'
19 Sya'ban 1447 H | Sabtu, 7 Februari 2026
×
/ kuansing
Diduga Anggota Dewan Kuansing Menjadi Dalang Perambah Hutan Secara Ilegal
| Senin, 11 April 2022
Editor : | Penulis : admin

 


Kuantan Singingi - Diduga Anggota Dewan Kuansing dalang dari perambahan hutan lindung secara ilegal di tanah Ulayat Adat Singingi Hilir. 

Beberapa hari yang lalu wartawan mendatangi narasumber yg tidak ingin di sebutkan namanya. Sabtu(9/4/2022). Sebut saja SS, dalam keterangan SS yang juga salah satu dari puluhan orang perambahan hutan Ulayat Adat Koto Baru, Ia mengaku di ajak oleh salah seorang anggota Dewan Kuansing.

SS mengatakan "Sebenarnya bulan puasa ini kami rencananya mau di ajak lagi oleh pak JSN bang, rencana mau langsung bikin camp, dikarnakan bulan puasa ini enak sejuk di hutan bang, sambil kerja buka lahan",sebut SS.

Dugaan perlakuan anggota DPRD Kuansing yang ikut mengarahkan masyarakat untuk membuka lahan secara ilegal guna membuka kebun kelapa sawit dan melakukan perambahan hutan lindung secara ilegal ditanah Ulayat Adat Singingi Hilir, sangat lah tidak terpuji.

Terkait hal ini, Rusman selaku ketua FPII akan menyurati Kapolda Riau untuk menindak lanjuti permasaalahan ini guna mencari kebenarannya.

Di Tempat berbeda awak media mencoba mengkonfirmasi kepada anggota Dewan Pak JSN  terkait info yang didapat, namun JSN membantah bahwa berita tersebut tidak benar.
"Tidak benar itu bang,saya kedalam sana karna saya dapat info yang katanya ada sekolah di dalam sana",Tutup JSN.

Masih terkait berita yang sama, awak media mencoba menghubungi Ketua Karang Taruna Koto Baru terkait berita tersebut,
"Kami sangat kecewa juga dengar kabar berita ini pak, seolah olah kami tak punya harga diri di kampung ini, Kami akan terus telusuri pak sampai keakarnya, untuk mengetahui siapa yang bermain, kalau memang adaanggota DPRD yang ikut campur dalam pembabatan hutan ulayat Kami ini,
Kami tidak akan tinggal diam kak", ucap Ketua Karang Taruna.(red)

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
kuansing

Diduga Anggota Dewan Kuansing Menjadi Dalang Perambah Hutan Secara Ilegal
Senin, 11 April 2022
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

 


Kuantan Singingi - Diduga Anggota Dewan Kuansing dalang dari perambahan hutan lindung secara ilegal di tanah Ulayat Adat Singingi Hilir. 

Beberapa hari yang lalu wartawan mendatangi narasumber yg tidak ingin di sebutkan namanya. Sabtu(9/4/2022). Sebut saja SS, dalam keterangan SS yang juga salah satu dari puluhan orang perambahan hutan Ulayat Adat Koto Baru, Ia mengaku di ajak oleh salah seorang anggota Dewan Kuansing.

SS mengatakan "Sebenarnya bulan puasa ini kami rencananya mau di ajak lagi oleh pak JSN bang, rencana mau langsung bikin camp, dikarnakan bulan puasa ini enak sejuk di hutan bang, sambil kerja buka lahan",sebut SS.

Dugaan perlakuan anggota DPRD Kuansing yang ikut mengarahkan masyarakat untuk membuka lahan secara ilegal guna membuka kebun kelapa sawit dan melakukan perambahan hutan lindung secara ilegal ditanah Ulayat Adat Singingi Hilir, sangat lah tidak terpuji.

Terkait hal ini, Rusman selaku ketua FPII akan menyurati Kapolda Riau untuk menindak lanjuti permasaalahan ini guna mencari kebenarannya.

Di Tempat berbeda awak media mencoba mengkonfirmasi kepada anggota Dewan Pak JSN  terkait info yang didapat, namun JSN membantah bahwa berita tersebut tidak benar.
"Tidak benar itu bang,saya kedalam sana karna saya dapat info yang katanya ada sekolah di dalam sana",Tutup JSN.

Masih terkait berita yang sama, awak media mencoba menghubungi Ketua Karang Taruna Koto Baru terkait berita tersebut,
"Kami sangat kecewa juga dengar kabar berita ini pak, seolah olah kami tak punya harga diri di kampung ini, Kami akan terus telusuri pak sampai keakarnya, untuk mengetahui siapa yang bermain, kalau memang adaanggota DPRD yang ikut campur dalam pembabatan hutan ulayat Kami ini,
Kami tidak akan tinggal diam kak", ucap Ketua Karang Taruna.(red)