'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ nasional
Kemenag Tampung Aspirasi soal Umroh di Tengah Omicron
| Senin, 14 Februari 2022
Editor : | Penulis : admin

Kementerian Agama (Kemenag) menampung aspirasi dan masukan dari Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) soal penyelenggaraan ibadah umroh di tengah pandemi COVID-19 varian Omicron.
Hal itu disampaikan Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi saat bertemu dengan PPIU yang tergabung dalam Forum Penyelenggara Umroh Haji Jawa Barat di Kota Bandung, Jumat (11/2/2022). Zainut menyebut aspirasi itu nantinya akan dirapatkan di lingkup pemerintah.

"Terima kasih atas masukan dan aspirasinya. Tentunya aspirasi ini nanti akan kami sampaikan dalam rapat bersama Menteri Agama, Komisi VIII DPR RI, dan dalam rapat lintas kementerian," kata Zainut.

Tampak hadir Ketua Forum Penyelenggara Umroh Haji Jawa Barat (FKS Patuh JABAR) Wawan Misbah dan puluhan perwakilan PPIU. Hadir juga pelaku travel umroh, Kabid Haji Kanwil Kemenag Jabar Ahmad Handiman Romdony, Kabid Urais Ahmad Patoni, dan Kakankemenag Kota Bandung Tedi Junaidi.

Zainut mengatakan masukan dan aspirasi dari perwakilan PPIU se-Jawa Barat ini sangat penting demi meningkatkan pelayanan dan kenyamanan bagi jemaah umroh di Indonesia. Masukan itu di antaranya menambah akses pintu keberangkatan jemaah umrah selain Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), keterlibatan tim Kemenag mengawal proses PCR jemaah.

Selanjutnya mempersingkat masa karantina hingga menerapkan akses satu pintu khusus jemaah umroh saat keluar dari bandara agar tidak berbaur dengan penumpang perjalanan luar negeri lainnya. Sementara itu, untuk skema one gate policy (OGP) pemberangkatan jemaah umroh yang diinisiasi Kementerian Agama juga mendapat dukungan dari PPIU dan jemaah umrah.

"Sebab, persoalan umroh di tengah pandemi ini tidak bisa diatasi oleh Kementerian Agama sendiri dan harus melibatkan banyak pihak. Masukan dari Bapak-Ibu sekalian akan jadi bahan bagi kami untuk dicarikan solusinya," katanya.

Zainut menyebut kini Kemenag tengah melakukan evaluasi terkait pemberangkatan umroh. Salah satunya dengan pelaksanaan karantina kepulangan dan layanan di Bandara Soetta.


"Kami juga memberikan apresiasi kepada PPIU dan jemaah umroh yang sudah disiplin menjalankan prokes saat menjalani ibadah umroh. Disiplin jemaah umroh Indonesia dipuji oleh pemerintah Arab Saudi dan ini harus kita pertahankan. Jangan sampai ibadah umroh menjadi klaster baru penyebaran COVID-19," ujarnya.

"Jangan ada lagi stigma negatif kepada jemaah umroh kita, apalagi sampai membawa klaster baru. Masalah umroh harus kita update terus. Kalau tidak, kita khawatir karena perkembangan dinamikanya tidak bisa kita duga sehingga pelaku jasa travel umroh dan haji betul-betul bisa melakukan antisipasi," ujarnya. Lebih lanjut, Zainut menyebut semua ini diupayakan agar tak ada stigma negatif masyarakat dalam klaster perjalanan umroh. Dia menegaskan bahwa jemaah umroh yang terpapar COVID tak ada yang memiliki gejala berat.

"Yang patut kita syukuri, dari sekian jumlah jemaah umroh yang terpapar COVID-19 tidak satu pun dari mereka yang mengalami gejala berat dan alhamdulillah mereka dapat berkumpul kembali dengan keluarganya dengan selamat," tambahnya.

 

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
nasional

Kemenag Tampung Aspirasi soal Umroh di Tengah Omicron
Senin, 14 Februari 2022
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Kementerian Agama (Kemenag) menampung aspirasi dan masukan dari Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) soal penyelenggaraan ibadah umroh di tengah pandemi COVID-19 varian Omicron.
Hal itu disampaikan Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi saat bertemu dengan PPIU yang tergabung dalam Forum Penyelenggara Umroh Haji Jawa Barat di Kota Bandung, Jumat (11/2/2022). Zainut menyebut aspirasi itu nantinya akan dirapatkan di lingkup pemerintah.

"Terima kasih atas masukan dan aspirasinya. Tentunya aspirasi ini nanti akan kami sampaikan dalam rapat bersama Menteri Agama, Komisi VIII DPR RI, dan dalam rapat lintas kementerian," kata Zainut.

Tampak hadir Ketua Forum Penyelenggara Umroh Haji Jawa Barat (FKS Patuh JABAR) Wawan Misbah dan puluhan perwakilan PPIU. Hadir juga pelaku travel umroh, Kabid Haji Kanwil Kemenag Jabar Ahmad Handiman Romdony, Kabid Urais Ahmad Patoni, dan Kakankemenag Kota Bandung Tedi Junaidi.

Zainut mengatakan masukan dan aspirasi dari perwakilan PPIU se-Jawa Barat ini sangat penting demi meningkatkan pelayanan dan kenyamanan bagi jemaah umroh di Indonesia. Masukan itu di antaranya menambah akses pintu keberangkatan jemaah umrah selain Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), keterlibatan tim Kemenag mengawal proses PCR jemaah.

Selanjutnya mempersingkat masa karantina hingga menerapkan akses satu pintu khusus jemaah umroh saat keluar dari bandara agar tidak berbaur dengan penumpang perjalanan luar negeri lainnya. Sementara itu, untuk skema one gate policy (OGP) pemberangkatan jemaah umroh yang diinisiasi Kementerian Agama juga mendapat dukungan dari PPIU dan jemaah umrah.

"Sebab, persoalan umroh di tengah pandemi ini tidak bisa diatasi oleh Kementerian Agama sendiri dan harus melibatkan banyak pihak. Masukan dari Bapak-Ibu sekalian akan jadi bahan bagi kami untuk dicarikan solusinya," katanya.

Zainut menyebut kini Kemenag tengah melakukan evaluasi terkait pemberangkatan umroh. Salah satunya dengan pelaksanaan karantina kepulangan dan layanan di Bandara Soetta.


"Kami juga memberikan apresiasi kepada PPIU dan jemaah umroh yang sudah disiplin menjalankan prokes saat menjalani ibadah umroh. Disiplin jemaah umroh Indonesia dipuji oleh pemerintah Arab Saudi dan ini harus kita pertahankan. Jangan sampai ibadah umroh menjadi klaster baru penyebaran COVID-19," ujarnya.

"Jangan ada lagi stigma negatif kepada jemaah umroh kita, apalagi sampai membawa klaster baru. Masalah umroh harus kita update terus. Kalau tidak, kita khawatir karena perkembangan dinamikanya tidak bisa kita duga sehingga pelaku jasa travel umroh dan haji betul-betul bisa melakukan antisipasi," ujarnya. Lebih lanjut, Zainut menyebut semua ini diupayakan agar tak ada stigma negatif masyarakat dalam klaster perjalanan umroh. Dia menegaskan bahwa jemaah umroh yang terpapar COVID tak ada yang memiliki gejala berat.

"Yang patut kita syukuri, dari sekian jumlah jemaah umroh yang terpapar COVID-19 tidak satu pun dari mereka yang mengalami gejala berat dan alhamdulillah mereka dapat berkumpul kembali dengan keluarganya dengan selamat," tambahnya.