'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ pekanbaru
Hadiri HAKIN di Riau,Ini yang di Sampaikan Mahfud MD
| Rabu, 17 Mei 2023
Editor : | Penulis : admin

​​​​Mentri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, institusi publik dan masyarakat sipil dalam memajukan keterbukaan informasi. 

Dia menerangkan, semua pihak memiliki peran penting dalam memastikan bahwa informasi yang berkaitan dengan kebijakan publik harus mudah diakses oleh masyarakat.

Hal itu dikatakannya pada saat menghadiri Hari Keterbukaan Informasi Nasional (HAKIN) di Hotel Labersa  Riau,Rabu (17/5/23). 

Lebih lanjut Mahfud menjelaskan,Baik itu berkaitan dengan anggaran negara dan anggaran daerah, serta berbagai aspek kehidupan sosial harus dapat diakses oleh publik dengan mudah, kecuali hal-hal yang ditentukan secara khusus, seperti tentang pertahanan dan keamanan, dan informasi rahasia lainnya. 

"Sekarang ini kita tidak bisa main-main dengan informasi publik ini, misalnya dengan berusaha menutup-nutupi, itu tidak bisa. Sekarang ini masanya keterbukaan informasi publik, kalau kita tidak buka, itu akan terbuka dengan sendirinya oleh berbagai instrumen yang dimiliki oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi," ujarnya, dalam peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional 2023.

Mahfud MD menuturkan, misalnya ada kasus penganiayaan yang dilakukan di sebuah daerah, kemudian berusaha ditutup-tutupi oleh pejabat setempat oleh aparat penegak hukum setempat, maka karena ini era digitalisasi maka itu tidak bisa ditutup-tutupi, justru akan tiba-tiba muncul dan viral.

"Oleh sebab itu hati-hati terhadap keterbukaan informasi publik ini agar tidak ada yang ditutup-tutupi," tambahnya. 

Menko Polhukam melanjutkan, kadang kala kesalahan tata kelola pemerintahan itu bisa terbongkar, karena informasi publik yang tidak diperoleh secara resmi, tetapi masyarakat bisa memperolehnya. 

Ia menegaskan, informasi itu bisa bocor dari mana saja. Bisa saja dari orang yang memang dari hati nurani ingin membongkar, atau ada juga marah karena kalah dalam tender proyek. 

Makanya Mahfud MD menegaskan dalam demokrasi yang harus disadari bahwa informasi publik itu menjadi bagian dari hak asasi yang dilindungi oleh konstitusi. 

"Kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam mempromosikan keterbukaan informasi saya mengucapakan terima kasih yang tulus, namun kita harus menyadari masih banyak pekerjaan yang harus terus dilakukan," katanya. 

Mahfud MD menambahkan, keterbukaan informasi juga harus menjadi bagian integral dan budaya serta praktek di dalam tata pemerintahan. Terangnya, semua pihak harus terus berupaya meningkatkan akses ke informasi berkualitas. 

"Mari kita gunakan momentum HAKIN untuk mendorong perubahan yang positif dalam ke tata pemerintahan kita, mari kita berkomitmen untuk memperkuat kerangka hukum dan regulasi yang mendukung keterbukaan informasi," tutupnya.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pekanbaru

Hadiri HAKIN di Riau,Ini yang di Sampaikan Mahfud MD
Rabu, 17 Mei 2023
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

​​​​Mentri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, institusi publik dan masyarakat sipil dalam memajukan keterbukaan informasi. 

Dia menerangkan, semua pihak memiliki peran penting dalam memastikan bahwa informasi yang berkaitan dengan kebijakan publik harus mudah diakses oleh masyarakat.

Hal itu dikatakannya pada saat menghadiri Hari Keterbukaan Informasi Nasional (HAKIN) di Hotel Labersa  Riau,Rabu (17/5/23). 

Lebih lanjut Mahfud menjelaskan,Baik itu berkaitan dengan anggaran negara dan anggaran daerah, serta berbagai aspek kehidupan sosial harus dapat diakses oleh publik dengan mudah, kecuali hal-hal yang ditentukan secara khusus, seperti tentang pertahanan dan keamanan, dan informasi rahasia lainnya. 

"Sekarang ini kita tidak bisa main-main dengan informasi publik ini, misalnya dengan berusaha menutup-nutupi, itu tidak bisa. Sekarang ini masanya keterbukaan informasi publik, kalau kita tidak buka, itu akan terbuka dengan sendirinya oleh berbagai instrumen yang dimiliki oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi," ujarnya, dalam peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional 2023.

Mahfud MD menuturkan, misalnya ada kasus penganiayaan yang dilakukan di sebuah daerah, kemudian berusaha ditutup-tutupi oleh pejabat setempat oleh aparat penegak hukum setempat, maka karena ini era digitalisasi maka itu tidak bisa ditutup-tutupi, justru akan tiba-tiba muncul dan viral.

"Oleh sebab itu hati-hati terhadap keterbukaan informasi publik ini agar tidak ada yang ditutup-tutupi," tambahnya. 

Menko Polhukam melanjutkan, kadang kala kesalahan tata kelola pemerintahan itu bisa terbongkar, karena informasi publik yang tidak diperoleh secara resmi, tetapi masyarakat bisa memperolehnya. 

Ia menegaskan, informasi itu bisa bocor dari mana saja. Bisa saja dari orang yang memang dari hati nurani ingin membongkar, atau ada juga marah karena kalah dalam tender proyek. 

Makanya Mahfud MD menegaskan dalam demokrasi yang harus disadari bahwa informasi publik itu menjadi bagian dari hak asasi yang dilindungi oleh konstitusi. 

"Kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam mempromosikan keterbukaan informasi saya mengucapakan terima kasih yang tulus, namun kita harus menyadari masih banyak pekerjaan yang harus terus dilakukan," katanya. 

Mahfud MD menambahkan, keterbukaan informasi juga harus menjadi bagian integral dan budaya serta praktek di dalam tata pemerintahan. Terangnya, semua pihak harus terus berupaya meningkatkan akses ke informasi berkualitas. 

"Mari kita gunakan momentum HAKIN untuk mendorong perubahan yang positif dalam ke tata pemerintahan kita, mari kita berkomitmen untuk memperkuat kerangka hukum dan regulasi yang mendukung keterbukaan informasi," tutupnya.