'
19 Sya'ban 1447 H | Sabtu, 7 Februari 2026
×
/ pelalawan
Kapolda Riau Pimpin Evakuasi Truk Terjun ke Sungai, 2 Ditemukan Tewas, 9 Masih Hilang
| Senin, 24 Februari 2025
Editor : | Penulis :

 Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal memimpin evakuasi dan pencarian belasan jenazah yang hilang akibat kecelakaan tragis truk masuk sungai Langham terjadi di Jalan Poros PT. Nusa Wana Raya (NWR), Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Truk Colt Diesel milik PT. Empat Ras Bersaudara (ERB) yang mengangkut 32 orang penumpang, termasuk anak-anak dan ibu-ibu terjun ke sungai usai menabrak dinding jembatan yang terbjat dari besi dan jatuh ke sungai.

"Tadi truk berhasil kita evakuasi dari dalam sungai dengan kedalaman sekitar 8 meter, tidak ada jenazah di bak truk. Tapi kita temukan 2 jenazah hari ini tak jauh dari titik lokasi truk yang jatuh ke sungai," ujar Iqbal kepada media, Minggu (23/2).

Penemuan pertama sekitar jam 09.50 Wib jenazah perempuan sekitar 20 meter dari jembatan. Sedangkan yang anak-anak sekitar jam 11.15 Wib, jaraknya 1 kilometer dari jembatan.

Truk yang dikemudikan oleh Maranata Zendatu (33) melaju dari arah timur ke barat. Saat melintasi jembatan di jalan poros perusahaan yang berdebu dan berbatu, truk tiba-tiba oleng ke kanan dan terjun ke sungai. Sopir juga ditemukan meninggal dunia di dalam kabin truk.

"Dari 32 penumpang, 17 orang berhasil selamat dan mendapatkan perawatan di klinik PT. NWR. Enam orang ditemukan meninggal dunia, dan sembilan lainnya masih dalam pencarian," kata Iqbal.

Iqbal terjun langsung memimpin operasi evakuasi dan pencarian korban. Tim gabungan yang terdiri dari Brimob, Dit Polairud, Dit Samapta, Ditlantas, Polres Pelalawan, Kodim, BNPB Provinsi dan Kabupaten, Basarnas, serta pihak perusahaan NWR dikerahkan untuk melakukan pencarian di sungai.

Pihak kepolisian menduga kecelakaan ini disebabkan oleh kelalaian pengemudi yang tidak memperhatikan kondisi jalan dan jembatan. Kondisi jalan yang berbatu dan berdebu, serta minimnya rambu lalu lintas, juga menjadi faktor pendukung terjadinya kecelakaan.

Subdit Gakkum Ditlantas Polda Riau dan Satreskrim Polres Pelalawan melakukan olah TKP dan penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan adanya unsur pelanggaran hukum dalam kejadian ini. Identitas korban dan saksi-saksi juga dicatat untuk mendukung proses investigasi.

"Saat ini, fokus utama tim gabungan adalah mengevakuasi dan menyelamatkan korban yang masih belum ditemukan. Operasi pencarian terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur dan peralatan yang memadai," jelas Iqbal.

Sebelumnya diberitakan truk bermuatan 32 orang karyawan PT ERB menabrak besi pembatas jembatan Sungai Segati, area PT Nusa Wana Raya Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau Sabtu (22/2) pukul 11.00 Wib. Akibatnya sejumlah penumpang hilang, sedangkan sopir truk ditemukan terjebak di dasar sungai.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Anom Karibianto menyebutkan, dari data sementara sebanyak 3 orang balita meninggal dunia, 6 balita dan 5 orang dewasa masih dalam pencarian, serta 14 orang dewasa dan 3 anak-anak selamat.

"Hingga pukul 21.00 WIB, tim SAR berhasil mengevakuasi satu korban bernama Maranata Zendrato dari dalam kabin truk di dasar sungai," ujar Anom kepada merdeka.com Minggu (23/2).

Korban langsung dibawa ke klinik PT NWR untuk mendapatkan perawatan medis. Proses pencarian dilakukan tim gabungan TNI Polri dan Basarnas.

Oerasi pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan segera diluncurkan. Operasi ini dipimpin oleh Kapolres Pelalawan, AKBP Afrizal Asri, dan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas II Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pelalawan

Kapolda Riau Pimpin Evakuasi Truk Terjun ke Sungai, 2 Ditemukan Tewas, 9 Masih Hilang
Senin, 24 Februari 2025
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

 Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal memimpin evakuasi dan pencarian belasan jenazah yang hilang akibat kecelakaan tragis truk masuk sungai Langham terjadi di Jalan Poros PT. Nusa Wana Raya (NWR), Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Truk Colt Diesel milik PT. Empat Ras Bersaudara (ERB) yang mengangkut 32 orang penumpang, termasuk anak-anak dan ibu-ibu terjun ke sungai usai menabrak dinding jembatan yang terbjat dari besi dan jatuh ke sungai.

"Tadi truk berhasil kita evakuasi dari dalam sungai dengan kedalaman sekitar 8 meter, tidak ada jenazah di bak truk. Tapi kita temukan 2 jenazah hari ini tak jauh dari titik lokasi truk yang jatuh ke sungai," ujar Iqbal kepada media, Minggu (23/2).

Penemuan pertama sekitar jam 09.50 Wib jenazah perempuan sekitar 20 meter dari jembatan. Sedangkan yang anak-anak sekitar jam 11.15 Wib, jaraknya 1 kilometer dari jembatan.

Truk yang dikemudikan oleh Maranata Zendatu (33) melaju dari arah timur ke barat. Saat melintasi jembatan di jalan poros perusahaan yang berdebu dan berbatu, truk tiba-tiba oleng ke kanan dan terjun ke sungai. Sopir juga ditemukan meninggal dunia di dalam kabin truk.

"Dari 32 penumpang, 17 orang berhasil selamat dan mendapatkan perawatan di klinik PT. NWR. Enam orang ditemukan meninggal dunia, dan sembilan lainnya masih dalam pencarian," kata Iqbal.

Iqbal terjun langsung memimpin operasi evakuasi dan pencarian korban. Tim gabungan yang terdiri dari Brimob, Dit Polairud, Dit Samapta, Ditlantas, Polres Pelalawan, Kodim, BNPB Provinsi dan Kabupaten, Basarnas, serta pihak perusahaan NWR dikerahkan untuk melakukan pencarian di sungai.

Pihak kepolisian menduga kecelakaan ini disebabkan oleh kelalaian pengemudi yang tidak memperhatikan kondisi jalan dan jembatan. Kondisi jalan yang berbatu dan berdebu, serta minimnya rambu lalu lintas, juga menjadi faktor pendukung terjadinya kecelakaan.

Subdit Gakkum Ditlantas Polda Riau dan Satreskrim Polres Pelalawan melakukan olah TKP dan penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan adanya unsur pelanggaran hukum dalam kejadian ini. Identitas korban dan saksi-saksi juga dicatat untuk mendukung proses investigasi.

"Saat ini, fokus utama tim gabungan adalah mengevakuasi dan menyelamatkan korban yang masih belum ditemukan. Operasi pencarian terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur dan peralatan yang memadai," jelas Iqbal.

Sebelumnya diberitakan truk bermuatan 32 orang karyawan PT ERB menabrak besi pembatas jembatan Sungai Segati, area PT Nusa Wana Raya Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau Sabtu (22/2) pukul 11.00 Wib. Akibatnya sejumlah penumpang hilang, sedangkan sopir truk ditemukan terjebak di dasar sungai.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Anom Karibianto menyebutkan, dari data sementara sebanyak 3 orang balita meninggal dunia, 6 balita dan 5 orang dewasa masih dalam pencarian, serta 14 orang dewasa dan 3 anak-anak selamat.

"Hingga pukul 21.00 WIB, tim SAR berhasil mengevakuasi satu korban bernama Maranata Zendrato dari dalam kabin truk di dasar sungai," ujar Anom kepada merdeka.com Minggu (23/2).

Korban langsung dibawa ke klinik PT NWR untuk mendapatkan perawatan medis. Proses pencarian dilakukan tim gabungan TNI Polri dan Basarnas.

Oerasi pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan segera diluncurkan. Operasi ini dipimpin oleh Kapolres Pelalawan, AKBP Afrizal Asri, dan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas II Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi.