'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ kuansing
1 Unit Rakit Hangus dan 6 Unit Rakit PETI Dibawa Kabur Pada Operasi PETI Polsek Kuantan Mudik
| Minggu, 17 September 2023
Editor : | Penulis : 1admin

1 Unit Rakit Hangus dibakar dan 6 Unit Rakit PETI Dibawa Kabur Pelaku Pada Operasi PETI Polsek Kuantan Mudik

KUANTAN SINGINGI, - Maraknya aktivitas PETI (pertambangan emas tanpa izin) atau ilegal Mining membuat gerah aparat kepolisian didalam melakukan penindakan prefentif maupun persuasif kepada pelaku usaha tambang emas atau istilah PETI seperti yang dilakukan oleh Polsek Kuantan Mudik melaksanakan penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran Sungai Batang Kuantan Desa Bukit Pedusunan dan Desa Banjar Guntung ( Tepian Saidina Ali) Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Minggu (17/9/2023) pukul 07.20 WIB.

Penindakan ini dilakukan berawal dengan adanya informasi dari Informasi dari masyarakat tentang adanya aktivitas PETI di aliran Sungai Batang Kuantan Desa Bukit Pedusunan dan Desa Banjar Guntung (Tepian Saidina Ali) Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuansing yang telah meresahkan masyarakat dan merusak lingkungan

Dalam kegiatan Penertiban PETI tersebut dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Kuantan Mudik Bripka Kartolo bersama dengan Personil Polsek Kuantan Mudik.

Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito, S.I.K, M.H., melalui Kapolsek Kuantan Mudik, IPTU Ferry M Fadillah, kepada wartawan dalam keterangan resminya mengatakan "Personil Polsek Kuantan Mudik berangkat menuju lokasi dan sampai dilokasi, dari kejauhan personil melihat 7 kapal PETI yang sedang beraktifitas, selanjutnya personil melakukan pengejaran terhadap kapal-kapal PETI tersebut, 

"Personil mengejar kerakit tersebut, sesampainya dilokasi karena arealnya terbuka sehingga pekerja melihat kedatangan petugas kemudian 6 (enam) rakit PETI dibawa kabur oleh para pekerja PETI tersebut melarikan diri dengan menggunakan mesin pendorong, dan terhadap 1(satu) unit rakit PETI berhasil dilakukan penindakan dengan cara dirusak dan dibakar. Sedangkan para pekerja di rakit tersebut melarikan diri," terang Kapolsek.

Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito, S.I.K, M.H., melalui Kapolsek Kuantan Mudik, PLH AKP VERI WARDI mengatakan “operasi penindakan PETI di wilayah hukum Kuantan Mudik sudah sering dilakukan, namun pelaku masih tetap nekat melakukan aktifitasnya itu. Pihaknya juga memberikan ultimatum kepada personil Polsek Kuantan Mudik, jika Pelaku masih nekat melakukan aktifitas illegal, apalagi di aliran sungai Kuantan dapat mengancam kesehatan masyarakat luas, untuk itu pelaku yang masih nekat, lakukan tindak tegas," ucap Kapolsek.

Disampaikannya juga, “kendala yang dihadapi dalam operasi penindakan dilapangan karena air sungai deras dan dalam dan tidak adanya bot (perahu karet ) sebagai sarana penunjang, sehingga 6 rakit tersebut berhasil kabur dari kejaran petugas dilapangan, sehingga menyulitkan dalam penangkapan pelaku, Kepada masyarakat untuk tidak mengulangi aktivitas penambangan ilegal ini, Jika masih ditemukan polisi akan melakukan penindakan tegas,”  tutup Kapolsek mengakhiri keterangannya.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
kuansing

1 Unit Rakit Hangus dan 6 Unit Rakit PETI Dibawa Kabur Pada Operasi PETI Polsek Kuantan Mudik
Minggu, 17 September 2023
Editor : | Penulis : 1admin
1 Unit Rakit Hangus dibakar dan 6 Unit Rakit PETI Dibawa Kabur Pelaku Pada Operasi PETI Polsek Kuantan Mudik
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

KUANTAN SINGINGI, - Maraknya aktivitas PETI (pertambangan emas tanpa izin) atau ilegal Mining membuat gerah aparat kepolisian didalam melakukan penindakan prefentif maupun persuasif kepada pelaku usaha tambang emas atau istilah PETI seperti yang dilakukan oleh Polsek Kuantan Mudik melaksanakan penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran Sungai Batang Kuantan Desa Bukit Pedusunan dan Desa Banjar Guntung ( Tepian Saidina Ali) Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Minggu (17/9/2023) pukul 07.20 WIB.

Penindakan ini dilakukan berawal dengan adanya informasi dari Informasi dari masyarakat tentang adanya aktivitas PETI di aliran Sungai Batang Kuantan Desa Bukit Pedusunan dan Desa Banjar Guntung (Tepian Saidina Ali) Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuansing yang telah meresahkan masyarakat dan merusak lingkungan

Dalam kegiatan Penertiban PETI tersebut dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Kuantan Mudik Bripka Kartolo bersama dengan Personil Polsek Kuantan Mudik.

Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito, S.I.K, M.H., melalui Kapolsek Kuantan Mudik, IPTU Ferry M Fadillah, kepada wartawan dalam keterangan resminya mengatakan "Personil Polsek Kuantan Mudik berangkat menuju lokasi dan sampai dilokasi, dari kejauhan personil melihat 7 kapal PETI yang sedang beraktifitas, selanjutnya personil melakukan pengejaran terhadap kapal-kapal PETI tersebut, 

"Personil mengejar kerakit tersebut, sesampainya dilokasi karena arealnya terbuka sehingga pekerja melihat kedatangan petugas kemudian 6 (enam) rakit PETI dibawa kabur oleh para pekerja PETI tersebut melarikan diri dengan menggunakan mesin pendorong, dan terhadap 1(satu) unit rakit PETI berhasil dilakukan penindakan dengan cara dirusak dan dibakar. Sedangkan para pekerja di rakit tersebut melarikan diri," terang Kapolsek.

Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito, S.I.K, M.H., melalui Kapolsek Kuantan Mudik, PLH AKP VERI WARDI mengatakan “operasi penindakan PETI di wilayah hukum Kuantan Mudik sudah sering dilakukan, namun pelaku masih tetap nekat melakukan aktifitasnya itu. Pihaknya juga memberikan ultimatum kepada personil Polsek Kuantan Mudik, jika Pelaku masih nekat melakukan aktifitas illegal, apalagi di aliran sungai Kuantan dapat mengancam kesehatan masyarakat luas, untuk itu pelaku yang masih nekat, lakukan tindak tegas," ucap Kapolsek.

Disampaikannya juga, “kendala yang dihadapi dalam operasi penindakan dilapangan karena air sungai deras dan dalam dan tidak adanya bot (perahu karet ) sebagai sarana penunjang, sehingga 6 rakit tersebut berhasil kabur dari kejaran petugas dilapangan, sehingga menyulitkan dalam penangkapan pelaku, Kepada masyarakat untuk tidak mengulangi aktivitas penambangan ilegal ini, Jika masih ditemukan polisi akan melakukan penindakan tegas,”  tutup Kapolsek mengakhiri keterangannya.