'
19 Sya'ban 1447 H | Sabtu, 7 Februari 2026
×
/ meranti
Guna Pencegahan Gerakan Radikalisme, Dosen Prodi Hubungan Internasional UIR Lakukan Sosialisasi
| Minggu, 25 Desember 2022
Editor : | Penulis : 1admin

Guna Pencegahan Gerakan Radikalisme, Dosen Program Studi Hubungan Internasional UIR Lakukan Sosialisasi

Kepulauan Meranti- Rio Sundari, S.IP.,M.A Dosen Program Studi (Prodi) Hubungan Internasional FISIPOL Universitas Islam Riau mensosialisasikan pencegahan gerakan radikalisme kepada masyarakat di Selat Panjang Kepulauan Meranti pada tanggal 07 Agustus 2022

Kegiatan tersebut berlangsung di kelurahan Selatpanjang Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.

Dihadiri masyarakat setempat yang sebagian besar pesertanya merupakan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) kegiatan tersebut berlangsung Khidmat.

Rio Sundari,S.IP.,M.A Mengatakan"Sosialisasi ini ditujukan khususnya bagi generasi muda untuk menghindari paparan paham radikalisme yang akan berdampak pada kondisi keamanan daerah, Perkembangan arus teknologi informasi dan posisi Provinsi Riau yang secara geografis terletak berdampingan dengan negara-negara lain sangatlah rawan dengan potensi munculnya paham radikalisme, Terduga serangan teroris yang terjadi di Mapolda Riau dan penangkapan 3 orang terduga teroris oleh Densus 88 di Kampus Universitas Riau tahun 2018 menjadi preseden yang mengkhawatirkan"Terangnya

"Atas tragedi tersebut dipandang perlu untuk memberikan sosialisasi terkait paham radikal kepada masyarakat untuk meminimalisir potensi munculnya paham serupa di masa mendatang" Ucapnya

"Jika di lihat dari Keberagaman suku yang ada di Selatpanjang yang terdiri dari suku Melayu, Minang, Jawa, Tionghoa dan lain-lain tentunya berpotensi akan munculnya paham radikal baik dengan modus agama, suku, maupun yang lainnya, sehingga perlu diantisipasi supaya tidak terjadi tragedi serupa yang berdampak pada keamanan dalam kehidupan bermasyarakat"Tambah Rio

Oleh Karena itu Sosialisasi ini kami lakukan dengan harapannya para peserta tercerahkan bahwa gerakan dan paham radikalisme tidak sesuai dengan cara pandang apapun, baik cara pandang beragama maupun bernegara. Dengan sosialisasi itu juga, setidaknya peserta sosialisasi dibekali pengetahuan bahwa gerakan radikalisme tidak bisa dibenarkan dimanapun sehingga bekal pengetahuan tersebut menjadi benteng bagi diri mereka dari potensi munculnya paham radikal"Tutupnya.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
meranti

Guna Pencegahan Gerakan Radikalisme, Dosen Prodi Hubungan Internasional UIR Lakukan Sosialisasi
Minggu, 25 Desember 2022
Editor : | Penulis : 1admin
Guna Pencegahan Gerakan Radikalisme, Dosen Program Studi Hubungan Internasional UIR Lakukan Sosialisasi
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Kepulauan Meranti- Rio Sundari, S.IP.,M.A Dosen Program Studi (Prodi) Hubungan Internasional FISIPOL Universitas Islam Riau mensosialisasikan pencegahan gerakan radikalisme kepada masyarakat di Selat Panjang Kepulauan Meranti pada tanggal 07 Agustus 2022

Kegiatan tersebut berlangsung di kelurahan Selatpanjang Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.

Dihadiri masyarakat setempat yang sebagian besar pesertanya merupakan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) kegiatan tersebut berlangsung Khidmat.

Rio Sundari,S.IP.,M.A Mengatakan"Sosialisasi ini ditujukan khususnya bagi generasi muda untuk menghindari paparan paham radikalisme yang akan berdampak pada kondisi keamanan daerah, Perkembangan arus teknologi informasi dan posisi Provinsi Riau yang secara geografis terletak berdampingan dengan negara-negara lain sangatlah rawan dengan potensi munculnya paham radikalisme, Terduga serangan teroris yang terjadi di Mapolda Riau dan penangkapan 3 orang terduga teroris oleh Densus 88 di Kampus Universitas Riau tahun 2018 menjadi preseden yang mengkhawatirkan"Terangnya

"Atas tragedi tersebut dipandang perlu untuk memberikan sosialisasi terkait paham radikal kepada masyarakat untuk meminimalisir potensi munculnya paham serupa di masa mendatang" Ucapnya

"Jika di lihat dari Keberagaman suku yang ada di Selatpanjang yang terdiri dari suku Melayu, Minang, Jawa, Tionghoa dan lain-lain tentunya berpotensi akan munculnya paham radikal baik dengan modus agama, suku, maupun yang lainnya, sehingga perlu diantisipasi supaya tidak terjadi tragedi serupa yang berdampak pada keamanan dalam kehidupan bermasyarakat"Tambah Rio

Oleh Karena itu Sosialisasi ini kami lakukan dengan harapannya para peserta tercerahkan bahwa gerakan dan paham radikalisme tidak sesuai dengan cara pandang apapun, baik cara pandang beragama maupun bernegara. Dengan sosialisasi itu juga, setidaknya peserta sosialisasi dibekali pengetahuan bahwa gerakan radikalisme tidak bisa dibenarkan dimanapun sehingga bekal pengetahuan tersebut menjadi benteng bagi diri mereka dari potensi munculnya paham radikal"Tutupnya.