'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ pekanbaru
300 UMKM di Riau dapat Nomor Induk Berusaha, Ini Pesan Gubri
| Kamis, 22 Juni 2023
Editor : | Penulis : admin

Gubernur Riau Syamsuar memberi nomor induk usaha (NIB) kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang ada di Provinsi Riau. NIB merupakan nomor identitas yang digunakan sebagai izin bagi pelaku usaha.

NIB diserahkan Gubernur Riau (Gubri) saat menghadiri kegiatan bimbingan teknis kemudahan berusaha dan kemitraan, di Hotel Prime Park, Kota Pekanbaru, Kamis (22/06/2023).

Gubernur Syamsuar mengatakan, NIB tersebut merupakan nomor identitas yang digunakan sebagai izin bagi pelaku usaha. Dengan adanya NIB tersebut pelaku umkm bisa terjaring dalam sistem Online Single Submission (OSS).

“Pelaku UMKM yang sudah memiliki NIB, ya artinya usahanya sudah formal, karena teregister dalam database. Jika sudah terdata, akan lebih mudah mengembangkan usahanya,” katanya.

Gubri Syamsuar mengungkapkan, pelaku UMKM di Riau sudah menunjukkan hasil yang positif. Hal ini dapat dilihat dari beberapa produk yang telah bisa memasarkan produknya ke mal-mal di Kota Pekanbaru.

“Kita sudah menyaksikan hasil dari kerja pelaku UMKM yang ada di sini sudah bagus. Bahkan, sudah bisa menjual produknya ke mal-mal di Pekanbaru. Jadi harapan kami tentunya apa yang hari ini ada kerja sama kepada 300 UMKM juga sama diharapkan bisa seperti itu,” ungkapnya.

Dijelaskan orang nomor satu di Provinsi Riau itu, bahwa Pemprov Riau telah memberikan bantuan yang maksimal kepada pelaku UMKM. Menurutnya, bantuan itu dilakukan agar produk UMKM tidak hanya menjadi konsumsi dalam negeri tetapi juga bisa ekspor.

“Tadi ada yang menanyakan kepada kami apa saja bantuan yang telah kami berikan kepada pelaku umkm. Bantuan diberikan ada berkaitan permodalan termasuk bantuan pelatihan-pelatihan. Program ini agar nanti bapak ibu bisa berusaha maksimal sehingga harapan pemerintah itu tidak hanya menjadi konsumsi dalam negeri tetapi juga bisa ekspor,” jelasnya.

Toggle navigation

300 UMKM di Riau dapat Nomor Induk Berusaha, Ini Pesan Gubri

 Raden Heru  Kamis, 22 Juni 2023 | 12:57:33 WIB  62

300 UMKM di Riau dapat Nomor Induk Berusaha, Ini Pesan Gubri

 

PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar memberi nomor induk usaha (NIB) kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang ada di Provinsi Riau. NIB merupakan nomor identitas yang digunakan sebagai izin bagi pelaku usaha.

NIB diserahkan Gubernur Riau (Gubri) saat menghadiri kegiatan bimbingan teknis kemudahan berusaha dan kemitraan, di Hotel Prime Park, Kota Pekanbaru, Kamis (22/06/2023).

Gubernur Syamsuar mengatakan, NIB tersebut merupakan nomor identitas yang digunakan sebagai izin bagi pelaku usaha. Dengan adanya NIB tersebut pelaku umkm bisa terjaring dalam sistem Online Single Submission (OSS).

“Pelaku UMKM yang sudah memiliki NIB, ya artinya usahanya sudah formal, karena teregister dalam database. Jika sudah terdata, akan lebih mudah mengembangkan usahanya,” katanya.

Gubri Syamsuar mengungkapkan, pelaku UMKM di Riau sudah menunjukkan hasil yang positif. Hal ini dapat dilihat dari beberapa produk yang telah bisa memasarkan produknya ke mal-mal di Kota Pekanbaru.

“Kita sudah menyaksikan hasil dari kerja pelaku UMKM yang ada di sini sudah bagus. Bahkan, sudah bisa menjual produknya ke mal-mal di Pekanbaru. Jadi harapan kami tentunya apa yang hari ini ada kerja sama kepada 300 UMKM juga sama diharapkan bisa seperti itu,” ungkapnya.

Dijelaskan orang nomor satu di Provinsi Riau itu, bahwa Pemprov Riau telah memberikan bantuan yang maksimal kepada pelaku UMKM. Menurutnya, bantuan itu dilakukan agar produk UMKM tidak hanya menjadi konsumsi dalam negeri tetapi juga bisa ekspor.

“Tadi ada yang menanyakan kepada kami apa saja bantuan yang telah kami berikan kepada pelaku umkm. Bantuan diberikan ada berkaitan permodalan termasuk bantuan pelatihan-pelatihan. Program ini agar nanti bapak ibu bisa berusaha maksimal sehingga harapan pemerintah itu tidak hanya menjadi konsumsi dalam negeri tetapi juga bisa ekspor,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa saat ini pemerintah pusat memiliki gerakan yang bernama Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 14 Mei 2020. 

Gernas BBI menjadi daya dorong untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. Pemerintah memberdayakan pelaku UMKM di semua daerah, apalagi pasca pandemi COVID-19.

“Sekarang pemerintah punya kegiatan, namanya program nasional bangga buatan indonesia. Gerakan nasional bangga buatan indonesia ini sebenarnya bagaimana kita memberdayakan pelaku umkm di semua daerah. Kami sudah diarahkan bapak presiden agar pelaku UMKM ini bisa dimaksimalkan usahanya. Karena pelaku UMKM ini juga termasuk menggerakkan ekonomi masyarakat setelah pandemi COVID-19 berakhir,” terangnya.

Selain itu, untuk pemulihan ekonomi dan bangkit dari COVID-19, ia berharap agar setiap pihak terkait bisa bekerja sama untuk memajukan produk UMKM di Provinsi Riau.

“Kita tau persis yang paling berdampak dengan pandemi ini adalah UMKM. Karena  tentunya sekarang sudah endemi, kami harapkan dari kegiatan ini semoga perusahaan-perusahan bisa membantu pelatihan terkait standarisasi sehingga nanti produk UMKM kita bisa melakukan ekspor,” harapnya. 

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pekanbaru

300 UMKM di Riau dapat Nomor Induk Berusaha, Ini Pesan Gubri
Kamis, 22 Juni 2023
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Gubernur Riau Syamsuar memberi nomor induk usaha (NIB) kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang ada di Provinsi Riau. NIB merupakan nomor identitas yang digunakan sebagai izin bagi pelaku usaha.

NIB diserahkan Gubernur Riau (Gubri) saat menghadiri kegiatan bimbingan teknis kemudahan berusaha dan kemitraan, di Hotel Prime Park, Kota Pekanbaru, Kamis (22/06/2023).

Gubernur Syamsuar mengatakan, NIB tersebut merupakan nomor identitas yang digunakan sebagai izin bagi pelaku usaha. Dengan adanya NIB tersebut pelaku umkm bisa terjaring dalam sistem Online Single Submission (OSS).

“Pelaku UMKM yang sudah memiliki NIB, ya artinya usahanya sudah formal, karena teregister dalam database. Jika sudah terdata, akan lebih mudah mengembangkan usahanya,” katanya.

Gubri Syamsuar mengungkapkan, pelaku UMKM di Riau sudah menunjukkan hasil yang positif. Hal ini dapat dilihat dari beberapa produk yang telah bisa memasarkan produknya ke mal-mal di Kota Pekanbaru.

“Kita sudah menyaksikan hasil dari kerja pelaku UMKM yang ada di sini sudah bagus. Bahkan, sudah bisa menjual produknya ke mal-mal di Pekanbaru. Jadi harapan kami tentunya apa yang hari ini ada kerja sama kepada 300 UMKM juga sama diharapkan bisa seperti itu,” ungkapnya.

Dijelaskan orang nomor satu di Provinsi Riau itu, bahwa Pemprov Riau telah memberikan bantuan yang maksimal kepada pelaku UMKM. Menurutnya, bantuan itu dilakukan agar produk UMKM tidak hanya menjadi konsumsi dalam negeri tetapi juga bisa ekspor.

“Tadi ada yang menanyakan kepada kami apa saja bantuan yang telah kami berikan kepada pelaku umkm. Bantuan diberikan ada berkaitan permodalan termasuk bantuan pelatihan-pelatihan. Program ini agar nanti bapak ibu bisa berusaha maksimal sehingga harapan pemerintah itu tidak hanya menjadi konsumsi dalam negeri tetapi juga bisa ekspor,” jelasnya.

Toggle navigation

300 UMKM di Riau dapat Nomor Induk Berusaha, Ini Pesan Gubri

 Raden Heru  Kamis, 22 Juni 2023 | 12:57:33 WIB  62

300 UMKM di Riau dapat Nomor Induk Berusaha, Ini Pesan Gubri

 

PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar memberi nomor induk usaha (NIB) kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang ada di Provinsi Riau. NIB merupakan nomor identitas yang digunakan sebagai izin bagi pelaku usaha.

NIB diserahkan Gubernur Riau (Gubri) saat menghadiri kegiatan bimbingan teknis kemudahan berusaha dan kemitraan, di Hotel Prime Park, Kota Pekanbaru, Kamis (22/06/2023).

Gubernur Syamsuar mengatakan, NIB tersebut merupakan nomor identitas yang digunakan sebagai izin bagi pelaku usaha. Dengan adanya NIB tersebut pelaku umkm bisa terjaring dalam sistem Online Single Submission (OSS).

“Pelaku UMKM yang sudah memiliki NIB, ya artinya usahanya sudah formal, karena teregister dalam database. Jika sudah terdata, akan lebih mudah mengembangkan usahanya,” katanya.

Gubri Syamsuar mengungkapkan, pelaku UMKM di Riau sudah menunjukkan hasil yang positif. Hal ini dapat dilihat dari beberapa produk yang telah bisa memasarkan produknya ke mal-mal di Kota Pekanbaru.

“Kita sudah menyaksikan hasil dari kerja pelaku UMKM yang ada di sini sudah bagus. Bahkan, sudah bisa menjual produknya ke mal-mal di Pekanbaru. Jadi harapan kami tentunya apa yang hari ini ada kerja sama kepada 300 UMKM juga sama diharapkan bisa seperti itu,” ungkapnya.

Dijelaskan orang nomor satu di Provinsi Riau itu, bahwa Pemprov Riau telah memberikan bantuan yang maksimal kepada pelaku UMKM. Menurutnya, bantuan itu dilakukan agar produk UMKM tidak hanya menjadi konsumsi dalam negeri tetapi juga bisa ekspor.

“Tadi ada yang menanyakan kepada kami apa saja bantuan yang telah kami berikan kepada pelaku umkm. Bantuan diberikan ada berkaitan permodalan termasuk bantuan pelatihan-pelatihan. Program ini agar nanti bapak ibu bisa berusaha maksimal sehingga harapan pemerintah itu tidak hanya menjadi konsumsi dalam negeri tetapi juga bisa ekspor,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa saat ini pemerintah pusat memiliki gerakan yang bernama Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 14 Mei 2020. 

Gernas BBI menjadi daya dorong untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. Pemerintah memberdayakan pelaku UMKM di semua daerah, apalagi pasca pandemi COVID-19.

“Sekarang pemerintah punya kegiatan, namanya program nasional bangga buatan indonesia. Gerakan nasional bangga buatan indonesia ini sebenarnya bagaimana kita memberdayakan pelaku umkm di semua daerah. Kami sudah diarahkan bapak presiden agar pelaku UMKM ini bisa dimaksimalkan usahanya. Karena pelaku UMKM ini juga termasuk menggerakkan ekonomi masyarakat setelah pandemi COVID-19 berakhir,” terangnya.

Selain itu, untuk pemulihan ekonomi dan bangkit dari COVID-19, ia berharap agar setiap pihak terkait bisa bekerja sama untuk memajukan produk UMKM di Provinsi Riau.

“Kita tau persis yang paling berdampak dengan pandemi ini adalah UMKM. Karena  tentunya sekarang sudah endemi, kami harapkan dari kegiatan ini semoga perusahaan-perusahan bisa membantu pelatihan terkait standarisasi sehingga nanti produk UMKM kita bisa melakukan ekspor,” harapnya.