'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ bengkalis
Audiensi Bersama KEMENHUT Bupati Kasmarni Sampaikan Usulan Perizinan Kawasan Hutan
| Selasa, 6 Mei 2025
Editor : | Penulis :

Dalam upaya mempererat koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam pengelolaan sumber daya kehutanan, Gubernur Riau Abdul Wahid beserta para Bupati dan Walikota se-Provinsi Riau melakukan silaturahmi dan audiensi bersama Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni.

Pertemuan berlangsung pada Minggu, 4 mei 2025, bertempat di Rumah Dinas Menteri Kehutanan di Jakarta, yang mana pertemuan tersebut juga diikuti oleh Para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.

Kegiatan ini diinisiasi sebagai bentuk komitmen bersama untuk membangun komunikasi yang konstruktif antara Pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi Riau dengan Kementerian Kehutanan, khususnya dalam menyikapi berbagai tantangan dan peluang yang berkaitan dengan pengelolaan kawasan hutan, perhutanan sosial, konflik lahan, serta perlindungan lingkungan hidup di Riau.

Dalam sambutannya, Gubernur Riau Abdul Wahid menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Menteri Kehutanan serta menekankan pentingnya dukungan dari Pemerintah Pusat dalam berbagai aspek kehutanan yang berdampak langsung terhadap pembangunan Daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Beliau juga menyoroti kebutuhan akan penyelesaian masalah tata batas kawasan hutan, percepatan revisi tata ruang, hingga percepatan realisasi program perhutanan sosial bagi masyarakat adat dan lokal di Riau.

“Provinsi Riau memiliki kawasan hutan yang luas dan memiliki posisi strategis dalam mendukung target penurunan emisi karbon nasional. Oleh karena itu, kami berharap adanya kolaborasi yang lebih intensif dan responsif dari Kementerian Kehutanan agar isu-isu kehutanan di Riau dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” ujar Gubernur Riau.

Dalam audiensi tersebut, para Bupati dan Walikota juga menyampaikan langsung berbagai persoalan yang dihadapi di wilayah masing-masing, mulai dari keterbatasan akses masyarakat terhadap hutan, persoalan legalitas lahan, hingga kendala dalam pelaksanaan program perhutanan sosial. Mereka juga menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah daerah dalam setiap proses pengambilan kebijakan kehutanan yang berdampak langsung pada masyarakat lokal.

Adapun usulan-usulan yang disampaikan oleh Bupati Bengkalis Kasmarni kepada Menteri Kehutanan Republik Indonesia diantaranya, tentang Pembangunan dan Pengelolaan Infrastruktur Sosial dalam Kawasan Hutan, Kebun Masyarakat dalam Kawasan Hutan, Skema Pinjam Pakai Kawasan Hutan, Perhutanan Sosial dan Hutan Kemasyarakatan, Pembangunan Balai Raja Ecopark Kabupaten Bengkalis, Pengembangan Lahan Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, dan Perikanan dalam Kawasan Hutan, Pengelolaan Sumber Daya Air dalam Kawasan Hutan, serta Pembebasan status Kawasan Hutan pada Lahan Pemukiman milik masyarakat yang sudah turun temurun ditempati sehingga statusnya bisa dialihkan menjadi hak milik masyarakat.

“Rata-rata yang menjadi permasalahan disini yakni tentang perizinan penggunaan kawasan hutan Pak Menteri, jadi kami berharap kita dapat saling bekerja sama, agar kedepan kawasan hutan yang digunakan untuk pinjam pakai ini, dapat dikelola, dikembangkan oleh Pemerintah Daerah dan masyarakat, yang mana tentunya akan menerapkan skema yang ramah lingkungan, agar kelestarian hutan dan alam kita tetap terjaga,” ucap Kasmarni.

Kemudian, Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, dalam tanggapannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para Kepala Daerah dari Riau dan menegaskan bahwa Kementerian Kehutanan membuka ruang seluas-luasnya untuk dialog dan kerja sama yang berkelanjutan dengan Pemerintah Daerah.

Ia juga menekankan pentingnya mewujudkan pengelolaan hutan yang berkeadilan dan inklusif, serta menyampaikan bahwa pihaknya siap untuk mendorong percepatan berbagai program kehutanan yang berpihak kepada masyarakat.

“Kami memahami bahwa isu kehutanan bukan hanya soal lingkungan, tapi juga soal ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat. Karena itu, kami ingin memastikan bahwa kebijakan kehutanan mampu menciptakan keseimbangan antara konservasi dan kesejahteraan,” ujar Menteri Raja Juli Antoni.

Turut mendampingi Bupati Bengkalis dalam kunjungan tersebut, Sekretaris Daerah Bengkalis dr. Ersan Saputra TH, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
bengkalis

Audiensi Bersama KEMENHUT Bupati Kasmarni Sampaikan Usulan Perizinan Kawasan Hutan
Selasa, 6 Mei 2025
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Dalam upaya mempererat koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam pengelolaan sumber daya kehutanan, Gubernur Riau Abdul Wahid beserta para Bupati dan Walikota se-Provinsi Riau melakukan silaturahmi dan audiensi bersama Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni.

Pertemuan berlangsung pada Minggu, 4 mei 2025, bertempat di Rumah Dinas Menteri Kehutanan di Jakarta, yang mana pertemuan tersebut juga diikuti oleh Para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.

Kegiatan ini diinisiasi sebagai bentuk komitmen bersama untuk membangun komunikasi yang konstruktif antara Pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi Riau dengan Kementerian Kehutanan, khususnya dalam menyikapi berbagai tantangan dan peluang yang berkaitan dengan pengelolaan kawasan hutan, perhutanan sosial, konflik lahan, serta perlindungan lingkungan hidup di Riau.

Dalam sambutannya, Gubernur Riau Abdul Wahid menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Menteri Kehutanan serta menekankan pentingnya dukungan dari Pemerintah Pusat dalam berbagai aspek kehutanan yang berdampak langsung terhadap pembangunan Daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Beliau juga menyoroti kebutuhan akan penyelesaian masalah tata batas kawasan hutan, percepatan revisi tata ruang, hingga percepatan realisasi program perhutanan sosial bagi masyarakat adat dan lokal di Riau.

“Provinsi Riau memiliki kawasan hutan yang luas dan memiliki posisi strategis dalam mendukung target penurunan emisi karbon nasional. Oleh karena itu, kami berharap adanya kolaborasi yang lebih intensif dan responsif dari Kementerian Kehutanan agar isu-isu kehutanan di Riau dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” ujar Gubernur Riau.

Dalam audiensi tersebut, para Bupati dan Walikota juga menyampaikan langsung berbagai persoalan yang dihadapi di wilayah masing-masing, mulai dari keterbatasan akses masyarakat terhadap hutan, persoalan legalitas lahan, hingga kendala dalam pelaksanaan program perhutanan sosial. Mereka juga menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah daerah dalam setiap proses pengambilan kebijakan kehutanan yang berdampak langsung pada masyarakat lokal.

Adapun usulan-usulan yang disampaikan oleh Bupati Bengkalis Kasmarni kepada Menteri Kehutanan Republik Indonesia diantaranya, tentang Pembangunan dan Pengelolaan Infrastruktur Sosial dalam Kawasan Hutan, Kebun Masyarakat dalam Kawasan Hutan, Skema Pinjam Pakai Kawasan Hutan, Perhutanan Sosial dan Hutan Kemasyarakatan, Pembangunan Balai Raja Ecopark Kabupaten Bengkalis, Pengembangan Lahan Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, dan Perikanan dalam Kawasan Hutan, Pengelolaan Sumber Daya Air dalam Kawasan Hutan, serta Pembebasan status Kawasan Hutan pada Lahan Pemukiman milik masyarakat yang sudah turun temurun ditempati sehingga statusnya bisa dialihkan menjadi hak milik masyarakat.

“Rata-rata yang menjadi permasalahan disini yakni tentang perizinan penggunaan kawasan hutan Pak Menteri, jadi kami berharap kita dapat saling bekerja sama, agar kedepan kawasan hutan yang digunakan untuk pinjam pakai ini, dapat dikelola, dikembangkan oleh Pemerintah Daerah dan masyarakat, yang mana tentunya akan menerapkan skema yang ramah lingkungan, agar kelestarian hutan dan alam kita tetap terjaga,” ucap Kasmarni.

Kemudian, Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, dalam tanggapannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para Kepala Daerah dari Riau dan menegaskan bahwa Kementerian Kehutanan membuka ruang seluas-luasnya untuk dialog dan kerja sama yang berkelanjutan dengan Pemerintah Daerah.

Ia juga menekankan pentingnya mewujudkan pengelolaan hutan yang berkeadilan dan inklusif, serta menyampaikan bahwa pihaknya siap untuk mendorong percepatan berbagai program kehutanan yang berpihak kepada masyarakat.

“Kami memahami bahwa isu kehutanan bukan hanya soal lingkungan, tapi juga soal ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat. Karena itu, kami ingin memastikan bahwa kebijakan kehutanan mampu menciptakan keseimbangan antara konservasi dan kesejahteraan,” ujar Menteri Raja Juli Antoni.

Turut mendampingi Bupati Bengkalis dalam kunjungan tersebut, Sekretaris Daerah Bengkalis dr. Ersan Saputra TH, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.