'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ pekanbaru
Paripurna Hari Jadi Prov Riau ke 65 Gubri,Semangat Riau Unggul Dorong Produktivitas
| Selasa, 9 Agustus 2022
Editor : | Penulis : admin

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengajak seluruh stakeholder untuk menjadikan tagline Hari Jadi ke 65 Provinsi Riau yaitu Riau Unggul sebagai wujud semangat untuk mendorong produktivitas serta meningkatkan kemandirian.

Disampaikan Gubri, saat menghadiri rapat paripurna DPRD Riau dalam peringatan  Hari Jadi ke 65 Provinsi Riau, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Riau, Selasa (09/08/2022).

Gubri mengungkapkan, hal ini berpijak dari semangat Hari Jadi Ke 65 Provinsi Riau  yang mengangkat tema  "Bersama  menuju Riau lebih baik"  yaitu dengan tagline "Riau Unggul".

Sehingga, ia berharap ada upaya bersama untuk mewujudkan pembangunan menuju Riau lebih baik, agar masyarakat dapat sejahtera.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga memaparkan mengenai pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau. Disebutkannya, aktivitas ekonomi mulai bangkit ditandai dengan realisasi investasi di Provinsi Riau untuk tahun 2021 sebesar Rp. 53,02 Triliun, atau peringkat 5 Nasional dan peringkat 1 di luar Pulau Jawa. 

Dimana  capaian realisasi investasi tersebut mencapai 107,98 persen dari target yang telah ditetapkan kepada Provinsi Riau untuk tahun 2021, yaitu sebesar Rp. 49,1 Triliun dengan serapan Tenaga Kerja sebanyak 61.388 orang. Sedangkan tahun 2022, telah ditetapkan target sebesar Rp. 60,46 Triliun kepada Provinsi Riau.

"Alhamdulillah realisasi Investasi sampai dengan Triwulan II (Januari - Juni 2022) telah mencapai 73,41 persen dari target 60,46 Triliun (peringkat 5 Nasional) dengan nilai realisasi investasi Rp. 44,4 Triliun dengan serapan tenaga kerja sebanyak 32.385 orang," kata Gubri.

Selanjutnya, ia menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Riau semakin membaik, tumbuh sebesar 4,88 persen pada triwulan II 2022. Untuk pertumbuhan ekonomi Riau ini ditopang dari sektor industri pengolahan yang didominasi oleh komoditi turunan kelapa sawit yang tumbuh sebesar 26,19 persen.

Selain kelapa sawit, terdapat juga dari pertambangan dan penggalian kontribusi sebesar 24,4 persen, selanjutnya sektor pertanian, kehutanan dan perikanan kontribusi sebesar 24,34 persen.

"Dengan kondisi ini mengindikasikan bahwa komoditi unggulan (kelapa sawit) sebagai penopang utama perekonomian Provinsi Riau dan aktivitas masyarakat sudah mulai normal kembali," lanjutnya.

Orang nomor satu di Riau ini juga menerangkan, keunggulan Provinsi Riau juga dapat dilihat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar kelima di Indonesia atau terbesar pertama di luar Pulau Jawa, dengan kontribusi sebesar 5, 22 persen terhadap PDB Nasional. 

"Untuk menjaga harga komoditi unggulan Provinsi Riau (kelapa sawit) yang ber fluktuatif, Pemerintah Provinsi Riau telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penetapan Harga Tandan Buah Segar Kelapa Sawit," katanya.

Ia menambahkan, hal tersebut juga mendapatkan dukungan dari Provinsi di wilayah Sumatera, dimana tanggal 30 Juni 2022 telah disepakati Maklumat Lancang Kuning pada Rapat Koordinasi Gubernur se-Sumatera, yaitu mendorong Pemerintah Pusat mengeluarkan kebijakan/regulasi terkait pemerataan hilirisasi Sumber Daya Alam berbasis komoditi unggulan di Sumatera dan pembentukan Pusat Informasi Komoditi Pertanian dalam arti luas sebagai pusat informasi pemasaran di Sumatera. 

"Kami juga telah menyurati kepada Presiden RI terkait kebijakan percepatan ekspor CPO dan turunannya sebagai upaya meningkatkan harga TBS perkebunan kelapa sawit," ujarnya.

Ia menuturkan, hal tersebut untuk menyikapi penurunan harga sawit yang berdampak terhadap penurunan pendapatan masyarakat petani sawit di Provinsi Riau.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pekanbaru

Paripurna Hari Jadi Prov Riau ke 65 Gubri,Semangat Riau Unggul Dorong Produktivitas
Selasa, 9 Agustus 2022
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengajak seluruh stakeholder untuk menjadikan tagline Hari Jadi ke 65 Provinsi Riau yaitu Riau Unggul sebagai wujud semangat untuk mendorong produktivitas serta meningkatkan kemandirian.

Disampaikan Gubri, saat menghadiri rapat paripurna DPRD Riau dalam peringatan  Hari Jadi ke 65 Provinsi Riau, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Riau, Selasa (09/08/2022).

Gubri mengungkapkan, hal ini berpijak dari semangat Hari Jadi Ke 65 Provinsi Riau  yang mengangkat tema  "Bersama  menuju Riau lebih baik"  yaitu dengan tagline "Riau Unggul".

Sehingga, ia berharap ada upaya bersama untuk mewujudkan pembangunan menuju Riau lebih baik, agar masyarakat dapat sejahtera.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga memaparkan mengenai pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau. Disebutkannya, aktivitas ekonomi mulai bangkit ditandai dengan realisasi investasi di Provinsi Riau untuk tahun 2021 sebesar Rp. 53,02 Triliun, atau peringkat 5 Nasional dan peringkat 1 di luar Pulau Jawa. 

Dimana  capaian realisasi investasi tersebut mencapai 107,98 persen dari target yang telah ditetapkan kepada Provinsi Riau untuk tahun 2021, yaitu sebesar Rp. 49,1 Triliun dengan serapan Tenaga Kerja sebanyak 61.388 orang. Sedangkan tahun 2022, telah ditetapkan target sebesar Rp. 60,46 Triliun kepada Provinsi Riau.

"Alhamdulillah realisasi Investasi sampai dengan Triwulan II (Januari - Juni 2022) telah mencapai 73,41 persen dari target 60,46 Triliun (peringkat 5 Nasional) dengan nilai realisasi investasi Rp. 44,4 Triliun dengan serapan tenaga kerja sebanyak 32.385 orang," kata Gubri.

Selanjutnya, ia menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Riau semakin membaik, tumbuh sebesar 4,88 persen pada triwulan II 2022. Untuk pertumbuhan ekonomi Riau ini ditopang dari sektor industri pengolahan yang didominasi oleh komoditi turunan kelapa sawit yang tumbuh sebesar 26,19 persen.

Selain kelapa sawit, terdapat juga dari pertambangan dan penggalian kontribusi sebesar 24,4 persen, selanjutnya sektor pertanian, kehutanan dan perikanan kontribusi sebesar 24,34 persen.

"Dengan kondisi ini mengindikasikan bahwa komoditi unggulan (kelapa sawit) sebagai penopang utama perekonomian Provinsi Riau dan aktivitas masyarakat sudah mulai normal kembali," lanjutnya.

Orang nomor satu di Riau ini juga menerangkan, keunggulan Provinsi Riau juga dapat dilihat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar kelima di Indonesia atau terbesar pertama di luar Pulau Jawa, dengan kontribusi sebesar 5, 22 persen terhadap PDB Nasional. 

"Untuk menjaga harga komoditi unggulan Provinsi Riau (kelapa sawit) yang ber fluktuatif, Pemerintah Provinsi Riau telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penetapan Harga Tandan Buah Segar Kelapa Sawit," katanya.

Ia menambahkan, hal tersebut juga mendapatkan dukungan dari Provinsi di wilayah Sumatera, dimana tanggal 30 Juni 2022 telah disepakati Maklumat Lancang Kuning pada Rapat Koordinasi Gubernur se-Sumatera, yaitu mendorong Pemerintah Pusat mengeluarkan kebijakan/regulasi terkait pemerataan hilirisasi Sumber Daya Alam berbasis komoditi unggulan di Sumatera dan pembentukan Pusat Informasi Komoditi Pertanian dalam arti luas sebagai pusat informasi pemasaran di Sumatera. 

"Kami juga telah menyurati kepada Presiden RI terkait kebijakan percepatan ekspor CPO dan turunannya sebagai upaya meningkatkan harga TBS perkebunan kelapa sawit," ujarnya.

Ia menuturkan, hal tersebut untuk menyikapi penurunan harga sawit yang berdampak terhadap penurunan pendapatan masyarakat petani sawit di Provinsi Riau.