'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ pekanbaru
Konflik Muaythai Riau Berdampak ke PORPROV Riau, Ketum PB MI di Minta Evaluasi Posisi Waketum II
| Sabtu, 22 Oktober 2022
Editor : | Penulis : 1

Pekanbaru-Kebijakan PB Muaythai terhadap Pengprov Riau melanggar AD ART Muaythai, hal ini diungkapkan oleh Heri Guspendri M.Si, manakala menanggapi statement dari Waketum II PBMI Bayu Rifwanda tentang surat keputusan terbaru Plt pengprov Muaythai Riau. Dijelaskan Heri bahwa Pengprov Muaythai Riau dengan SK nomor 16 tahun 2018 yang ditandatangani oleh Dr. Sudirman, SH. MH dengan Ketua Umum Oktovianes Sinyo Lesnussa masih berlaku hingga tanggal 29 Oktober 2022. 

Ditambahkan Heri Amanat AD ART Muaythai pengprov ( Riau ) wajib melaksanakan rakerprov dan telah dilaksanakan pada tanggal 14/9/2022, serta menetapkan waktu Musprov ( tanggal 27/10/2022 ) tapi tiba-tiba muncul SK plt Riau dengan dugaan tanggal terbit nya terhitung surut (4/10/2022), serta diketahui di dalam isi preambule nya mengatakan Masa Bakti Pengprov Muaythai Riau telah habis masa bakti. Tentu ini adalah kekeliruan yang dibenarkan oleh Bayu.

"Masa waketum II membidangi organisasi membuat kesalahan fatal dengan tidak mempedomani AD ART. Faktanya pada tanggal 4-6 Oktober Bung Sinyo masih mengirim surat ke KONI Riau dan utusan untuk mengikuti Bimtek Keuangan yang ditaja oleh KONI Riau dan tanggal 12 Oktober pengprov Muaythai Riau masih mengirimkan pelatih Riau untuk ikut sosialiasi anti doping di Pekanbaru."ujar Heri.

Mendapatkan informasi bahwa ada pihak yang berupaya mengganti Technical Delegate ( TD Muaythai) di tengah tahapan Porprov yang sedang berjalan, terindikasi ada kepentingan oknum dari peserta Porprov berasal dari salah satu kabupaten di Riau dan kelompok tertentu dengan syahwat mengejar Predikat juara.

"saya sebagai ketua pengkab Muaythai Kuansing serta selaku Binpres KONI Kab. Kuansing dan bagian dari tuan rumah Porprov X Riau, berharap Ketua Umum PB Muaythai Indonesia Bapak AA La Nyalla Mattalitti yang juga Ketua DPD RI agar dapat menyelesaikan kisruh di Riau dan mengevaluasi jabatan waketum II Bayu Rifwanda yang merusak nama baik Ketum PBMI sebagai pejabat lembaga tinggi negara, karena memunculkan konflik organisasi di daerah. Kita berharap agar dengan kepemimpinan Pak La Nyalla muaythai di Indonesia bisa bersatu, tapi nyatanya masih ada saja oknum yang sengaja membuat Kisruh berkepanjangan " tutup Heri.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pekanbaru

Konflik Muaythai Riau Berdampak ke PORPROV Riau, Ketum PB MI di Minta Evaluasi Posisi Waketum II
Sabtu, 22 Oktober 2022
Editor : | Penulis : 1
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Pekanbaru-Kebijakan PB Muaythai terhadap Pengprov Riau melanggar AD ART Muaythai, hal ini diungkapkan oleh Heri Guspendri M.Si, manakala menanggapi statement dari Waketum II PBMI Bayu Rifwanda tentang surat keputusan terbaru Plt pengprov Muaythai Riau. Dijelaskan Heri bahwa Pengprov Muaythai Riau dengan SK nomor 16 tahun 2018 yang ditandatangani oleh Dr. Sudirman, SH. MH dengan Ketua Umum Oktovianes Sinyo Lesnussa masih berlaku hingga tanggal 29 Oktober 2022. 

Ditambahkan Heri Amanat AD ART Muaythai pengprov ( Riau ) wajib melaksanakan rakerprov dan telah dilaksanakan pada tanggal 14/9/2022, serta menetapkan waktu Musprov ( tanggal 27/10/2022 ) tapi tiba-tiba muncul SK plt Riau dengan dugaan tanggal terbit nya terhitung surut (4/10/2022), serta diketahui di dalam isi preambule nya mengatakan Masa Bakti Pengprov Muaythai Riau telah habis masa bakti. Tentu ini adalah kekeliruan yang dibenarkan oleh Bayu.

"Masa waketum II membidangi organisasi membuat kesalahan fatal dengan tidak mempedomani AD ART. Faktanya pada tanggal 4-6 Oktober Bung Sinyo masih mengirim surat ke KONI Riau dan utusan untuk mengikuti Bimtek Keuangan yang ditaja oleh KONI Riau dan tanggal 12 Oktober pengprov Muaythai Riau masih mengirimkan pelatih Riau untuk ikut sosialiasi anti doping di Pekanbaru."ujar Heri.

Mendapatkan informasi bahwa ada pihak yang berupaya mengganti Technical Delegate ( TD Muaythai) di tengah tahapan Porprov yang sedang berjalan, terindikasi ada kepentingan oknum dari peserta Porprov berasal dari salah satu kabupaten di Riau dan kelompok tertentu dengan syahwat mengejar Predikat juara.

"saya sebagai ketua pengkab Muaythai Kuansing serta selaku Binpres KONI Kab. Kuansing dan bagian dari tuan rumah Porprov X Riau, berharap Ketua Umum PB Muaythai Indonesia Bapak AA La Nyalla Mattalitti yang juga Ketua DPD RI agar dapat menyelesaikan kisruh di Riau dan mengevaluasi jabatan waketum II Bayu Rifwanda yang merusak nama baik Ketum PBMI sebagai pejabat lembaga tinggi negara, karena memunculkan konflik organisasi di daerah. Kita berharap agar dengan kepemimpinan Pak La Nyalla muaythai di Indonesia bisa bersatu, tapi nyatanya masih ada saja oknum yang sengaja membuat Kisruh berkepanjangan " tutup Heri.