'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ kuansing
Harga TBS Mengalami Penurunan, Rizki Aldiansyah Angkat Bicara
| Jumat, 24 Juni 2022
Editor : | Penulis : 1admin

Kuansing-Persoalan Harga Sawit di Riau dan khusus diKuantan Singingi Terus mengalami penurunan harga pembelian TBS, Gubernur Fakultas Pertanian Universitas Islam Kuantan Singingi(Uniks)Rizki Aldiansyah Harahap angkat bicaraTeluk Kuantan, Jumat, 24 Juni 2022.

 Gubernur Fakultas Pertanian Uniks menanggapi persoalan harga sawit di provinsi Riau dan khsus Kuantan Singingi yang setiap hari mengalami penurunan harga dalam pembelian Tandan Buah Segar (TBS) di para petani kelapa sawit, padahal pelarangan ekspor CPO dan turunannya sudah dicabut presiden jokowi per 23 mei 2022, sedangkan Provinsi Riau merupakan salah satu Provinsi terbesar penghasil produksi kelapa sawit di Indonesia, namun hal ini tidak menyebabkan para petani kelapa sawit yang ada di Provinsi Riau merasakan manfaat akan hal itu.

Rizki Aldiansyah Harahap yang juga merupakan mahasiswa Fakultas Pertanian UNIKS tersebut meminta kepada Pemerintah Provinsi Riau dan Kuantan Singingi Plt. Bupati Suhardiman Amby bersama -sama mengevaluasi aturan permentan nomor 1 tahun 2022 karena dianggap tidak efektif ketika harga TBS mengalami perubahan seperti akibat pencabutan pelarangan ekspor CPO.

“Kita ketahui bersama bahwa permentan nomor 1 tahun 2022 mengatur tentang pedoman penetapan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit produksi pekebun. Serta mengatur mengenai pedoman penetapan harga pembelian Tandan buah segar (TBS) kelapa sawit pekebun (mitra),” ujar Gubernur Fakultas Pertanian UNIKS, Rizki Aldiansyah Harahap kepada awak media, Jumat (24/6/2022).

Namun sampai per 23 juni 2022 harga Tandan Buah Segar (TBS) di Provinsi Riau mengalami penurunan secara signifikan hingga harga Rp.800 /kg, ini terjadi karena para Pabrik Kelapa Sawit (PKS) merasa mereka belum melakukan ekspor akibat dokumen terkait Domestic Price Obligation (DPO) dan Domestic Market Obligation (DMO) yang belum jelas. Sedangkan harga TBS kelapa sawit yang di tetapkan pemerintah provinsi Riau No. 24 periode 22-28 Juni 2022 masih diatas 1000 rupiah hingga 2000 rupiah.

Lanjutnya, Dari sini kita melihat bahwa peran pemerintah dalam membantu kenaikan harga TBS kembali normal di para petani kelapa sawit sangat besar dengan cara mempercepat proses penyelesaian dokumen ekspor CPO agar segera melakukan penjualan, memperhatikan dan memonitoring setiap Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang ada di provinsi Riau untuk dapat mengikuti peraturan pemerintah daerah dalam pembelian TBS di harga standar yang telah ditetapkan yaitu No. 24 periode 22-28 Juni 2022″.

Kita semua berharap terutama para petani kelapa sawit di provinsi riau dengan melakukan ini harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kembali normal dan dapat mensejahterakan kehidupan para petani kelapa sawit kita kedepannya,” terang Rizki.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
kuansing

Harga TBS Mengalami Penurunan, Rizki Aldiansyah Angkat Bicara
Jumat, 24 Juni 2022
Editor : | Penulis : 1admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Kuansing-Persoalan Harga Sawit di Riau dan khusus diKuantan Singingi Terus mengalami penurunan harga pembelian TBS, Gubernur Fakultas Pertanian Universitas Islam Kuantan Singingi(Uniks)Rizki Aldiansyah Harahap angkat bicaraTeluk Kuantan, Jumat, 24 Juni 2022.

 Gubernur Fakultas Pertanian Uniks menanggapi persoalan harga sawit di provinsi Riau dan khsus Kuantan Singingi yang setiap hari mengalami penurunan harga dalam pembelian Tandan Buah Segar (TBS) di para petani kelapa sawit, padahal pelarangan ekspor CPO dan turunannya sudah dicabut presiden jokowi per 23 mei 2022, sedangkan Provinsi Riau merupakan salah satu Provinsi terbesar penghasil produksi kelapa sawit di Indonesia, namun hal ini tidak menyebabkan para petani kelapa sawit yang ada di Provinsi Riau merasakan manfaat akan hal itu.

Rizki Aldiansyah Harahap yang juga merupakan mahasiswa Fakultas Pertanian UNIKS tersebut meminta kepada Pemerintah Provinsi Riau dan Kuantan Singingi Plt. Bupati Suhardiman Amby bersama -sama mengevaluasi aturan permentan nomor 1 tahun 2022 karena dianggap tidak efektif ketika harga TBS mengalami perubahan seperti akibat pencabutan pelarangan ekspor CPO.

“Kita ketahui bersama bahwa permentan nomor 1 tahun 2022 mengatur tentang pedoman penetapan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit produksi pekebun. Serta mengatur mengenai pedoman penetapan harga pembelian Tandan buah segar (TBS) kelapa sawit pekebun (mitra),” ujar Gubernur Fakultas Pertanian UNIKS, Rizki Aldiansyah Harahap kepada awak media, Jumat (24/6/2022).

Namun sampai per 23 juni 2022 harga Tandan Buah Segar (TBS) di Provinsi Riau mengalami penurunan secara signifikan hingga harga Rp.800 /kg, ini terjadi karena para Pabrik Kelapa Sawit (PKS) merasa mereka belum melakukan ekspor akibat dokumen terkait Domestic Price Obligation (DPO) dan Domestic Market Obligation (DMO) yang belum jelas. Sedangkan harga TBS kelapa sawit yang di tetapkan pemerintah provinsi Riau No. 24 periode 22-28 Juni 2022 masih diatas 1000 rupiah hingga 2000 rupiah.

Lanjutnya, Dari sini kita melihat bahwa peran pemerintah dalam membantu kenaikan harga TBS kembali normal di para petani kelapa sawit sangat besar dengan cara mempercepat proses penyelesaian dokumen ekspor CPO agar segera melakukan penjualan, memperhatikan dan memonitoring setiap Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang ada di provinsi Riau untuk dapat mengikuti peraturan pemerintah daerah dalam pembelian TBS di harga standar yang telah ditetapkan yaitu No. 24 periode 22-28 Juni 2022″.

Kita semua berharap terutama para petani kelapa sawit di provinsi riau dengan melakukan ini harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kembali normal dan dapat mensejahterakan kehidupan para petani kelapa sawit kita kedepannya,” terang Rizki.