'
19 Sya'ban 1447 H | Sabtu, 7 Februari 2026
×
/ pekanbaru
Kanwil Kemenkumham Riau Gelar Razia dan Tes Urine di Lapas Narkotika Rumbai
| Selasa, 5 November 2024
Editor : | Penulis : admin

  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai yang berada di bawah naungan Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Riau, kembali menggelar razia blok hunian serta tes urine bagi petugas dan warga binaan. Razia ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas serta mencegah terjadinya peredaran narkoba dan barang-barang terlarang lainnya, Selasa (05/11/2024).

Razia yang berlangsung pagi hari tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Kanwil Kemenkumham Riau, Tim Satopspatnal Pamintel Ditjenpas yang diwakili oleh Pembina Keamanan Pemasyarakatan Ahli Madya Yohannes Waskito dan Nirhono Jatkomoadi, serta personel dari Polsek Rumbai, Koramil 0301/01 Rumbai, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau.

Razia dimulai dengan apel yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Riau, Budi Argap Situngkir. Dalam arahannya, Kakanwil berpesan agar razia dilakukan dengan tegas namun tetap mengutamakan sikap hati-hati, sopan, dan humanis.

“Kami harap razia ini dilaksanakan dengan prinsip tegas namun tetap menjaga suasana yang humanis. Ini adalah bagian dari upaya kita untuk memastikan agar tidak ada pelanggaran yang terjadi di dalam lapas, serta menjaga ketertiban dan keamanan,” ujar Budi Argap Situngkir.

Budi juga mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari pihak TNI, Polri, dan BNN Provinsi Riau yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih atas kerjasama yang terjalin dengan baik antara Kemenkumham, TNI, Polri, dan BNN. Semoga kerja sama ini terus terjalin demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif,” tambahnya.

Razia blok hunian difokuskan pada Blok A, B, C, dan D, yang masing-masing terdiri dari empat kamar, sehingga total terdapat 16 kamar yang digeledah. Kepala Kanwil Kemenkumham Riau bersama sejumlah pejabat tinggi lainnya, seperti Kepala Divisi Administrasi Johan Manurung dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Ricky Dwi Biantoro, Ka. Lapas Narkotika Rumbai Henri A.E Damanik, dan Ka. LPKA Pekanbaru Sukir turut serta dalam penggeledahan. Selain itu, Tim Satopspatnal Pamintel Ditjenpas, Satopspatnal Divpas, serta Tim Satopspatnal Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, juga terlibat langsung dalam proses penggeledahan kamar-kamar hunian yang dipilih secara acak.

“Hari ini kita melaksanakan penggeledahan kamar hunian untuk memastikan bahwa tidak ada barang-barang terlarang yang masuk ke dalam Lapas, baik itu narkoba, senjata tajam, atau barang lainnya yang dapat mengganggu keamanan,” ujar Kakanwil saat memimpin razia.

Dari hasil razia tersebut, petugas berhasil menemukan sejumlah barang terlarang, antara lain 9 unit ponsel Android, 1 unit ponsel kecil beserta charger, pisau cukur, sendok besi, mancis, kartu domino, botol kaca, serta ikat pinggang yang dikhawatirkan dapat digunakan untuk hal-hal yang tidak diinginkan.

Kakanwil Kemenkumham Riau menegaskan bahwa temuan barang-barang tersebut menjadi indikasi bahwa masih ada upaya-upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam Lapas. Oleh karena itu, razia dan pengawasan akan terus ditingkatkan. “Kami akan terus mengedepankan razia berkala seperti ini untuk mencegah segala bentuk pelanggaran dan gangguan keamanan di dalam Lapas. Ini adalah komitmen kami untuk menjaga agar Lapas bebas dari penyalahgunaan narkoba dan barang-barang terlarang lainnya,” jelasnya.

Selain penggeledahan, kegiatan razia juga dilengkapi dengan tes urine yang dilakukan terhadap petugas serta 30 warga binaan secara acak. Hasil tes urine menunjukkan bahwa tidak ada satupun petugas atau warga binaan yang terdeteksi positif menggunakan narkoba. “Hasil tes urine hari ini menunjukkan hasil negatif. Ini adalah bukti bahwa petugas dan warga binaan di Lapas Rumbai dapat menjalankan tugas dan pembinaan dengan baik,” ungkap Kakanwil.

Budi Argap Situngkir menambahkan bahwa tes urine ini merupakan bagian dari upaya Kanwil Kemenkumham Riau untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba dan mewujudkan pemasyarakatan yang lebih baik. “Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh petugas di Lapas dan Rutan bebas dari pengaruh narkoba dan siap memberikan pelayanan yang terbaik bagi warga binaan,” ujar Kakanwil.

Ke depan, Kakanwil Kemenkumham Riau menegaskan bahwa razia dan tes urine akan terus dilaksanakan secara rutin di semua lapas dan rutan di wilayahnya. Hal ini sejalan dengan upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bebas dari hal-hal negatif seperti narkoba, pungli, dan segala bentuk penyalahgunaan lainnya. “Kami terus berupaya untuk mewujudkan satuan kerja Pemasyarakatan Zero Halinar (HP, Pungli, Narkoba) di wilayah Riau,” tegasnya.

Dengan adanya razia dan tes urine ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang aman dan kondusif di dalam Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, serta memberikan dampak positif bagi pembinaan warga binaan di masa depan.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pekanbaru

Kanwil Kemenkumham Riau Gelar Razia dan Tes Urine di Lapas Narkotika Rumbai
Selasa, 5 November 2024
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai yang berada di bawah naungan Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Riau, kembali menggelar razia blok hunian serta tes urine bagi petugas dan warga binaan. Razia ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas serta mencegah terjadinya peredaran narkoba dan barang-barang terlarang lainnya, Selasa (05/11/2024).

Razia yang berlangsung pagi hari tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Kanwil Kemenkumham Riau, Tim Satopspatnal Pamintel Ditjenpas yang diwakili oleh Pembina Keamanan Pemasyarakatan Ahli Madya Yohannes Waskito dan Nirhono Jatkomoadi, serta personel dari Polsek Rumbai, Koramil 0301/01 Rumbai, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau.

Razia dimulai dengan apel yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Riau, Budi Argap Situngkir. Dalam arahannya, Kakanwil berpesan agar razia dilakukan dengan tegas namun tetap mengutamakan sikap hati-hati, sopan, dan humanis.

“Kami harap razia ini dilaksanakan dengan prinsip tegas namun tetap menjaga suasana yang humanis. Ini adalah bagian dari upaya kita untuk memastikan agar tidak ada pelanggaran yang terjadi di dalam lapas, serta menjaga ketertiban dan keamanan,” ujar Budi Argap Situngkir.

Budi juga mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari pihak TNI, Polri, dan BNN Provinsi Riau yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih atas kerjasama yang terjalin dengan baik antara Kemenkumham, TNI, Polri, dan BNN. Semoga kerja sama ini terus terjalin demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif,” tambahnya.

Razia blok hunian difokuskan pada Blok A, B, C, dan D, yang masing-masing terdiri dari empat kamar, sehingga total terdapat 16 kamar yang digeledah. Kepala Kanwil Kemenkumham Riau bersama sejumlah pejabat tinggi lainnya, seperti Kepala Divisi Administrasi Johan Manurung dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Ricky Dwi Biantoro, Ka. Lapas Narkotika Rumbai Henri A.E Damanik, dan Ka. LPKA Pekanbaru Sukir turut serta dalam penggeledahan. Selain itu, Tim Satopspatnal Pamintel Ditjenpas, Satopspatnal Divpas, serta Tim Satopspatnal Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, juga terlibat langsung dalam proses penggeledahan kamar-kamar hunian yang dipilih secara acak.

“Hari ini kita melaksanakan penggeledahan kamar hunian untuk memastikan bahwa tidak ada barang-barang terlarang yang masuk ke dalam Lapas, baik itu narkoba, senjata tajam, atau barang lainnya yang dapat mengganggu keamanan,” ujar Kakanwil saat memimpin razia.

Dari hasil razia tersebut, petugas berhasil menemukan sejumlah barang terlarang, antara lain 9 unit ponsel Android, 1 unit ponsel kecil beserta charger, pisau cukur, sendok besi, mancis, kartu domino, botol kaca, serta ikat pinggang yang dikhawatirkan dapat digunakan untuk hal-hal yang tidak diinginkan.

Kakanwil Kemenkumham Riau menegaskan bahwa temuan barang-barang tersebut menjadi indikasi bahwa masih ada upaya-upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam Lapas. Oleh karena itu, razia dan pengawasan akan terus ditingkatkan. “Kami akan terus mengedepankan razia berkala seperti ini untuk mencegah segala bentuk pelanggaran dan gangguan keamanan di dalam Lapas. Ini adalah komitmen kami untuk menjaga agar Lapas bebas dari penyalahgunaan narkoba dan barang-barang terlarang lainnya,” jelasnya.

Selain penggeledahan, kegiatan razia juga dilengkapi dengan tes urine yang dilakukan terhadap petugas serta 30 warga binaan secara acak. Hasil tes urine menunjukkan bahwa tidak ada satupun petugas atau warga binaan yang terdeteksi positif menggunakan narkoba. “Hasil tes urine hari ini menunjukkan hasil negatif. Ini adalah bukti bahwa petugas dan warga binaan di Lapas Rumbai dapat menjalankan tugas dan pembinaan dengan baik,” ungkap Kakanwil.

Budi Argap Situngkir menambahkan bahwa tes urine ini merupakan bagian dari upaya Kanwil Kemenkumham Riau untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba dan mewujudkan pemasyarakatan yang lebih baik. “Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh petugas di Lapas dan Rutan bebas dari pengaruh narkoba dan siap memberikan pelayanan yang terbaik bagi warga binaan,” ujar Kakanwil.

Ke depan, Kakanwil Kemenkumham Riau menegaskan bahwa razia dan tes urine akan terus dilaksanakan secara rutin di semua lapas dan rutan di wilayahnya. Hal ini sejalan dengan upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bebas dari hal-hal negatif seperti narkoba, pungli, dan segala bentuk penyalahgunaan lainnya. “Kami terus berupaya untuk mewujudkan satuan kerja Pemasyarakatan Zero Halinar (HP, Pungli, Narkoba) di wilayah Riau,” tegasnya.

Dengan adanya razia dan tes urine ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang aman dan kondusif di dalam Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, serta memberikan dampak positif bagi pembinaan warga binaan di masa depan.