'
18 Zulqaidah 1447 H | Selasa, 5 Mei 2026
×
/ bengkalis
110 Peserta Barzanji, 44 Peserta KTIQ dan 86 Peserta Khatt, Unjuk Karya Perherlatan MTQ Ke-43 Di Ben
| Minggu, 29 Juni 2025
Editor : | Penulis :

SUPERRIAU.COM

BENGKALIS – Ahad, 29 Juni 2025 menjadi saksi semaraknya syiar Islam di  Negeri Junjungan. Terdapat tiga cabang bergengsi dalam ajang MTQ ke-43 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Bengkalis yakni Khatt Naskah/Hiasan Mushaf, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) dan Karya Tulis Ilmiah Hadiz (KTIH) dan Barzanji yang digelar bersamaan di lingkungan STAIN Bengkalis, sejak pukul 08.00 WIB.

Utusan terbaik dari 12 Kabupaten/Kota bersaing ketat dalam waktu yang sudah di tentukan dengan menunjukkan kepiawaian mereka dalam mengolah ilmu, rasa dan estetika Islami.

Mulai dari cabang Khaat Naskah/Hiasan Mushaf. Dengan tampilan memukau, di meja-meja Khatt, sebanyak 86 peserta dengan rincian yakni cabang Khattil Qur’an dengan golongan Hiasan Mushaf sebanyak 20 peserta, golongan kontemporer sebanyak 21 peserta, golongan Dekorasi sebanyak 23 peserta, dan golongan naskah sebanyak 22 peserta.Para peserta terlihat  lihai dalam menorehkan keindahan ayat-ayat suci melalui pena dan kuas yang telah mereka persiapkan.

Adapun kategori penilaian Khaat Naskah/Hiasan Mushaf  didasarkan pada tiga indikator yakni Kaidah Khat (Kaidah Penulisan Huruf), Keindahan Khat (Keindahan Kaligrafi), sedangkan yang terakhir adalah Indikator Keindahan Hiasan . Karya-karya yang ditampilkan tak hanya indah secara visual, tetapi juga sarat makna dan ketelitian tinggi, mencerminkan kesungguhan peserta dalam menyemarakkan ayat-ayat Allah lewat seni.

Sementara pada cabang KTIQ, suasana ilmiah terasa kental. Memasuki babak penyisihan, Sebanyak 44 peserta  dengan 2 cabang, pertama KTIQ berjumlah 24 orang dan cabang KTIH 20 orang peserta dari 12 Kabupaten/Kota ini mempresentasikan gagasan-gagasan cerdas dan progresif dalam bingkai nilai-nilai Qur’ani.

Adapun Cabang KTIQ ini, terdiri dari 3 babak seperti babak penyisihan, semifinal, dan final.Menurut Susanto, panitia cabang KTIQ, penilaian dilakukan berdasarkan karya tulis ilmiah yang ditulis langsung oleh peserta dengan tema yang telah ditentukan.

Untuk KTIQ, temanya mencakup ketahanan keluarga dan pemberdayaan ekonomi umat, sedangkan KTIH mengangkat ketahanan keluarga dan ketahanan pangan dalam perspektif Al-Qur’an.

Pada babak awal akan dipilih 6 peserta putra dan 6 peserta putri dengan nilai tertinggi untuk melaju ke semifinal. Di tahap selanjutnya, peserta kembali menulis artikel sebagai bahan seleksi menuju final, yang hanya menyisakan 3 peserta putra dan 3 putri terbaik.Terakhir cabang Barzanji tak kalah memukau. Lomba yang diikuti oleh 110 peserta ini mempertandingkan dua grup yang tampil menggetarkan hati dengan lantunan shalawat penuh makna. Harmoni suara, kekompakan tim, dan penghayatan terhadap teks Barzanji menjadi kunci utama penilaian dewan juri.

Dengan hadirnya tiga cabang lomba ini, MTQ ke-43 di Bengkalis tidak hanya menjadi arena kompetisi, melainkan juga ajang ekspresi kreativitas, intelektualitas, dan spiritualitas generasi muda Qur’ani dari seluruh penjuru Riau.(Rilis)

Index
Kisah Pilu Putri, Korban Narkoba yang Datang ke Rumah Dinas Bupati Siak
Pelaku Usaha Pekanbaru Riau Gelar Temu Ramah dan Sosialisasi Bersama Penggadaian
Bupati Siak, Perempuan NU Harus Aktif di Bidang Sosial dan Ekonomi
Menteri LHK Hanif Dorong Pengakhiran Open Dumping, Pekanbaru Siapkan Teknologi Methane Capture
Berhasil Tekan Kemiskinan dan Stunting, WaliKota Agung Terima Penghargaan
Harga Lebih Murah, Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini Digelar di Pekanbaru dan Siak
Rakor DBH Sawit 2026: Pelalawan Tegaskan Komitmen Percepat Pembangunan Infrastruktur
Pekan Ini Operasi Pasar Murah Digelar di 3 Kabupaten, Berikut Lokasinya
Pemko Pekanbaru Jawab Pandangan Umum Fraksi Terkait LKPj 2025
Pemko Pekanbaru Koordinasi ke Pemprov Minta Bangun Drainase Jalan Soekarno Hatta
Index
Deportasi Perdana Pascalebaran, 32 Pekerja Migran dari Malaysia Tiba di Pelabuhan Dumai
HUT PUPR ke-2,Ketum Handoko,PUPR Terus Berkembang,Berkolaborasi dengan Pihak Pemerintah dan Swasta
Bupati Pelalawan H. Zukri Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Jelang Idul Fitri
 Jalin Silaturrahmi,DPD Parsindo Riau Buka Puasa Bersama 137 Yatim dan Dhuafa
 Inspektorat Kota Pekanbaru dan Darma Wanita Berbagi 1000 Paket Takjil Gratis
Perkuat Sinergi Pengamanan Idulfitri, Bupati Siak Hadiri Rakor Operasi Lancang Kuning 2026
Polisi Bubarkan Kerumunan Pemuda di Pekanbaru untuk Antisipasi Balap Liar
Bupati Siak Afni, Hadiri Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di Polda Riau
Serap Aspirasi hingga Bahas Beasiswa
Bupati Siak Afni Yakin Generasi Muda Siak Mampu Tumbuh Menjadi Generasi Qur’ani
pemerintahan
Menteri LHK Hanif Dorong Pengakhiran Open Dumping, Pekanbaru Siapkan Teknologi Methane Capture
Berhasil Tekan Kemiskinan dan Stunting, WaliKota Agung Terima Penghargaan
Harga Lebih Murah, Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini Digelar di Pekanbaru dan Siak
Pekan Ini Operasi Pasar Murah Digelar di 3 Kabupaten, Berikut Lokasinya
daerah
Bupati Siak, Perempuan NU Harus Aktif di Bidang Sosial dan Ekonomi
Rakor DBH Sawit 2026: Pelalawan Tegaskan Komitmen Percepat Pembangunan Infrastruktur
Perkuat Sinergi Pengamanan Idulfitri, Bupati Siak Hadiri Rakor Operasi Lancang Kuning 2026
Polisi Bubarkan Kerumunan Pemuda di Pekanbaru untuk Antisipasi Balap Liar
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
bengkalis

110 Peserta Barzanji, 44 Peserta KTIQ dan 86 Peserta Khatt, Unjuk Karya Perherlatan MTQ Ke-43 Di Ben
Minggu, 29 Juni 2025
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

SUPERRIAU.COM

BENGKALIS – Ahad, 29 Juni 2025 menjadi saksi semaraknya syiar Islam di  Negeri Junjungan. Terdapat tiga cabang bergengsi dalam ajang MTQ ke-43 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Bengkalis yakni Khatt Naskah/Hiasan Mushaf, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) dan Karya Tulis Ilmiah Hadiz (KTIH) dan Barzanji yang digelar bersamaan di lingkungan STAIN Bengkalis, sejak pukul 08.00 WIB.

Utusan terbaik dari 12 Kabupaten/Kota bersaing ketat dalam waktu yang sudah di tentukan dengan menunjukkan kepiawaian mereka dalam mengolah ilmu, rasa dan estetika Islami.

Mulai dari cabang Khaat Naskah/Hiasan Mushaf. Dengan tampilan memukau, di meja-meja Khatt, sebanyak 86 peserta dengan rincian yakni cabang Khattil Qur’an dengan golongan Hiasan Mushaf sebanyak 20 peserta, golongan kontemporer sebanyak 21 peserta, golongan Dekorasi sebanyak 23 peserta, dan golongan naskah sebanyak 22 peserta.Para peserta terlihat  lihai dalam menorehkan keindahan ayat-ayat suci melalui pena dan kuas yang telah mereka persiapkan.

Adapun kategori penilaian Khaat Naskah/Hiasan Mushaf  didasarkan pada tiga indikator yakni Kaidah Khat (Kaidah Penulisan Huruf), Keindahan Khat (Keindahan Kaligrafi), sedangkan yang terakhir adalah Indikator Keindahan Hiasan . Karya-karya yang ditampilkan tak hanya indah secara visual, tetapi juga sarat makna dan ketelitian tinggi, mencerminkan kesungguhan peserta dalam menyemarakkan ayat-ayat Allah lewat seni.

Sementara pada cabang KTIQ, suasana ilmiah terasa kental. Memasuki babak penyisihan, Sebanyak 44 peserta  dengan 2 cabang, pertama KTIQ berjumlah 24 orang dan cabang KTIH 20 orang peserta dari 12 Kabupaten/Kota ini mempresentasikan gagasan-gagasan cerdas dan progresif dalam bingkai nilai-nilai Qur’ani.

Adapun Cabang KTIQ ini, terdiri dari 3 babak seperti babak penyisihan, semifinal, dan final.Menurut Susanto, panitia cabang KTIQ, penilaian dilakukan berdasarkan karya tulis ilmiah yang ditulis langsung oleh peserta dengan tema yang telah ditentukan.

Untuk KTIQ, temanya mencakup ketahanan keluarga dan pemberdayaan ekonomi umat, sedangkan KTIH mengangkat ketahanan keluarga dan ketahanan pangan dalam perspektif Al-Qur’an.

Pada babak awal akan dipilih 6 peserta putra dan 6 peserta putri dengan nilai tertinggi untuk melaju ke semifinal. Di tahap selanjutnya, peserta kembali menulis artikel sebagai bahan seleksi menuju final, yang hanya menyisakan 3 peserta putra dan 3 putri terbaik.Terakhir cabang Barzanji tak kalah memukau. Lomba yang diikuti oleh 110 peserta ini mempertandingkan dua grup yang tampil menggetarkan hati dengan lantunan shalawat penuh makna. Harmoni suara, kekompakan tim, dan penghayatan terhadap teks Barzanji menjadi kunci utama penilaian dewan juri.

Dengan hadirnya tiga cabang lomba ini, MTQ ke-43 di Bengkalis tidak hanya menjadi arena kompetisi, melainkan juga ajang ekspresi kreativitas, intelektualitas, dan spiritualitas generasi muda Qur’ani dari seluruh penjuru Riau.(Rilis)