'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ pekanbaru
Banggar DPRD Riau,Laporan APBD Provinsi Riau 2021 Telah Sesuai Standar Akuntansi Pemerintah
| Senin, 1 Agustus 2022
Editor : | Penulis : admin

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau sekaligus anggota DPRD Provinsi Riau dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) Adam Syafaat, menyampaikan bahwa sebagai bagian mekanisme dan sistem pembahasan DPRD Riau berdasarkan peraturan yang berlaku, setelah melakukan telaah pembahasan dan merangkumkan dari pidato laporan APBD 2021.

Serta mempedomani pemeriksa atas laporan keuangan Pemerintah Provinsi Riau tahun 2021 yang telah mendapat opini wajar tanpa pengecualian dari BPK RI Perwakilan Provinsi Riau, DPRD Riau berkesimpulan bahwa laporan keuangan Pemerintah Provinsi Riau ini telah sesuai standar akuntansi pemerintah.

Serta menurut Banggar DPRD Riau, laporan keuangan Pemprov Riau patuh terhadap peraturan perundang-undangan, efektif dan cukup dalam mengungkapkan data senyatanya.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Riau tersebut dalam rapat paripurna penyampaian laporan hasil kerja Banggar terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Provinsi Riau tahun anggaran 2021, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Riau, Senin (1/8/2022).

"Oleh sebab itu, merekomendasikan pada pimpinan sidang dalam hal ini ketua DPRD Provinsi Riau untuk dapat menerima dan menyetujui Raperda Provinsi Riau tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2021 untuk ditetapkan sebagai peraturan daerah" ucapnya.

Adam Syafaat menuturkan, akan tetapi Banggar DPRD Provinsi Riau meminta Pemerintah Provinsi Riau tidak perlu cepat puas hati terhadap opini wajar tanpa pengecualian yang diberikan oleh BPK RI sudah 10 kali, diantaranya 9 kali berturut-turut.

Karena menurut Banggar DPRD Riau, masih banyak yang perlu dibenahi Pemerintah Provinsi Riau dalam pengelolaan keuangan daerah, terutama mengenai manajemen keuangan, pendapatan daerah belanja daerah, piutang daerah, persediaan daerah, dan aset daerah.

Untuk itu sebutnya, dengan beberapa masalah yang dikemukakan dalam laporan hasil kerja pembahasan Badan Anggaran DPRD Provinsi Riau terhadap Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Provinsi Riau tahun anggaran 2021 masih perlu banyak perbaikan kedepannya.

Banggar DPRD Provinsi Riau rekomendasikan kepada Gubernur Riau agar serius dan sungguh-sungguh menindaklanjuti semua catatan penting yang telah disampaikan masing-masing fraksi dalam pandangan umum fraksi, merupakan satu kesatuan dalam laporan ini dan juga masukan yang disampaikan melalui komisi pada saat rapat kerja OPD di lingkungan pemerintah Provinsi Riau, sehingga diharapkan pelaksanaan APBD Provinsi Riau tahun yang akan datang lebih baik daripada APBD Provinsi Riau tahun 2021," tutupnya.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pekanbaru

Banggar DPRD Riau,Laporan APBD Provinsi Riau 2021 Telah Sesuai Standar Akuntansi Pemerintah
Senin, 1 Agustus 2022
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau sekaligus anggota DPRD Provinsi Riau dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) Adam Syafaat, menyampaikan bahwa sebagai bagian mekanisme dan sistem pembahasan DPRD Riau berdasarkan peraturan yang berlaku, setelah melakukan telaah pembahasan dan merangkumkan dari pidato laporan APBD 2021.

Serta mempedomani pemeriksa atas laporan keuangan Pemerintah Provinsi Riau tahun 2021 yang telah mendapat opini wajar tanpa pengecualian dari BPK RI Perwakilan Provinsi Riau, DPRD Riau berkesimpulan bahwa laporan keuangan Pemerintah Provinsi Riau ini telah sesuai standar akuntansi pemerintah.

Serta menurut Banggar DPRD Riau, laporan keuangan Pemprov Riau patuh terhadap peraturan perundang-undangan, efektif dan cukup dalam mengungkapkan data senyatanya.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Riau tersebut dalam rapat paripurna penyampaian laporan hasil kerja Banggar terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Provinsi Riau tahun anggaran 2021, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Riau, Senin (1/8/2022).

"Oleh sebab itu, merekomendasikan pada pimpinan sidang dalam hal ini ketua DPRD Provinsi Riau untuk dapat menerima dan menyetujui Raperda Provinsi Riau tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2021 untuk ditetapkan sebagai peraturan daerah" ucapnya.

Adam Syafaat menuturkan, akan tetapi Banggar DPRD Provinsi Riau meminta Pemerintah Provinsi Riau tidak perlu cepat puas hati terhadap opini wajar tanpa pengecualian yang diberikan oleh BPK RI sudah 10 kali, diantaranya 9 kali berturut-turut.

Karena menurut Banggar DPRD Riau, masih banyak yang perlu dibenahi Pemerintah Provinsi Riau dalam pengelolaan keuangan daerah, terutama mengenai manajemen keuangan, pendapatan daerah belanja daerah, piutang daerah, persediaan daerah, dan aset daerah.

Untuk itu sebutnya, dengan beberapa masalah yang dikemukakan dalam laporan hasil kerja pembahasan Badan Anggaran DPRD Provinsi Riau terhadap Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Provinsi Riau tahun anggaran 2021 masih perlu banyak perbaikan kedepannya.

Banggar DPRD Provinsi Riau rekomendasikan kepada Gubernur Riau agar serius dan sungguh-sungguh menindaklanjuti semua catatan penting yang telah disampaikan masing-masing fraksi dalam pandangan umum fraksi, merupakan satu kesatuan dalam laporan ini dan juga masukan yang disampaikan melalui komisi pada saat rapat kerja OPD di lingkungan pemerintah Provinsi Riau, sehingga diharapkan pelaksanaan APBD Provinsi Riau tahun yang akan datang lebih baik daripada APBD Provinsi Riau tahun 2021," tutupnya.