasi telah dilakukan, dan perbaikan akan terus diupayakan demi pelayanan publik yang lebih baik.